Yak! Babo, Saranghae!!! Part 2

HYO HWA POV

Aiiiish, sial… Karena terlalu memikirkan lee donghae, aku sampai melupakan kuliahku. Dan sekarang, aku harus belajar ekstra kalau tidak mau nilaiku hancur. Aku keluar dari perpustakaan dengan menggotong setumpuk buku yang sangat benyak sampai menutup penglihatanku. Aaah berat sekali, inilah akibatnya kalau terlalu sering mengabaikan kuliah. Aku terus berjalan dengan mengandalkan instingku dan sesekali melirik dari samping bukuku agar tidak menabrak seseorang. Tiba-tiba.. Bruuuk.. Aku terjatuh dan buku ku berserakan di sekelilingku, ah sial belum lagi tanganku yang pegal karena mengangkat ini, kenapa ada yang menabrakku.

“Kau tidak punya mata!! Kalau jalan lihat-lihat??” kataku kasar sambil mengambil bukuku yang berserakan tanpa memandang wajah orang yang menabrakku..

“Mi-mianhae..” kata orang itu terbata-bata. Aku mengangkat wajahku dan sedetik kemudian aku langsung menutup mulutku dengan kedua tanganku. Omo, ternyata yang menabrakku lee donghae, ‘aish hyo hwa babo. Kenapa kau berkata kasar seperti itu padanya’ kataku dalam hati.

“Gwenchana, sunbae..” kataku lembut..

“Biar kubantu..” katanya sambil memungut buku ku.. “Kau mau kemana? Aku akan membantumu membawa buku ini..” tawarnya.

“gwenchana sunbae, aku bisa sendiri..” tolakku halus. Padahal ini Cuma basa-basi supaya harga diriku tidak jatuh.

“Jincha? Baiklah kalau itu maumu..” katanya sambil menimpa buku yang dipungutnya tadi diatas tanganku.. ‘I-ini lelucon kan? Dia bahkan tidak mencoba untuk membujukku’ aish, sial.. Untung saja kyuhyun tidak ada disini, kalau tidak dia pasti sudah menertawaiku habis-habisan seperti kemarin..

*****

“Apa itu? Kenapa bukunya banyak sekali?” Tanya kyuhyun saat melihatku memasuki mobil.

Aku hanya menjawabnya dengan tersenyum. “Kenapa kau? Apa kepalamu terbentur tembok?” tanyanya lagi.

“Yak! Cho kyuhyun, tidak bisakah kau tidak mengolok-ngolokku walau hanya untuk satu hari?” tanyaku geram

“Salahmu sendiri, kenapa tersenyum seperti orang sinting begitu..” jawabnya lagi dengan tampang tanpa dosanya itu.

“Aku bertemu dengan donghae oppa tadi..” kataku sambil menundukkan wajahku. Kyuhyun memutar kepalanya dan melihatku yang sedang duduk dibelakang mobil dengan tatapan curiga.

“Apa yang terjadi?” tanyanya penasaran

“Dia menabrakku dan membuat semua buku ku jatuh..”

“Apa kau membentaknya?” tanyanya antusias.. Aku mengangguk lemah dan sukses membuat tawanya pecah…

“Hahahahaha. Dasar babo!!!” katanya sambil mendorong kepalaku.. “Aish, kyuhyun!!!” gertakku sambil mengelus-elus kepalaku.

“Lalu?” tanyanya lagi

“Apanya?” jawabku kesal

“Bagaimana seterusnya?” tanyanya semangat, seperti ada hal menarik yang akan terjadi.

“Dia menawarkan bantuan untuk membawa bukuku, aku menolaknya hanya untuk sekedar basa-basi tapi dia malah pergi meniggalkanku..”

“Hmmfh… HAHAHAHAHA… Kau, benar-benar babo.. Pura-pura menolak tapi malah ditolak oleh lee donghae, hahaha..”

“Aish, diam kau!!!” dasar hyo hwa babo, kenapa aku harus berkata jujur padanya? Padahal aku bisa membohonginya dan berkata yang sebaliknya. Tapi aku memang tidak pandai berbohong.

*****

Kenapa didunia ini harus ada pelajaran yang bernama MATEMATIKA? Pelajaran berhitung yang membuat kepalaku pusing hanya dengan melihat angka-angka yang berjajar didepanku ini. Walaupun aku mengambil jurusan Komunikasi tetap saja pasti ada mata kuliah berhitung dalam satu semester. Dan mata kuliah ku kali ini adalah TRO (teknik riset operasional). Kalian mau tau seperti apa soalnya?

A fruit grower has 150 acres of land available to raise two crops, A and B. It takes one day to trim an acre of crop A and two days to trim an acre of crop B, and there are 240 days per year available for trimming. It takes 0.3 day to pick an acre of crop A and 0.1 day to pick an acre of crop B, and there are 30 days per year available for picking. Find the number of acres of each fruit that should be planted to maximize profit, assuming that the profit is $140 per acre for crop A and $235 per acre for crop B.

