My Strong Girl (Part 3)

Hyo Hwa’s Pov

“Gwenchanayo?”

Aku menoleh kearah donghae yang menyodorkanku minuman kaleng kearahku. Aku tersenyum kaku kearahnya dan kembali menunduk.

Donghae duduk disampingku, kami sekarang sudah keluar dari bioskop tentu saja karena film nya sudah habis. Tapi, ingatanku tentang kejadian tadi masih berputar-putar dikepalaku.

“Wajahmu merah sekali, apa kau demam?” tanyanya sambil menaruh punggung tangannya didahiku.

“Hiks…hiks.. Oppa~”

“Waeyo? Kenapa kau menangis?”

‘Kyuhyun babo itu sudah merebut ciuman pertamaku’ bagaimana mungkin aku bisa mengatakannya padamu oppa?

Donghae oppa menarikku lebih mendekat padanya dan dengan sangat perlahan dia memelukku, mengusap punggungku dengan sangat lembut.

“Kenapa kau baru menangis sekarang? Bukankah filmnya sudah selesai, mianhae oppa tidak tahu kalau kau akan sesedih ini..”

‘Mwo? Film apa? Aku bahkan tidak tahu kalau film itu sudah selesai atau belum. Kau memang bodoh oppa!!’

“Huaaaaaaa!!” aku menangis sangat keras karena tidak bisa mengatakan yang sebenarnya, donghae oppa baboya!

“Gwenchana, oppa disini.. Hm? Oppa akan menjagamu..”

“Hiks… Hiks.. Oppa~”

“Hm?”

‘Saranghae..’ aku menatap donghae oppa dalam, satu kata yang belum sempat kukatakan oppa. Kalau aku mengatakannya, apa kau akan menerimanya?

“Gomawo~” ujarku akhirnya, aku menyerah. Aku tidak mau kau menjauh hanya karena satu kata itu.

 

*****

Kyuhyun’s Pov

“Hyo buatkan aku secangkir kopi!!” perintahku yang langsung dituruti oleh gadis itu.

Aku heran, tingkahnya akhir-akhir ini aneh sekali. Dia tidak pernah melawan semua perintahku lagi dan lebih penurut. Dan yang lebih aneh adalah dia tidak mau menatap mataku lagi, seperti sekarang.

“Ini tuan muda” ujarnya sambil menaruh secangkir kopi dimejaku.

Aku mengambil kopi buatannya kemudian meminumnya perlahan, ah! Tunggu dulu aku punya ide supaya dia kembali seperti dulu.

“Ige mwo!!” bentakku membuat tubuhnya sedikit terperanjat.

“Buatkan yang lain!! Terlalu pahit!!”

Hyo menatapku sekilas dan kembali menundukkan kepalanya. Walaupun sesaat aku bisa melihat wajahnya yang merona merah.

Beberapa menit kemudian hyo hwa kembali dengan secangkir kopi lain ditangannya dan langsung menaruhnya ke mejaku.

“Kau tidak sakit kan?”

“De? A-ani, aku baik-baik saja” ujarnya kemudian keluar dari ruanganku.

Aneh, jangan-jangan dia..

 

Hyo hwa’s Pov

Kenapa aku jadi gugup seperti ini saat berada didekat kyuhyun, aish!! Wajahku juga merona seperti ini , eotteokeh?

“Hyo hwa, chankaman!! Kenapa kau berjalan didepanku? Seharusnya kan aku yang didepan.”

Eh? Benar juga, aku menghentikan langkahku dan dengan cepat membalikkan tubuhku. Tapi, detik berikutnya aku berhenti bernafas karena aku menabrak tubuh kyuhyun aku bahkan bisa mencium aroma tubuhnya.

“Jeongseohamnidsa..” ujarku sambil menyingkir dari tubuhnya, namun tangannya dengan cepat menangkap pergelangan tanganku dan memaksaku untuk menatap wajahnya.

“Kau sakit?” tanyanya sambil menatap wajahku lekat-lekat.

