My Strong Girl (Part 5)

Kyuhyun’s Pov

“teruslah bersikap begitu, berpura-pura tuli, pura-pura buta dan tidak menyadari apapun. Kau fikir aku akan berterima kasih karena kau sudah mengorbankan nyawamu untukku? Asal kau tahu, aku benci dengan sifatmu itu” ucapku penuh emosi.

“Dan… Jangan pernah perlihatkan wajahmu itu lagi dihadapanku” seketika air matanya tumpah mendengar  ucapanku itu.

Aku langsung membalikkan tubuhku, menghindari mataku untuk menatap wajahnya dan  pergi sebelum aku tidak bisa mengendalikan diriku lagi untuk berbalik dan memeluknya.

Suara tangisan gadis itu benar-benar mengiris hatiku, bahkan tanpa melihatnya pun aku bisa merasakan perasaannya saat ini. Tapi keselamatannya lebih penting daripada kebutuhanku untuk terus bersamanya. Aku tidak ingin merasakannya lagi, hampir gila karena melihat nyawanya menghilang karena ulahku.

 

Flasback

“Tuan muda, anda baik-baik saja?”

Aku menghiraukan pertanyaan sekretaris Kim dan kembali mencoba membangunkan hyo hwa. darahnya belum berhenti membuat dadaku semakin sesak.

Aku tidak tahu apa yang terjadi setelah itu karena dalam hitungan detik aku melihat semua pengawalku sudah mengelilingiku dan langsung menangkap lee ji hoo.

“Ya! Cho Kyuhyun, sepertinya sasaranku tidak meleset sama sekali. Bagaimana rasanya melihat orang yang paling kau cintai menuju kematian karena ulahmu.? Sepertinya kau akan segera mati..”

Aku hanya bisa menangis tanpa menanggapi pekataan ji hoo, benar rasanya aku akan mati.

“Tuan muda?” lagi-lagi sekretaris kim memanggilku, tapi aku masih tidak menjawabnya suaraku lenyap begitu saja.

Beberapa pengawalku melepaskan hyo hwa dari pelukanku dan memasukkannya kedalam mobil, aku bahkan tidak bisa berdiri sebelum sekretaris kim menarik lenganku untuk berdiri.

*****

Kakiku bergetar, aku tidak bisa berjalan dengan baik sampai akhirnya aku duduk di depan ruangan operasi itu. Kejadian tadi seperti mimpi. begitu cepat, yang kuingat hanyalah tubuh hyo hwa yang dalam sekejap sudah memelukku dan telapak tanganku yang penuh dengan darahnya. Dia, kenapa dia melakukan ini padaku?

Author Pov

“Hey bodoh, sampai kapan kau akan terus tidur seperti ini?”

Kyuhyun berdiri disamping ranjang hyo hwa, menatap wajah gadis itu. Sangat pucat, tentu saja  dia kehilangan cukup banyak darah. Dokter bahkan harus melakukan transfusi darah sebanyak 3 kali setelah operasi.

“hey, kau tidak tuli bukan? cepat buka matamu atau aku akan membencimu.” lagi-lagi tidak ada jawaban apapun. Hyo hwa masih memejamkan matanya membuat kyuhyun semakin ingin menangis.

“Kau bodoh..” ujar kyuhyun dengan suara bergetar.

“Tidak, kau sangat bodoh. Selalu melakukan apapun yang menurutmu itu benar, kau tidak peduli dengan pendapat orang lain. Benar kan? Kau menganggap kalau kau mau mengobankan nyawamu untukku aku akan sangat berterimakasih hah? Kau salah..”

Kali ini kyuhyun mengeluarkan air matanya, tidak bisa menahan lagi perasaannya yang sangat mencemaskan gadis itu.

“Babo, aish. Sudah berapa kali aku mengataimu bodoh. Kalau kau sedang tidak tidur kau pasti sudah menjitakku habis-habisan kan?”