Yap, ituah soalnya. Dengan bahasa inggris, kemampuan matematika ku sangat lemah ditambah lagi dengan bahasa inggris yang membuatku pusing. Aku menelengkupkan kepalaku diatas meja belajarku, berharap ada ilham yang datang dan membuat otakku tiba-tiba menjadi cerdas.

Kleeek. Aku menoleh saat mendengar suara pintuku yang terbuka. Dan ternyata kyuhyun yang datang sambil membawa buku ku.

“Ini, bukumu tertinggal..” katanya sambil menyodorkan buku ke arahku.

“Gomawo..” jawabku lemas dan mengambil buku itu dari tangannya. “Kau kenapa?” tanyanya saat melihatku yang sangat lemas.

“Lihat!! “ kataku sambil memperlihatkan soal yang kubaca tadi. “Soalnya membuat kepalaku pusing kyuhyun..” kataku sambil menidurkan kepalaku dimeja. Dia mengambil buku itu dari tanganku dan memperhatikan soal itu dengan seksama.

“Kau bisa?” tanyaku sambil mengambil posisi duduk disampingnya. Dia tidak menjawab pertanyaanku dan malah asik mengerjakan soal didepannya itu. Waaah dia sangat cekatan dan tatapan matanya yang sedang focus itu sangat keren..

“Kalau soal seperti ini, kau harus memisalkan x dan y, setelah itu buatlah sebuah table dan bentuklah persamaan. Soal ini bisa diselesaikan menggunakan matrik..” jelasnya. Dia terus mengerjakan soal didepannya dan.. “Selesai…” aku terkejut mendengar suaranya. Secepat ini? Dia bisa menyelesaikan soalnya hanya dalam waktu 5 menit. Benar-benar kereeen.. Aku mengambil buku dari tangannya dan menyamakan jawabannya dengan jawaban yang ada di buku. Ternyata jawabannya benar.

“Kyuhyun, jawabanmu benar semua. Kau sangat hebat..” pujiku. Dia tersenyum penuh kemenangan.. “Tapi, chankaman!! Kenapa kau bisa mengerjakan soal-soal ini?” tanyaku penasaran..”Jangan-jangan…” kataku curiga

“Jangan-jangan apa?” tanyanya gugup

Aku menatapnya curiga, seolah-olah dia adalah tersangka dalam suatu kasus. “Kau mata-mata ya?” tanyaku sambil tersenyum.

“M-mwo?”

“Iya, kau pasti mata-mata salah satu mafia di korea. Kau sedang ditugaskan untuk memata-matai keluarga kami. Lalu kau akan menculikku dan meminta uang tebusan yang sangat banyak pada otang tua ku. Tapi, ditengah-tengah tugasmu kau jatuh cinta padaku dan tidak jadi menculikku. Hehehehe..” kataku sambil tersenyum.

Plakk… “Aaaah, appo….” Kataku sambil mengosok-gosokkan kepalaku, dia memukulku dengan buku yang ada diatas meja.

“Otakmu itu harus di instal ulang supaya bisa bekerja dengan baik. Pikiranmu itu terlalu aneh, kau terlalu banyak menonton drama..”

“Kau fikir otakku ini otak computer yang bisa di instal ulang?” tanyaku marah..

“Hehehe kalau otakmu itu otak computer tidak mungkin kau sebodoh ini. Soal gampang seperti tadi saja kau tidak bisa menjawab..” katanya sambil bangkit dari duduknya dan meninggalkanku yang masih mengelus-ngelus kepalaku.

“Dan awas saja kalau nilaimu nanti turun, kupastikan kau tidak bisa melihat wajah lee donghae selama 1 bulan.” Ancamnya. Aku memeletkan lidahku ke arahnya, ‘kau fikir aku ini sangat bodoh. Aku pasti bisa meningkatkan nilaiku semester ini.’ Kataku dalam hati

*****

Aku berlari-lari kecil di lorong kampus sambil tersenyum senang. Aku kembali melirik kertas yang kupegang. Setelah seminggu perjuangan yang kulakukan akhirnya aku mendapat nilai-nilai yang bagus. Aku mengambil 8 matakuliah semester ini dan 5 matakuliah aku mendapat A selebihnya adalah B. Aku langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping kyuhyun.

“Lihaat..” kataku bangga sambil menyerahkan kertas hasil ujian ku padanya. “Aku pandai bukan?”

Dia tersenyum dan mengelus-ngelus kepalaku. “Anak pintar..”

“Bagaimana kalau ku traktir makan, karena kau sudah membantuku..” tawarku..

“Oke, kaja..” katanya semangat..

Aku melirik kearah kyuhyun yang sedang menatapku geram. “Mwo? Kau tidak makan?” tanyaku dengan mulut penuh.

“Katanya kau mau mentraktir ku makan, tapi kenapa disini?” tanyanya kesal. Dia melihat ke sekelilingnya, di malam hari seperti ini sangat banyak orang yang berlalu lalang. Ya disinilah kami, tempat makan favoritku, pojangmacha.

“Jangan banyak mengeluh, ini ayo makan…” kataku sambil memasukkan setusuk odeng ke dalam mulutnya. Dia memakan nya sambil menggerutu dan memolotiku. Aku tersenyum kearahnya. “Otteokkaeh? Mashita?”