Aku tidak bisa menjawab pertanyaannya terlalu gugup berada dengan jarak beberapa centi dari wajahnya seperti ini.

Kyuhyun menempelkan dahinya pada dahiku kemudian menutup matanya, posisi seperti apa ini? Nafasnya membuatku tubuhku lemas.

“Tidak panas” ujarnya sambil melepaskan kontaknya denganku. “Tapi, kenapa wajahmu merah begitu?”

Aku diam dan menunduk, menjauhkan tatapanku darinya.

“Jangan-jangan kau malu karena kejadian dibioskop itu?”

Aku mendongak, terlalu terkejut dengan ucapannya tapi tidak ada satu patah katapun yang kuucapkan.

“Ternyata memang benar, kau malu karena kita sudah berciuman kan?”

“Yak! Kau..”

“Atau jangan-jangan itu ciuman pertamamu? Aish sial sekali nasibku..” ujarnya angkuh.

“Hyaaa!”

Aku menendang kakinya sekuat tenaga, membuatnya meringis dan memeolotiku.

“Dasar menyebalkan!!” ujarku kemudian meninggalkan pria menyebalkan didepanku ini.

“Yak! Kenapa menendangku?”

Aku menghiraukannya, percuma saja berbicara dengannya hanya membuat emosiku memuncak.

“Hyo hwa!!” aku melihat donghae oppa berdiri tidak jauh dari tempatku berdiri.

Aku langsung berlari menghampirinya tapi kakiku terhenti saat melihat sesosok gadis dibelakangnya dan yang lebih membuatku shock adalah donghae oppa menggenggam tangan gadis itu.

Tidak ingin membuat donghae oppa khawatir aku tetap menghampirinya dengan senyuman kaku diwajahku.

“Kau sudah selesai?” tanyanya dengan senyuman sumringah diwajahnya.

Aku mengangguk lemah, donghae oppa tersenyum kearah gadis dibelakangnya kemudian menarik tangannya agar gadis itu berdiri disampingnya.

“Dia kekasihku, hyo hwa”

Kepalaku seperti dihantam batu yang sangat keras dan kakiku seperti tidak menapak bumi lagi. Aku menarik nafas dalam kemudian tersenyum padanya mengulurkan tanganku sebagai tanda perkenalan diri.

“Park hyo hwa imnida” ujarku sambil mengulurkan tanganku.

“Kim Hyorin imnida..” balasnya lembut. Gadis berkulit putih, manis dan suaranya sangat lembut. Aku yakin banyak yang laki-laki mengejar cintanya.

“Chukae~” aku bertepuk tangan dan tersenyum, padahal hatiku menangis. Seperti orang bodoh.

“Sebenarnya oppa ingin mengenalkanmu saat kita kebioskop minggu kemarin. Tapi, karena kau menangis oppa membatalkannya.”

Ternyata pertemuan itu hadiah terakhir sebelum kau menghancurkan perasaanku oppa, aku baru sadar. Aku tersenyum tapi pandangan mataku kosong aku bahkan tidak tahu apa yang kulihat sekarang.

 

Kyuhyun’s Pov

Hyo hwa melambaikan tangannya kearah lee donghae yang terlihat pergi dengan seorang gadis dan kalau tebakanku benar gadis itu kekasih lee donghae. Hyo hwa berbalik kemudian tersenyum padaku dan itu senyuman paling pahit yang pernah kulihat.

“Berhentilah bersikap kalau kau baik-baik saja”

Hyo hwa menatapku bingung tapi sedetik kemudian dia kembali tersenyum, lagi-lagi senyuman itu. Senyuman yang membuat hatiku sakit.

“Aku memang baik-baik saja kyuhyun-ah. Kau jangan khawatir”

Aku menarik lengannya kasar hingga dia berdiri dari duduknya, aku tahu ini masih dikantor dan seluruh karyawan sedang melihat kami sekarang. Tapi, aku tidak peduli gadis bodoh ini membuat hatiku sakit melihat keadaannya seperti ini.