Kyuhyun tersenyum pahit, tidak tahu harus berkata apalagi untuk membangunkan gadis itu. Kenyataan seperti ini terlalu menyakitkan, saat melihat orang yang kita cintai merasakan sakit tapi kita tidak bisa melakukan apapun untuknya. Bahkan hanya untuk sedikit berbagi kesakitan yang ia rasakan.

“Apa kau adalah ‘sleeping beauty’ yang akan bangun setelah dicium oleh pangeran tampan? Hm?”

“Baiklah, kalau begitu aku akan melakukannya untukmu..”

Kyuhyun menundukkan kepalanya, wajahnya disejajarkan dengan wajah gadis yang sangat dicintainya itu. Wajahnya terlihat sedih saat melihat wajah gadis itu dengan jarak yang sangat tipis, kyuhyun tersenyum tipis sebelum akhirnya bibirnya menyentuh bibir gadis itu.

Hanya beberapa detik karena detik berikutnya air matanya mengalir semakin deras dan membasahi wajah gadis itu.

“Kau tidak bangun?” tanyanya dengan suara bergetar.

“Kumohon bangunlah, sebelum aku tidak bisa memaafkan diriku lagi..”

 

*****

Hyo Hwa’s Pov

“Anyeonghaseyo~” aku menyapa anak kecil disekelilingku sambil melambai-lambaikan tanganku. Walaupun aku tersenyum tapi anak-anak ini tidak mengetahuinya karena sekarang aku memakai kostum boneka.

Sekarang aku bekerja di taman hiburan, walaupun gajinya tidak terlalu besar tapi cukup untuk kebutuhan ku sehari-hari. Meski donghae oppa tidak mengijinkan sama sekali keinginanku ini aku tetap bersikeras dan membuatnya mendiamkanku selama beberapa hari tapi tentu saja setelah itu dia mengalah dan kembali seperti biasa.

Aku memutuskan untuk tidak tinggal dirumahnya lagi, bukan karena aku tidak suka tapi aku tidak ingin merepotkannya.  Menjadi beban orang yang kita sayangi sangat tidak menyenangkan, aku tidak ingin menjadi orang seperti itu.

Hari ini pekerjaanku ditaman hiburan sudah selesai saatnya menuju ke restaurant, bukan untuk makan tapi melanjutkan pekerjaanku. Setelah dipecat oleh kyuhyun aku menjadi gadis penggila kerja.

Tidak akan kulewatkan sedetikpun untuk beristirahat, aku akan terus bekerja dengan begitu aku tidak perlu membuang-buang energiku hanya untuk merindukannya.

drrrt… drrrrt

“Yeoboseyo”

“(Hyo hwa , kau sudah makan?)”

“Oppa meneleponku hanya untuk menanyakan hal itu?”

“(Ya!)” teriaknya sedikit kencang membuatku harus menjauhkan jarak telingaku dengan handphone. “(Bukankah kau sudah berjanji untuk makan dan hidup dengan baik walaupun kita tidak tinggal bersama)”

“Ne, ne.. Arasso..” balasku sambil tetap mengelap meja dihadapanku.

“Hyo hwa-sshi!!”

“Ne.~ Oppa teleponnya aku tutup, bos memanggilku. Hm?”

“(Ne, jangan lupa makan!! Kau dengar?)”

“Ne~ …”

Aku memutuskan hubungan telepon dengan donghae oppa, dan langsung menghampiri bosku. Mendengar setiap instruksinya dan mulai melayani pelanggan.

Benar, beginilah caranya untuk tetap hidup. Aku tidak akan merindukannya untuk sedetikpun, laki-laki yang tidak ingin melihatku lagi.

“Haaaah~..”

Aku menghembuskan nafas lega, sudah jam 9 malam dan akhirnya selesai. Aku sedikit merengganggkan ototku terlalu lelah sebenarnya tapi aku akan bertahan.