Dia tidak menjawab pertanyaanku dan mengambil 1 tusuk odeng lagi dan langsung memakannya dengan lahap*jadi ingat gu junpyo*

“Haaaah, aku kenyang..” kataku sambil mengelus-ngelus perutku. “Makanan disini enak kan?” tanyaku padanya. Dia menjawabnya dengan senyuman karena sepertinya dia sudah tidak sanggup berbicara lagi karena kekenyangan.

KYUHYUN POV

Pagi yang indah dengan segelas cangkir teh dan roti bakar favoritku. Aku meminum perlahan teh dicangkirku sambil menghirup aroma wanginya. Haaah pagi yang sangat menyenangkan…

“EOMMMMAAAA..” teriak seseorang yang hampir membuat ku mati tersedak karena suaranya yang nyaring itu. Aku tidak usah melihat wajah nya karena dari suaranya saja aku sudah tau siapa dia. Tapi, kenapa lagi dengan gadis itu? Apa dia tidak bisa berhenti berteriak seperti orang gila begitu. Aku melihat go ahjumma berlari tergopoh-gopoh menuju kamarnya. aku jadi penasaran, kenapa dengannya? Aku pun mengikuti go ahjumma dari belakang dan menuju kamarnya.

“Ada apa nona muda?” Tanya go ahjumma dengan nafas tersengal-sengal.

“Eomma, eodiso?” tanyanya manja. Apa dia bayi? Kenapa saat dia bangun dari tidurnya orang yang pertama dia cari adalah ibunya? Haah dasar!!..

“Nyonya kemarin sudah pergi menyusul tuan besar ke New York…” jelas go ahjumma.

“New York,? Kenapa eomma tidak memberitahuku?” tanyanya lagi

“Kemarin nyonya terburu-buru pergi, mungkin beliau lupa memberitahu anda, nona” jelas go ahjumma. “Ya sudah, tolong tinggalkan aku dengan kyuhyun” aku terkejut saat mendengar namaku disebut, memangnya kenapa denganku.

“Mwo?” tanyaku ketus.

“Hyaaa kyuhyun~a nan eoteokkaeh?”

“Memangnya kau kenapa?”

“Hari ini ada pertandingan basket dikampus, bagaimana ini?”

“Bagaimana apanya?”

“Aku sudah terlambat, seharusnya aku pergi lebih cepat supaya bisa memberi donghae oppa semangat, bagaimana ini?”

“Bagaimana apanya, cepat bangun dan mandi. Kau fikir kalau terus duduk disitu masalah akan selesai?” kataku geram. Dia langsung bangun dan menuju ke kamar mandi, tapi tiba-tiba dia menghentikan langkahnya dan menoleh ke arahku.

“Apa?”

“Kau mau mengintipku mandi. Cepat keluar dari kamarku” suruhnya

“Heh, memangnya siapa yang mau mengintipmu? Aku tidak tertarik melihat tubuhmu itu..” balasku. Dia mengembungkan pipinya kesal dan langsung membalikkan tubuhnya masuk kamarr mandi. Aku hanya bisa tersenyum melihat tingkahnya itu.

*****

HYO HWA POV

Hari ini aku memutuskan untuk menghammpirinya, semoga saja dia tidak membenciku. Tanpa kusadari aku sudah sampai dikampus, aku mengambil bungkusan yang kubeli sebelum perjalanan tadi. Sebuah handuk dan air mineral. Aku terus melangkahkan kakiku menuju tempat pertandingan itu. Samar-samar aku bisa mendengar suara sorakan dari dalam gedung olahraga. Aku menari nafas pelan dan menghembuskannya, ‘PARK HYO HWA, FIGHTING!!!’ kataku menyemangati diriku sendiri.

Aku masuk kedalam gedung olahraga tempat pertandingan sedang berlangsung, aku melihat donghae oppa sedang mendribble bola dan melewati beberapa lawannya. Dia sangat tampan kalau sedang serius seperti itu, donghae oppa berhasil memasukkan bola ke dalam ring. Priiit, aku mendengar suara peluit dari wasit tanda break. Baiklah, ini saatnya aku berjalan menghampiri donghae oppa yang sedang berjalan menuju tempat duduknya.

“Sunbae…” panggilku pelan, dia menoleh kearah ku dan kubalas dengan senyuman. “Ini..” kataku sambil menyodorkan handuk kecil dan air mineral untuknya..

“Gomawo..” balasnya sambil mengambil handuk dan air mineral dari tanganku.

“Pertandingan yang bagus sunbae, kau kapten yang sangat hebat..”

“Jincha? Hehehe  gomawo, oh ya siapa namamu? Kita sering bertemu tapi aku lupa menanyakan namamu..”

“Namaku Park Hyo Hwa, sunbae..”

“Aaah, hyo hwa. Salam kenal. Mulai sekarang panggil aku oppa saja, arachi?”

“n-ne, oppa…”

“semuanya ayo berkumpul” kata seseorang yang sepertinya adalah pelatih tim ini, donghae oppa langsung  bergabung dengan teman-temannya. Sepertinya mereka sedang menyusun startegi. Pertandingan kembali dimulai dan semuanya kembali serius.