Ini sudah seminggu setelah kejadian itu dan dia masih belum melupakannya. Sampai kapan aku harus melihat nya seperti mayat hidup begini?

“Ikut aku!!” aku menarik pergelengan tangannya hingga dia mengikuti langkahku.

Berkali-kali dia mencoba melepas genggaman tanganku tapi walau sekuat apapun dia aku tidak akan melepaskan tangan didalam genggamanku ini.

“Kyuhyun-ah lepaskan.” Ujarnya masih menarik tanganku.

Aku menghentikan langkahku tapi tidak melepaskan tangannya dan dalam hitungan detik aku sudah menyudutkan tubuhnya ditembok.

Hyo hwa meringis mungkin karena benturan tubuhnya dan aku tidak peduli dengan hal itu.

“Kyuhyun kau kenapa?” tanyanya takut.

“Aku akan membuatmu melupakan lee donghae” ujarku tajam.

Hyo hwa mengerutkan keningnya bingung dan masih berusaha menyentakkan tangannya padaku.

“Sebaiknya kau jangan melawan, atau ini akan lebih menyakitkan”

“Kau mau melakukan apa padaku?”

“Kita lihat saja nanti..” ujarku dengan senyuman evil membuatnya bergidik ngeri menatapku.

 

*****

Hyo hwa’s Pov

“Ya! Park hyo hwa ayo berdiri!!!” kyuhyun menarik tanganku dan langsung kutepis kasar.

Kyuhyun tersenyum setan kemudian menyodorkan microfonnya kearahku, aku memolotinya menandakan penolakan untuk permintaannya.

Aku sudah mengumpulkan seluruh kekuatanku untuk menghajarnya kalau  dia melakukan hal yang macam-macam padaku tapi, ternyata dia mengajakku ke tempat karaoke. Baiklah park hyo hwa sepertinya kau harus mencuci otakmu karena pikiranmu mulai aneh sekarang.

“A-a, park hyo hwa. “ kyuhyun sedang mengecek microfonnya tapi kenapa memanggil namaku.

“Baiklah hari ini aku akan menyanyikan lagu terbaik untukmu.” Ujarnya sambil menunjukku.

 

Sesangi ne mang daero an dwindago hwaman nemyeon andwae keu reol pilyo opji
(Kau tidak boleh marah karena dunia tidak berjalan sesuai keinginanmu. Kau tidak perlu marah)

keokcheong-do paljada jakeun ire nomu yeonyeonhaji marja mome chuji ana
(Berhenti memikirkan hal-hal sepele, itu tidak baik untuk kesehatanmu)

Sojeoki chuwatdaga napatdaga keureon keoji mwo cheung!
(Kepribadianku dari baik menjadi buruk, lalu kenapa?)

seolchikhi uratdaga teoreochyeotda keureon taedo itji
(Pasti akan ada waktunya saat penampilanku menanjak dan menurun juga)

eocheomyeon kwaenchanha swiweo kaneun keotdo chua
(Tidak apa-apa istirahatlah kemudian tetaplah maju)

modeun geoshi ttae, ttae, ttae, ttae, ttae-ga itneun keonikka
(Karena selalu ada waktu yang tepat untuk semuanya)

Keuttaega namja-ramyeon chingul manna sul han chane teoreobeorigo (Alright)
(Jika kau laki-laki, minumlah dengan temanmu dan lupakan segalanya)

“Oh No!”

Keuttaega yeoja-ramyeon chingul manna suda tteoreo nallyeobeorigo (Alright)
(Jika kau perempuan, berceritalah pada temanmu dan lupakan segalanya)

“Oh No! Oh Noooo!!!”

“Yak! Mwoya? Kenapa kau merusak laguku?” kyuhyun berhenti bernyanyi dan menatapku gusar.

Aku mengangkat bahuku tidak peduli. “Terserah padaku kan, mau menjawab apa..” jawabku santai.

“Yak! Kau, aku sudah berusaha untuk menghiburmu. Berterimakasihlah sedikit.”