Aku memasuki salah satu supermarket saat menuju perjalanan pulang dan membeli beberapa ramen untuk mengisi perutku.

Baru saja aku akan melanjutkan perjalanku saat mendengar suara tangisan yang sepertinya merupakan suara anak kecil. Aku mencari sumber suara itu dan melihat seorang bocah laki-laki sedang meringkuk sendiri dibawah lampu jalan itu.

“Gwenchanayo~?” tanyaku sambil berjongkok dihadapannya.

Anak kecil itu masih saja menangis, aku mengulurkan tanganku dan tersenyum.

“Noona akan menjagamu, jangan takut”

Anak itu perlahan membalas uluran tanganku, kemudian memelukku. Tubuhnya bergetar dan sangat dingin.

“Siapa namamu?”

“Jung Yogeun”

“Yogeun~na, mau makan es krim?”

Yogeun tersenyum dan semakin erat memelukku, aku membawanya kekedai es kirm membiarkannya menghabiskan 2 mangkuk es krim.

“Yogeun~na eomma eodiso?”

Yogeun mulai menangis lagi, aku kembali memeluknya dan mengajaknya jalan-jalan disekitar seoul.

“Eommaaa~” teriak yogeun saat melihat seorang ibu muda dengan beberapa pengawalnya yang berdiri beberapa meter didepan kami.

Wanita itu langsung menoleh kearah kami dan yogeun turun dari gendonganku menghampiri eommanya.  Wanita itu memeluknya dan menangis sangat keras, aku hanya bisa tersenyum melihatnya.

“Khamsamida~” ujarnya sambil membungkuk didepanku.

“Ne~” balasku sedikit membungkuk. Aku tersenyum kearah yogeun dan mencubit pipinya. “Noona pergi dulu..”

Aku berbalik dan merapatkan jaketku, dingin sekali. Tapi, untunglah yogeun selamat.

“Chogi~”

Aku menoleh saat eomma yogeun memanggilku “Bisakah kau mampir untuk makan malam?”

 

*****

Dunia ini sempit, tidak sangat sempit dan juga bumi berputar mengikuti porosnya dan sepertinya aku juga berputar-putar ditempat yang sama. Kenapa aku kembali kerumah ini????

“Mian, tapi sepertinya aku pulang saja ini sudah sangat malam” kataku takut-takut pada jung ahra, eomma yogeun.

Ahra eonni merangkul lenganku erat tanda dia tidak menerima penolakanku. Beberapa saat kemudian muncul laki-laki yang sangat ingin kulupakan satu bulan yang lalu. Padahal aku hampir berhasil melupakannya dan menghapus semua ingatanku yang berhubungan dengannya. Tapi, semuanya menghilang begitu saja saat aku melhat wajahnya.

Kyuhyun sedikit berlari dan langsung memeluk ahra eonni, mereka berpelukan sangat lama. Kyuhyun beralih menatap yogeun dan menarik anak kecil itu dan membawanya kedalam gendongannya.

Aku hanya bisa menundukkan wajahku sedalam-dalamnya menghidari matanya agar tidak bisa menatapku.

 

Author Pov

“Kyuhyun, aku ingin mengenalkan seorang penyelamat padamu” ujar ahra antusias.

“Nuguya?”

“Gadis manis yang berhasil membawa yogeun kembali padaku”

“Maksud noona yogeun hilang?”

“Mm, tapi untunglah dia kembali dengan selamat”

Ahra menghampiri hyo hwa dan menarik tangan gadis itu agar berjalan mendekat kearah kyuhyun. Hyo hwa masih menundukkan kepalanya, kyuhyun menatapnya dengan tatapan bingung.

“Kenapa menunduk seperti itu, angkat kepalamu..” ujar ahra tapi gadis itu masih saja menunduk.

Hyo hwa mengumpulkan semua keberaniannya dan mengangkat kepalanya menatap lurus kearah kyuhyun.