Setelah 45 menit akhirnya pertandingan selesai dengan kemenangan untuk tim donghae oppa.

“Oppa benar-benar keren..” kataku sambil mengancungkan dua jempolku padanya. Dia tersenyum, benar-benar tampan.

Haah, ternyata semudah ini untuk bisa berkenalan dengan donghae oppa. Kenapa aku harus susah-susah mengikuti saran dari kyuhyun. Aku sangat senang, bisa berbicara dengannya saja bisa membuat hatiku segembira ini, benar-benar hari yang indah. Aku masuk ke dalam mobil dan tersenyum penuh kemenangan padanya.

“Kau tau? Aku berhasil berkenalan dengan donghae oppa..” kataku bangga

“Jincha? Bagaimana bisa?” jawabnya tidak percaya.

“Hohohoho, aku tidak perlu susah-susah mengikuti ide konyolmu lagi mulai sekarang. Aku memberinya handuk dan air mineral, setelah itu kami mengobrol dengan santainya. Hebat bukan?”sambungku lagi.

“Oh baguslah kalau begitu..” katanya  sambil menjalankan mobil. Aku sedikit terkejut dengan ekspresinya yang menjadi lebih pendiam seperti itu, biasanya dia yang paling heboh. Tapi, tidak apa-apa yang penting aku bisa bersama dengan donghae oppa.

*****

Selama beberapa hari ini ada yang berubah dengan kehidupanku, hidupku lebih menyenangkan dari biasanya. Aku sering melihat donghae oppa latihan dan kami juga sering makan bersama. Sangat menyenangkan bisa bersama-sama dengan orang yang kita cintai. Tapi, akhir-akhir ini aku jarang bertemu dengannya sepertinya dia sedang sibuk dengan kuliahnya. Hari ini aku sengaja menghampirinya di perpustakaan, ku dengar dari temannya dia sedang belajar di perpustakaan.

Aku melihatnya yang sedang focus membaca buku, aku sengaja tidak membuatnya menyadari kehadiranku.

“oppa..” bisikku dari belakang tubuhnya. Dia menoleh ke arahku dan tersenyum. “Hai..” balasnya.

“Oppa sedang belajar?” tanyaku sambil duduk disampingnya.

“Seperti yang kau lihat..” jawabnya masih dengan senyumannya yang menawan

“eeng.. Oppa, sebenarnya aku ingin memberikan sesuatu padamu..” kataku sambil menunduk malu

“Apa itu?” tanyanya penasaran

“Ini..” kataku sambil menyerahkan gantungan handphone berbentuk ikan lumba-lumba. Dia mengambil gantungan handphone itu dan memperhatikannya.

“Waaah lucu sekali, gomawo… “ katanya sambil mengambil handphonenya dan memasangkan gantungan itu.

“Ne, oppa..”

“Eotteokeh? Cocok bukan?” tanyanya sambil memperlihatkan handphonenya padaku. Aku tersenyum melihatnya.

Seperti biasanya hari ini aku pulang agak terlambat karena ingin pulang dengan donghae oppa, aku tidak menunggunya di gedung olahraga karena takut dia tidak suka kalau aku terlalu mengikutinya. Sudah jam 5 sore, biasanya latihannya sudah selesai. Aku bangkit dari dudukku dan menyusul donghae oppa yang masih berada disana. Aku terus berjalan sambil tersenyum, membayangkan melihat wajahnya saja sudah membuatku bahagia. Saat aku akan masuk ke dalam aku mendengar suara donghae oppa sedang berbicara dengan seseorang.

Aku mengintip ke dalam dan melihatnya sedang berlutut dan menyerahkan setangkai bunga mawar kearah gadis di depannya. Gadis itu kalau tidak salah dia manager tim basket ini, fikiranku masih belum focus sampai saat aku mendengar satu kata yang keluar dari mulut donghae oppa.

“Saranghae..” katanya lembut. Gadis itu langsung memeluk donghae oppa. Tontonan yang sangat mengharukan tapi sangat menyakitkan bagi gadis bodoh sepertiku. Dilihat dari gelagat mereka berdua sepertinya tidak ada harapan lagi bagiku. Gadis itu melepas pelukannya perlahan dan mereka saling menatap dengan mesra.

Cukup!! Pergi hyo hwa, apa yang kau lakukan disini? Aku melangkah mundur dan tanpa sengaja menyenggol tong sampah disampingku yang menimbulkan suara nyaring. Mereka berdua menoleh ke arahku, sekarang aku tidak bisa melihat matamu oppa, hatiku sakit. Aku langsung berlari meninggalkan tempat itu.

“Hyo!!!” teriak donghae oppa, tapi aku masih berlari seolah tidak mendengar panggilannya. Langkahku langsung terhenti saat tangan seseorang menarik lenganku kuat dan membuat tubuhku tersentak .

“Wae geurae?” tanyanya sambil mengatur nafasnya. Aku menatapnya dan melihat gadis tadi juga sudah berada di belakang sambil menatapku heran.