“Kenapa kau memaksaku untuk menyukai lagumu? Egois sekali”

Kyuhyun memelototiku kemudian duduk dengan kasar, aku lihat dia masih menggerutu sendiri sambil menatap kearah lain. Cih! Kekanakan sekali!!

“Berikan padaku, biar aku saja yang menyanyi suaramu tidak menghibur sama sekali” dustaku. Padahal aku hampir gila mendengar suaranya apalagi caranya menarik nafas.

 

Nan hohn jah suh sarang eul mahl hah goh
(Aku berbicara sendiri tentang cinta)

Sarang eul oh nae doh
(Dan terus memberikan cinta)

Hohn jah ssah eun choo uhk eh
(dalam ingatan aku sendiri memelihara)

Gyuhp gyuh bae noon moo lee mae yuh
(Air mataku jatuh)

Muhn goh she ee ssuh doh
(Walaupun kau jauh)

Geu dae haeng bohk hah geel
(Aku harap kau bahagia)

Nah yae sarang eul.. gah seum gee pee moo doh yo..
(Aku mengubur cintaku, jauh didalam hatiku)
Kyuhyun’s Pov

“Sekarang menangislah..”

Aku berjalan kearah hyo hwa dan berhenti saat kami saling berhadapan. “Menangislah..” kataku lagi.

Hyo hwa menatapku dengan mata berkaca-kaca, entah sejak kapan air mata gadis ini dapat mengiris hatiku. Aku mengangkat tanganku kemudian menarik tubuh nya mendekat. Aku memeluknya perlahan tidak ingin menyakitinya, aku hanya ingin membuatnya nyaman.

“Aku tidak mau menangis..” ujarnya dengan tubuh bergetar.

Cih! Masih berani bicara padahal suaranya sudah serak seperti itu.

“Kau… Tidak perlu berpura-pura tegar didepanku. Keluarkanlah semuanya, beban dihatimu..”

“Cih! Kenapa kau berbicara menjijikkan seperti itu.. Kau seperti laki-laki penggombal kyuhyun..” ujarnya lagi tapi berbeda dengan kata-katanya yang tajam dia malah mengeratkan pelukannya padaku.

Aku membalas pelukannya, khusus kali ini aku tidak akan meladeni perdebatan tidak berguna kita lagi. Untuk hari ini aku ingin menjadi tempatmu bersandar.

“Hari ini aku berbaik hati padamu, kau bisa meminta satu hal padaku.”

“Sincha?” tanyanya sambil tersenyum seperti anak kecil, aku mengangguk mengiyakan pertanyaannya.

 

*****

“Kenapa ke pantai?”

“Karena semua kenanganku tentang donghae oppa selalu berhubungan dengan pantai”

Aku mengangguk dan mengikuti langkahnya dari belakang.

“Ayo kita buat istana pasir..”

Aku menuruti permintaannya kemudian membuat istana pasir seadanya, pastinya hasilnya sangat jelek karena kami membuatnya dengan tangan.

“Hyaaa!!!” hyo hwa menginjak-injak istana pasir buatannya.

“Yak! Kenapa malah kau hancurkan?”

“Memangnya siapa yang mau tinggal diistana jelek begitu?”

Hyo hwa berjalan kearahku kemudian menginjak-injak hasil karyaku.

“Yak! Apa yang kau lakukan” kataku sambil menjauhkannya.

“Cho Kyuhyun babo.. Istana pasir buatanmu bahkan lebih jelek daripada punyaku..” ujarnya kemudian berjalan menuju pinggir pantai.

Aku kembali mengikutinya, mengawasi gerak-geriknya. Dia merentangkan kedua tangannya kemudian menarik nafas dalam-dalam.

Hyo hwa berbalik kemudian menyeringai kearahku, aku masih berpikir tentang apa yang akan dia lakukan tapi detik berikutnya dia menendang air hingga mengenaiku.