Kyuhyun terkejut menatap gadis didepannya, terlihat jelas dari matanya yang membulat sempurna.

“Anyeonghaseyo~”

“Neo..!!!” teriak kyuhyun sembari menunjuk hyo hwa.

“Nona Park..” kata sekretaris kim sedikit terkejut dengan kedatangan gadis itu.

“Sekretaris kim, Apa kabar..” ujar hyo hwa kembali membungkuk.

“Kalian sudah saling mengenal?” tanya ahra penasaran.

 

*****

Hyo hwa’s Pov

Aku terjebak, benar-benar terjebak dirumah ini. Dan aura yang dikeluarkan laki-laki itu sangat mengerikan. Dia seperti ingin menendangku jauh-jauh dari pandangannya.

“Jadi bisa kalian ceritakan padaku. Apa yang terjadi disini?” tanya ahra eonni sambil menaruh tehnya kembali dimeja.

Kami sedang diruang tamu sekarang, ahra eonni menyuruhku untuk menunggu go ahjumma selesai membuatkan makan malam untuk kami. Padahal aku fikir aku bisa kabur saat dia mengatakan kalau makanannya sudah habis.

“Tidak terjadi apapun, hanya saja gadis bodoh itu membuat suasana hatiku memburuk” jawaban kyuhyun sontak membuatku mengangkat kepalaku yang menunduk daritadi.

Aku mengutuk diriku dalam hati yang merasa senang dengan bisa melihat wajahnya. Emosiku memuncak begitu saja dan dalam sesaat tidak bisa mengendalikan diriku lagi.

“Benar, kau menyuruhku untuk tidak pernah lagi memperlihatkan wajahku didepanmu kan? Kau benar. Gadis bodoh sepertiku seharusnya sudah pergi daritadi” aku berdiri dari dudukku dan ingin pergi tapi tangan yogeun menahanku.

“Noona, jangan pergi” katanya manja. Yogeun menatap kyuhyun dan langsung menghampirinya.

Aku masih berfikir apa yang akan dilakukannya dan sesaat kemudian aku terkejut mendengar ringisan kyuhyun karena anak kecil itu menggigit lengannya.

“Aku sudah memukulnya, jadi noona jangan pergi.” yogeun berlari kearahku, aku menunduk didepannya, mengacak-acak rambutnya gemas.

“Tunggulah sebentar lagi, jangan membuatku merasa menjadi orang yang tidak tahu balas budi” aku mengangguk mendengar ucapan ahra eonni.

Yogeun menarik tanganku, membawaku ketaman belakang rumah aku hanya bisa mengikuti permintaannya.

*****

Yogeun tertawa saat ikan-ikan itu memakan semua makanan yang dilemparkannya. Aku melihatnya, dia sangat manis berbeda jauh dengan kyuhyun walaupun mereka punya ikatan darah.

“Yaaah habiis, chankaman aku akan kembali membawa makanan yang lebih banyak” kata yogeun kemudian berlari kedalam.

Kemana anak itu, kenapa belum kembali, aku berbalik hendak mengikuti yogeun. Tapi baru beberapa langkah aku melihat kyuhyun berdiri didepanku tidak jauh dari tempatku.

Aku menarik nafas berkali-kali, berada dengan jarak yang terlalu dekat dengannya membuatku kehilangan banyak oksigen.

“Aku tahu kau ingin mengusirku, tapi paling tidak tunggulah sampai makan malam..”

Kyuhyun tidak menjawab pertanyaanku, matanya menatap lurus kearahku dan dengan cepat dia melangkah, berhenti saat sudah berada tepat didepanku.

Aku mendongak kearahnya, bingung dengan sikapnya ini. “Baiklah, baiklah aku akan …”

Ucapanku terhenti karena gerakan tiba-tiba kyuhyun, dia melingkarkan tangannya dipunggungku, menarik tubuhku mendekat dengannya membuat tubuh kami tidak berjarak sama sekali.