“A-anio oppa aku hanya tidak ingin menganggu kalian. Chukae oppa..” kataku sambil mengulurkan tanganku didepannya dan berusaha sekuat mungkin menahan air mataku yang hampir keluar.

Dia menyambut uluran tanganku dan menarikku ke dalam pelukannya. “Aku tidak suka melihatmu berbohong seperti ini, kalau ada masalah cerita lah padaku. Araso?” katanya sambil mengelus rambutku. Aku menggigit bibir bawahku berusaha sekeras mungkin untuk tidak menangis didepannya.

“Oppa, kau mau putus di hari pertamamu berpacaran dengannya?” candaku sambil melepas pelukannya. Donghae oppa melepas pelukannya dan melihat yeojachingu nya.

“Kau marah jagi?” tanyanya manja. “Ani, kalian sangat akrab membuat ku iri saja..” katanya sambil tersenyum. Aku tidak tahu apa dia berbohong atau tidak. Tapi, dilihat dari ekspresi wajahnya dia tidak terlihat marah. Ternyata bukan hanya wajahnya yang cantik, sifatnya juga sangat baik. Donghae oppa sangat beruntung memiliki yeoja secantik dan sebaik dia.

“Aku pergi, oppa..” donghae oppa menatapku. “Kau pulang dengan siapa?” tanyanya cemas. “Sebentar lagi supirku akan datang menjemput,” kataku sambil melangkah mundur meninggalkannya. Sedetik lagi aku berada disini aku tidak yakin aku masih bisa menahan air mata ini. Beginikah rasanya ? kalau seseorang yang kita cintai bahkan tidak menyadari perasaan kita. Seperti inikah rasa sakitnya?

KYUHYUN POV

Sudah larut begini, tapi hyo hwa belum pulang, apa dia terlalu asik jalan-jalan dengan donghae sampai lupa waktu begini. Sebaiknya aku menelponnya, aku ingin memastikan apa dia baik-baik saja.

“Yeobseyo..”

“Ya! Sudah jam berapa sekarang? Kenapa kau belum pulang? Kau masih bersama lee donghae?” tanyaku bertubi-tubi

“Aku sedang tidak ingin bertengkar denganmu sekarang..” sahutnya lemah

“Kau, kenapa suaramu begitu? Kau dimana sekarang?”

“Mollaso.. Sudah kyuhyun, aku sedang tidak ingin berbicara dengan siapapun sekarang..” sahutnya sambil menutup telfon. Aish, kenapa dengannya? Aku mencoba menelefonnya lagi tapi handphone nya tidak aktif. Apa dia bertengkar dengan lee donghae? Bahkan dia tidak tahu dimana dia berada sekarang. Aku langsung mengambil jaket disamping tempat tidurku dan berlari menuju mobil. Ditengah hujan salju begini kemana dia pergi?

Aku pergi ke kampus dan sudah pasti tidak ada satu orang pun disini. Aku memutuskan untuk mencarinya tanpa menggunakan mobil, sepertinya akan lebih mudah kalau jalan kaki. Aku menyusuri jalan di dekat kampus dan menajamkan penglihatanku pada semua orang di sekitar sini. Tidak ada, hyo~a kau dimana? Aku terus mencarinya sambil berlari-lari kecil. Aku menangkap sosok seseorang yang sedang duduk di taman sambil mendudukkan kepalanya. Apa itu dia? Aku langsung berlari kearah orang itu memastikan apa ini benar-benar hyo hwa? Dan benar saja dia disini. Benar-benar menyusahkan.

“Hyo hwa?” panggilku tapi tak ada jawaban darinya. “Ya! Park hyo hwa!!!” panggilku lagi tapi tetap saja tidak ada satu kata pun yang keluar darinya. Aku menarik tangannya dan membuatnya berdiri tapi badanku langsung membeku saat dia memelukku.

“Ya..”

“Dia tidak mencintaiku..” katanya dengan nada bergetar. “Dia tidak mencintaiku oppa.. hiks,, bahkan sedetikpun tidak pernah terfikir olehnya untuk mencintaiku.. “ tubuhnya bergetar diiringi dengan tangisannya yang tumpah. Dia membenamkan wajahnya didadaku dan memeluk tubuhku erat. Hatiku sakit melihatnya begini, aku membalas pelukannya dan membelai rambutnya berusaha menenangkannya. Tidak ada lagi yang bisa kulakukan sekarang. Aku merasakan tubuhnya yang dingin, pasti dia sangat kedinginan duduk berjam-jam disini.

“Kita pulang sekarang, disini sangat dingin..” kataku sambil melepas pelukannya dan memakaikan jaketku. Dia tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya.

“Ayo, kita pulang” kataku lembut. Dia mengelengkan kepalanya dan menatapku dengan matanya yang sembab. “Sakit, hatiku sakit oppa..” katanya sambil memukul-mukul dadanya. Aku tidak tahan melihatnya seperti ini, aku langsung menariknya kedalam pelukanku.