“Hahaha..” dia tertawa lepas, entahlah mungkin terlalu senang karena airnya berhasil mengenaiku.

Aku membalas perbuatannya tapi dia malah lari hingga air yang kucipratkan kearahnya tidak mengenai tubuhnya. Aku berlari mengejarnya dan seperti dugaanku aku berhasil menangkapnya karena terlalu kencang berlari aku kehilangan keseimbangan dan jatuh bersama hyo hwa dan posisiku berada diatasnya.

 

Hyo hwa’s Pov

Aku masih tertawa saat tubuhku tersungkur ketanah namun tawaku terhenti saat tangan kyuhyun bergerak mengelus wajahku. Kyuhyun menelusuri wajahku dengan tangannya, baru kali ini aku melihat matana yang seperti ini sangat menenangkan. Aku berhenti bernafas karena wajahnya yang semakin dekat dengan wajahku, kyuhyun menutup matanya saat jarak kami tinggal beberapa centi lagi.

Plakk!!

Aku menjitak kepalanya cukup keras sepertinya. Kyuhyun memelototiku dan aku langsung mendorong tubuhnya dengan bantuan kakiku hingga dia menjauh dari tubuhku.

“Kenapa menjitakku?” tanyanya gusar

“Kau mau mengambil kesempatan dalam kesempitan ya? Aish!! Ternyata tuan muda yang harus kujaga sangat mesum!!”

“Yak!! Siapa yang mau mesum? Aku hanya ingin merapikan rambutmu..”

“Mwoya? Lalu kenapa kau menutup mata?”

“I-itu.. Aish!! Sudahlah aku mau pulang..” ujarnya sambil pergi meninggalkanku.

“Ya! Kau marah?” aku berlari mengejarnya. Aish!! Kenapa dia kekanakan seperti itu?

Dia mengabaikanku dan terus berjalan meninggalkanku. Aku terus mengejarnya tapi langkahku terhenti saat aku merasakan pedih ditelapak kakiku.

“Aaaa!!” jeritku keras membuat kyuhyun berbalik menatapku.

Kyuhyun berlari kearahku dan berlutut didepanku sambil melihat kakiku, dan sedetik kemudian aku kembali menjerit karena dia menarik kerang kecil yang kuinjak tadi.

“Ternyata gadis kasar sepertimu bisa sakit juga..”

“Apa pedulimu?”

Kyuhyun tidak membalas perkataanku dan berjongkok didepanku,

“Mau apa kau?” tanyaku takut.

“Naiklah..” ujarnya pelan.. “Tenang saja aku tidak akan melakukan apa-apa padamu..”

Aku berfikir sebentar, tapi kalau aku memaksa berjalan tanpa alas kaki begini kakiku bisa infeksi.

“Cepatlah, hampir malam” ujarnya lagi

Aku menunduk kemudian melingkarkan tanganku dilehernya perlahan sedikit malu sebenarnya, karena aku belum pernah digendong oleh siapapun dengan posisi seperti ini.

Kyuhyun berdiri kemudian menaikkan sedikit tubuhku agar mudah dibawa olehnya. “Ternyata kau lebih berat dari dugaanku..”

“Kalau tidak sanggup turunkan saja aku disini..”

“Tidak akan..”

“Eh?”

“Aku tidak akan melepaskan sesuatu yang sudah berada dalam genggamanku..”

“Maksudmu?”

“Bukankah seharusnya kau yang melindungiku? Kenapa malah sebaliknya?” ujarnya mengalihkan pembicaraan. “Tapi khusus untuk hari ini aku akan menjagamu.. Jadi kau cukup bersandar padaku, arasho?”

Aku mengangguk patuh dan menundukkan wajahku hingga menyentuh bahunya, pundaknya sangat lebar dan hangat. Ternyata berada dengan jarak seperti ini denganmu membuatku sangat nyaman kyuhyun..

TBC

 

 

 

 

 

Pos ini dipublikasikan di Part dan tag , , . Tandai permalink.