“Ya! Apa yang..” tolakku masih berusaha mendorongnya.

“Sial!!!” umpatnya kesal “Aku…” ujarnya terputus “merindukanmu” kyuhyun menundukkan wajahnya dan menghirup udara melewati rambutku.

Dan aku hanya bisa terdiam, tidak bereaksi apa-apa. Semakin dalam dia menghirup semakin lemah pengendalian diriku. Aku hampir saja terjatuh kalau saja dia tidak memelukku seerat ini.

Pada akhirnya aku kalah, aku mengikuti gerakannya dan mulai melingkarkan tanganku dipinggangnya. Aku juga sangat merindukannya, bodoh sekali.

“Aku hampir gila” ujarnya dengan nafas tercekat masih dalam posisi ini, dia bahkan tidak berniat mengendurkan pelukannya sedikitpun.

“Satu bulan ini menjadi penguntit, mengikuti kemanapun kau pergi. Berfikir hanya dengan melihatmu bisa menghapus rindu yang meledak-ledak dalam diriku. Tapi, saat kau berada dalam jarak sedekat ini denganku aku tidak  bisa mengendalikan diriku untuk tidak memelukmu, bahkan hanya sekedar untuk menyentuh tanganmu”

“Hey bodoh. Kau tidak merindukanku?”

“Tidak..” jawabku berbohong tapi malah mengeratkan pelukanku padanya.

Kyuhyun terkekeh pelan, melepaskan pelukannya perlahan padaku dan menunduk mencoba melihat wajahku yang sudah basah karena menangis.

“Keuraeyo, kau memang tidak merindukanku” jawabnya sambil mencium singkat pipiku.

Aku masih terus menunduk, terlalu malu untuk menatapnya.

“Mian.. Mianhada..” ujarnya pelan

“Membuatmu terluka, gagal melindungimu. Laki-laki sepertiku tidak pantas memilikimu, tapi hatiku menolak semua fikiranku. Mereka tidak sejalan, aku laki-laki egois. Aku menginginkanmu. Aku ingin kau selalu berada dalam pandangaku, bolehkah? Apa itu terlalu berlebihan? “

“Sangat berlebihan” jawabku singkat.

Kyuhyun tersenyum tipis, mengelus kepalaku dan kembali menarik tubuhku kedalam pelukannya.

“Aku ingin mengembalikan energiku yang menghilang karena terlalu banyak merindukanmu. Biarkan terus seperti ini..”

“Apa kau akan puas dengan terus memelukku seperti ini?”

“Tentu saja”

“Kalau begitu lakukanlah, sebelum kita berpisah lagi”

Kyuhyun melepas pelukannya dan menyentak tubuhku cukup keras.

“Mwoya? Andwae, kau tidak boleh pergi. Kalau tidak…”

“Kalau tidak, apa?”

“Aku akan menciummu” jawabnya sambil tersenyum geli.

“Bisakah kau berhenti mengancamku dengan cara seperti itu?”

“Tidak!!”

“Aish, sincha!!”

Aku membalikkan tubuhku, membelakanginya baru saja aku akan pergi tapi lagi-lagi dia melingkarkan tangannya di pinggangku.

“Apa lagi?”

“Aish, sial!!! Aku masih merindukanmu”

Aku tersenyum mendengar jawabannya, dasar pria tidak romantis!!

“Ya! Ahjussi mesum!!!”

Aku dan kyuhyun tersentak saat mendengar teriakan yogeun yang ternyata sedang berdiri didepan kami. Aku buru-buru melepaskan tangan kyuhyun karena ahra eonnie juga bersamanya.

“Aku hanya ingin bilang kalau makan malam sudah siap,.. Eung maaf kami mengganggu, silahkan dilanjutkan..” ujar ahra eonni canggung.

Kyuhyun melirikku dan tersenyum jahil, “Ayo, kita lanjutkan” ujarnya sambil mendekatkan wajahnya denganku.