“Menangislah, lepaskan semua sakit hatimu, tapi besok kau harus menjadi hyo hwa yang biasa, hyo hwa yang suka berteriak-teriak dan hyo hwa yang babo” dia menangis sejadi-jadinya dan memukul-mukul tubuhku pelan, melampiaskan semua amarahnya. Aku hanya bisa menenangkannya dengan memeluknya erat. Kumohon jangan seperti ini, aku tidak tahu harus berbuat apa kalau kau begini.

*****

Sudah beberapa hari ini hyo hwa tidak keluar dari kamarnya, dia bahkan tidak mau masuk kuliah. Apakah sangat sakit? Apakah kau sangat mencintainya?

Hari ini nyonya besar pulang kuharap dia bisa menenangkan perasaan gadis itu.

“Kyuhyun, nyonya memanggilmu..” kata bibi go padaku. Aku mengangguk dan langsung menemui ibu hyo hwa di ruang tamu.

“Ada yang bisa saya bantu nyonya?” tanyaku sopan.

“Apa terjadi sesuatu saat aku sedang tidak berada di rumah?”

“Itu…”

“Apa yang terjadi dengan hyo hwa?” tanyanya cemas

“Sebenarnya….” Aku menceritakan semua masalah antara hyo hwa dan lee donghae. Aku rasa tidak ada gunanya aku menyembunyikan masalah ini pada ibunya. Ibu hyo hwa mendengar semua ceritaku dengan seksama. Dari raut wajahnya terlihat dia sangat mencemaskan putrinya.

“Maukah kau menghiburnya?”

“De?”

“Hyo hwa sangat suka pergi ke taman bermain, maukah kau menemaninya ke taman bermain dan menghiburnya? Kau kuijinkan untuk libur besok, bagaimana?”

“Ne, saya mengerti nyonya.” Ibu hyo hwa tersenyum padaku. Semoga saja aku bisa menghiburnya.

Aku mengetuk pelan pintu kamarnya, tapi tidak ada jawaban darinya. Aku memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya dan melihat dia masih meringkuk dibalik selimutnya.

“Ya! Ayo cepat bangun, ini sudah siang. Kau mau tidur sampai jam berapa?” kataku sambil menarik-narik selimutnya. Dia mengintipku dari balik selimutnya dan kembali menarik selimutnya hingga menutup wajahnya.

“Aku masih ngantuk kyuhyun, jangan ganggu aku. “ katanya serak.

“Ya! Ayo bangun kau harus menemaniku hari ini. Ayooolah..”  kataku masih menarik-narik selimutnya. Dia tetap tidak mau bangun, terpaksa aku menarik tangannya hingga dia terduduk dan langsung mendorongnya ke kamar mandi. “Cepat mandi, aku tunggu di mobil” kataku sambil keluar dari kamarnya.

Setelah menunggu beberapa menit aku tidak melihatnya. Haaah terpaksa aku ke kamarnya lagi, aku membuka pintu kamarnya dan melihat dia sedang duduk di kasurnya. Dia sudah mandi dan mengganti bajunya, aku menghampirinya dan menarik pergelangan tangannya. Dia menatapku sejenak lalu mengikutiku dari belakang.

“Kita mau kemana sebenarnya?” tanyanya ditengah perjalanan.

“Lihat saja nanti” kataku sambil tersenyum.

“Taraaa..” kataku bersemangat sambil merentangkan tanganku.

Dia berbalik dan ingin meninggalkanku, aku langsung menarik tangannya dan mendorongnya dari belakang. “Hari ini adalah hari libur pertamaku, kau harus menemaniku..” Hyo hwa mengikutiku dengan malas. Dia tidak mau menaiki satupun permainan yang ada disini. Aku mendudukkannya disalah satu kursi dan pergi meninggalkannya.

HYO HWA POV

Aku tidak tahu apa mau kyuhyun itu, kenapa tiba-tiba dia mengajakku kesini, walaupun aku suka tempat ini, tapi sekarang aku sedang tidak bersemangat. Setelah mendudukkanku ke salah satu kursi dia pergi meninggalkanku. Entah mau kemana dia, aku tidak peduli. Aku kembali menundukkan kepalaku ‘saranghae..’ kata donghae oppa itu masih terngiang di telingaku. Tidak, aku tidak akan menangis lagi. Tiba-tiba aku merasa ada seseorang yang berdiri di depanku kemudian dia berjongkok sambil menutup kedua wajahnya.

“I can show you the world, shining shimmering splendid~” suaranya itu sukses membuat bibirku tersenyum. Orang itu membuka kedua tangannya dan memperlihatkan wajahnya, kyuhyun. Ternyata dia kyuhyun, dia menggunakan topi aladin dan tersenyum.

“Bagus, kau tersenyum.” Katanya sambil berdiri. “Sekarang putri jasmine harus menemani aladin kyu mengelilingi dunia hiburan ini. Maukah anda menemani saya?” tanyanya sambil sedikit membungkukkan badannya dan memberikan tangannya didepanku. Aku tersenyum dan menyambut tangannya, “Dengan senang hati aladin kyu..” balasku sambil berdiri didepannya.

Karena belum sarapan, aku memutuskan untuk makan burger yang dijual di dekat kami. Setelah menghabiskan burger, kyuhyun mengajakku untuk berfoto di fotobox. Aku hanya mengikuti keinginannya saja hari ini. Hari ini sangat menyenangkan, paling tidak aku bisa melupakan kesedihanku.