30 Balasan ke My Strong Girl (Part 3)

  1. Kyuhyun oppa ternyata romantis ya
    romantis dgn gaya’ny sendiri
    itu keren chingu
    kayak Kyuhyun oppa bngt
    gak kliatan romantis n ttp evil yg manis
    hahaha …

  2. kyuhae berkata:

    kyu oppa mah selalu romantis klu sama aku… hahaha *Plak

  3. Drei_Kyu berkata:

    ‘Aku tidak akan melepaskan sesuatu yg sudah berada dalam genggamanku’
    kyaa!! Kyuhyun udah mulai ada rasa sama hyohwa ya??
    Nice ff oen!!

  4. @nonajongwoon berkata:

    Kok bisa jadi baik gitu ya kyu??
    Mungkin lagi kesambet wkwkwkwkwk

  5. PeWe berkata:

    annyeong
    tidak romantis dan tetep evil walau sebenernya sangat cinta dan ketika sesuatu dlam gengagamannya jgn harap bs pergi bgtu saja, dan jgn ada yg mngganggu miliknya.. wah ini mah kyu banget,..
    kyu itu talk less do more..
    Lanjut thor🙂

  6. hyunsoo28 berkata:

    khusu di oar ini gk ngakak” bgt tp senyum” sndiri gtu…
    author ak mau tnya kno smua cast cinta segita kyu hyo sm hae, knp hae gk di ganyi gtu sm yg lain, yesung misalnya #plak #maunya

  7. trisna berkata:

    kyu sweet bgt….

  8. jaemijhe berkata:

    Huaaa adakah benih2 cinta???

    Aishh romance nya dpt bgt..

  9. Choiri berkata:

    so sweet deh… sepertinya panah asmara sudah menancap di hati Kyuhyun

  10. ahhhhh oppa sweet bangettt

  11. kyuuhfa berkata:

    so sweet thor

  12. choi yeon woo berkata:

    hwaa!
    Co cweet deh:)

  13. Afifah berkata:

    Kyu oppa berbaik hati kali ini…aaaa so sweetnya…jdi mau.*eh

  14. sikyuh berkata:

    pngen jg digendong sama kyuh🙂 ㄱㄱㄱㄱ

    ~waah prtnda baik ini spertinya mulae tmbh bnih2 cinta😉

  15. mayang berkata:

    Patah hati lgy:/

    kyu gentle bgt seh >.<

  16. iea berkata:

    apa kyu secara g lgsg lg nyatain perasaanny k hyo hwa y..

  17. EkaShfly berkata:

    So sweet kau membuatku iri saja

  18. berkata:

    aaahhh ngiri jd hyo hwa…kyu sweet bgt..mdh2n nnti hyo hwa bkal lupain donghae n suka ma kyu,,fufufu..^^

  19. Nam Min Byul berkata:

    Cieee ini mahh kayak drama korea bgt. Jadi pengen dehhh …

  20. YummyJ berkata:

    Kyuhyun babo

    ngambil kisS lagi

  21. ddd berkata:

    aaa mereka terlalu manis

  22. miss_250508 berkata:

    Sumpaaahhh suka banget sama karakternya kyuhyun *ngomong lagi* bikin greget, manis, lucu, tengil, romantis. Kereeeennnn!!! Bisa gila aku baca ff ini hahahahaha

  23. nda ccm berkata:

    hahaha,,,,
    kshn kyu oppa,sll z dpt jitakn dr hyo,,
    pi nc yg bkn lucu,,,,
    bwt ff yg seru2 thor,,,
    god job

  24. tri lovekyu berkata:

    oh sssso sweet 🙂

  25. elfishyvil berkata:

    So sweet bangets….

  26. hankims_ais berkata:

    Kyaaaa kyu mah udah ada rasa ma hyo tpi si hyo?? Dah bisa move on gga dri hae yg kece badai kkkk~

  27. dwikyu berkata:

    wkwkwk ngakak pas hyo hwa nendang istana pasirnya ^^

  28. Nisasahwa berkata:

    pasangan aneh…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s