Aku langsung berlari-lari kecil saat melihat penjual kembang gula, “Ahjussi aku beli ini satu..” kataku sambil menyerahkan uang.

“Hyo hwa?” panggil seseorang. Aku membalikkan tubuhku dan melihat donghae oppa sedang berdiri di depanku sambil menggandeng tangan yeoja chingunya. “O-oppa?”

“Kau disini? Kau datang dengan siapa?” tanyanya sambil menghampiriku. Tubuhku hampir saja terhuyung ke samping saat seseorang berhasil menangkap kedua bahuku dan membuat ku kembali berrdiri tegak. Aku melihat kesamping dan melihat kyuhyun sudah berdiri di sampingku. Dia menggenggam tanganku erat, seolah sedang memberiku kekuatan.

“Dia..”

“Aku namja chingunya..” potong kyuhyun saat mendengar pertanyaan donghae oppa. Aku terbelalak kaget dan menatapnya tidak percaya.

“Waah, benarkah? Chukae hyo~a, kapan kalian jadian? Kenapa aku tidak tahu?” Tanya donghae oppa antusias.

“Itu..” kataku terputus. “Hari ini, kami baru saja resmi berpacaran..” sambung kyuhyun lagi.

“Benarkah? Waah, kebetulan sekali kita bertemu disini, bagaimana kalau kita kencan ganda?” tawaran yang sangat aneh, tapi malah disetujui oleh kyuhyun.

Aku berusaha sekeras mungkin menyeimbangkan tubuhku agar tidak jatuh. Aku kembali berjalan sambil menggenggam erat besi disampingku ini. Aish sial, kenapa harus ke ice scating? Memangnya tidak ada tempat lain? Aku menatap iri donghae oppa yang sedang bersabar mengajari pacarnya, sedangkan aku, ditinggalkan oleh kyuhyun sialan itu. Lihatlah dia, dia sedang berseluncur dengan senangnya seakan-akan hanya dia sendiri yang berada disini. Seharusnya dia bertanggung jawab karena telah menerima ajakan donghae oppa dan menemaniku bukan meninggalkanku sendiri begini.

“Hyo~ babo..” ejeknya sambil berdiri didepanku

“Enyahlah dari hadapanku, aku sedang tidak ingin bertengkar..” kataku sambil memolototinya.

Kyuhyun menatap donghae oppa sejenak dan kembali melihatku. “Mau seperti mereka?” tanyanya sambil mendekatkan wajahnya padaku. Aku menatapnya tajam dan kembali memfokuskan diri pada besi disampingku. Tiba-tiba aku terhenyak saat kyuhyun menarik tanganku hingga membuat tubuhku berada dengan yang sangat tipis dengannya.

Aku sedikit gugup berada dengan jarak seperti ini dengannya di tambah lagi aku bisa mendengar deru nafasnya. “Kaja..” katanya sambil menarikku dan membawaku berseluncur dengannya. Aku menutup mataku karena taku terjatuh, “Bukalah matamu, ini sangat menyenangkan..” aku membuka mataku perlahan dan melihat sekelilingku.

Benar-benar aneh, aku merasa seperti terbang. Tiba-tiba mataku tertuju pada seseorang yang sedang berpelukan dan orang itu donghae oppa, dia sedang berpelukan mesra dengan gadisnya. Kyuhyun berhenti tiba-tiba dan membuatku terkejut dan tidak bisa menghentikan laju sepatuku, aku menubruknya dan Brukk.. kami sama-sama terjatuh. Tubuhku berada diatasnya, dia sedikit meringis kesakitan dan menatapku. Aku juga menatap wajahnya yang tinggal beberapa centi lagi denganku. Nafasnya menerpa lembut wajahku membuatku gugup. Dia mendekatkan wajahnya denganku dan….

TBC

Pos ini dipublikasikan di Part dan tag , , , . Tandai permalink.

42 Balasan ke Yak! Babo, Saranghae!!! Part 2

  1. magnaelover berkata:

    Kyaaaaaa :’) kenapa bacanya deg”an begini ….
    Next part !

  2. Drei_Kyu berkata:

    Hoaahh!! (?) *helanafas*
    dag dig dug sendiri bacanya ^^… Kyuhyun ngaku jadi pacar hyohwa!! Aigoo… Daebak eon!

  3. simplicity berkata:

    dan apa ituuu hayooooo??? Kyuhyun gently banget….🙂 *peluk kyu*

  4. Double date?😮
    and……………….what kyu will do?o.0
    Uuuh, cant wait to read the next part._.

  5. @nonajongwoon berkata:

    Dan…… Yak para hadirin apakah kyu akan nyium hyo hwa ???
    Mari kita baca next part nya
    Wkwkwkwkk keren thor ^^

  6. hyunsoo28 berkata:

    kyaaaa…!!!!
    mereka mereka, aduh gk bsa berkata” lg…
    ak senyum” aendiri bacanya thor

  7. trisna berkata:

    kyaaaaaa kyu mau ngapain…..

  8. Choiri berkata:

    Cho Kyuhyun apa yg akan kau lakukan ??? penasaran banget jadinya.. lanjut baca dulu

  9. taridwi berkata:

    haha pasti kyu udah mulai suka sama hyoo ! keren !

  10. Nah loooooo Hyo Hwa jdi galau sampe lupa kuliah gara-gara Donghae,,,, kadang aq juga lupa ngapa-ngapain kalo udh mikirin Donghae *kagak ada yg nanya* kekekeke😀
    Mwoooo?? Kyu ngaku jdi pacarnya Hyo Hwa?? *cakar meja*
    Eh eh loooh looo itu kyu mau ngapain?? huwooooooo

  11. Afifah berkata:

    Hyo nya patah hatii..mngkin dya blm jdoh mu hyo *pukpuk..
    Klo d pkir2 bner jga kyuhyun kyk ga org miskin aja..identitas ny jga g d ketahui, hmm mncurigakan…*geleng2

  12. renikyu berkata:

    Dan……dor! Ah gantung u_u

  13. hinata berkata:

    Lagi seru2 maalah tbc!😦

  14. GyuHae berkata:

    CHUUUUUUu :-* kissss enggak😀

  15. melindacuty berkata:

    wah,pa yg tjd th???

  16. Cho handa berkata:

    Hyo hwa segitu sedihnya sampai berhari hari gk keluar kamar.tp kalau kyu sampai suka sama hyo hwa apa org tua hyo hwa setuju.lagian status ya kyu blom jelas

  17. mayang berkata:

    Kasian hyo hwa bru kenal udda patah hati ,:/

    jiah kyu so bgt ngaku” namchin hyo hwa :3
    nah nah mereka gg akan kisseu. kan ??!

  18. VynnaELF berkata:

    Donghae udah punya pacar? Heuh lega…kira’in mau jadi orang ke-3 hehe
    dag dig dug bacanya!

  19. iea berkata:

    wah..apa kyu jgn2 anak orang kaya y..dr penampilan pas ketemu hyo n kepintaranny mencurigakan..

  20. amoy berkata:

    Yaaak….apa yg terjadi????…

  21. berkata:

    ya!cho kyu,mau ngapain ma hyo wa…??awas ya kl slingkuh dr aq!!!#apaan sh??hehe :p#
    hyo-ya,udh ma abang epil aja..kl gk mau,tar sy ambil lho..hehehe#kyk kyu mau aja ^^#
    lucu critanya..hehe..cusss,next part^^

  22. loveydenalisa berkata:

    sakitnya tu disini

  23. Kim aila_L berkata:

    Wah, patah hati,
    #cepet jadian beneran dong.. Penasaran siapa kyu sebenernya

  24. YummyJ berkata:

    Image kyuhyun beda !dia rela jadi supir pRibadi hyo hwa

    dia anak orang kaya kan! Pake acara kelaperan di part 1

    Dong Hae tuh tau ga sih!

  25. ddd berkata:

    dan aww buat gerem .

  26. miss_250508 berkata:

    Aku yang baca ikut harap2 cemas masa, dag dig dug deeerrrrr apalagi itu endingnya >,< bersyukur deh cowo yang di sukai hyo udah punya cewe jadi kesempatan kyuhyun terbuka lebar hahahahahaha aq mau lanjut ajaaaaa komennya cukup ya hihihi

  27. rizkia erma cho berkata:

    Apa kyuhyun menciun hyo? Aduhhh penasarannn

  28. nda ccm berkata:

    waaahhh apa yg trjdy,,,??
    mgknkh kisse

  29. sun berkata:

    omo~ko jadi gugup ya

  30. Shin minrin berkata:

    seru ceritanya, bikin penasaran

  31. kyutheee berkata:

    Eeiiiyyyy…. Kyuhyun-ah siapakah dirimu sebenarnya? Donghae dsni beneran gak tau ato pura gak tau?

  32. Elvis berkata:

    ╋╋ム┣┫ム=D╋╋ム=))┣┫ム
    Ngakak abis bc ni ff
    Daebak…

  33. tri lovekyu berkata:

    huaaaaaa!!! gua sesak naffas (-,-)

  34. Nabela berkata:

    lanjut baca part berikutnya

  35. hankims_ais berkata:

    Kyuu kesempatan tuh buat dpetin hyohwa kkkk~

    Maaf tpii ini gga kecepetan yah??

    Next acak..

  36. Nabila berkata:

    Tumben2an , imej’y kyu jdi supir biasa y jdi boss besar… Tpi kocak banget…

  37. nisa11 berkata:

    dan? yah tbc huft!

  38. nisa11 berkata:

    dan? yah tbc huft! fighting

  39. Cut vonny berkata:

    Omoo,,apa yang terjadi?????
    Semoga aja hyo hwa cepet ngelupain donghae

  40. Nisasahwa berkata:

    jadi penasaran dgn identitas kyu……

  41. Anggrain berkata:

    Huwaa..gereget aq….
    Sebenar.x oppa cho emng miskin / gmna sih…aduhhh……penasarn aq:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s