“Mwoya!!”

Aku berlari masuk kedalam rumah, aish laki-laki itu ingin membuatku mati terkena serangan jantung.

 

*****

Selama makan malam tidak ada yang berrbicara, hanya saja kyuhyun menatapku terlalu intens membuatku hampir tersedak berkali-kali, dia benar-benar membuatku tidak bisa bernafas.

“Besok appa dan eomma akan pulang” ujar ahra eonnie tiba-tiba.

“Sincha!!” jawab kyuhyun senang. Dia menoleh kearahku lagi, tersenyum. Kenapa dengannya, dia terlalu banyak tersenyum, mau membuatku meleleh? Aku bahkan sudah meleleh terlebih dahulu tanpa melhat nya tersenyum.

Aku meminum air putih didepanku, berusaha menghilangkan detak jantung ku yang belum normal semenjak tadi.

“Aku akan mengenalkan hyo hwa pada eomma dan appa..”

“Aku sudah berkenalan dengan tuan besar.”

“Saat kau berkenalan dulu kau berstatus sebagai pengawal pribadiku, tapi kali ini berbeda.”

“Berbeda? Maksudmu sekarang aku mantan pengawal pribadimu, begitu?”

“Aish, bukan itu babo!!” aku mendengus sebal mendengar kata babo keluar dari mulutnya. Kalau bukan karena ahra eonni aku sudah menjitak kepalanya itu.

“Aku akan mengenalkanmu sebagai gadis yang akan mengahabiskan sisa hidupnya bersamaku, sebagai satu-satunya gadis yang kuijinkan untuk mengaturku.”

“Mwo?”

Aku berdiri dari dudukku sangking terkejutnya, laki-laki ini apa yang dia katakan tadi? Dia tidak sedang melamarku kan? Kalau benar, ini cara melamar paling tidak romantis yang pernah kulihat.

 

 

TBC

 

 

 

Pos ini dipublikasikan di Part dan tag , , . Tandai permalink.

33 Balasan ke My Strong Girl (Part 5)

  1. LJK~ berkata:

    huaaa
    Kyuhyun emng gk romantis
    Klo brubah romantis malah aneh
    Kekkee

  2. magnaelover berkata:

    Kyaaaaaaaaaaaa … Suka bgt🙂 tp kenapa cuman sampe part 7 :(((

  3. Drei_Kyu berkata:

    Itu lamaran atau pemaksaan scara tidak langsung?! Jadi selama hyo d pecat, kyu jadi penguntit? Kkeke

  4. @nonajongwoon berkata:

    Hahahaha
    Kalo kangen gak usah di tahan kyu ckckckckc

  5. PeWe berkata:

    i like it…
    Klo romantis itu pnya donge..
    Klo kyu,,, dia pnya cara sndiri utk mncintai gadisnya..

    Kira2 eomma n appa kyu stuju gak y??
    *bca next chap*

  6. hyunsoo28 berkata:

    maaaa seruuu bgt…
    tp 1 part lg abs aahh bte deh, bkn sekuelnya dong thor…

  7. jaemijhe berkata:

    Hahahha mungkin kyuhyun terlihat tidak romantis,
    tpi itu cukup so sweet ,

    wkwkwkwkkwk

  8. Choiri berkata:

    Kyaaaa… terima kasih Jung Yogeun he…he… berkat kamu akhirnya Kyuhyun bisa berbaikan dengan Hyo Hwa dan bisa menyuarakan isi hatinya untuk melamar Hyo Hwa

  9. kyuhyun mau ngelamar hyo hwa

  10. choi yeon woo berkata:

    dasar kyuhyun oppa,kagak bisa romantis amat ngelamarnya?

  11. Afifah berkata:

    Akhrnya kyu nyerah, emng g bsa jauh dr hyo hwa..cieee bner kta hyo acara melamar yg tdk romantis, msa pas lgi makan melamarnya..-,-

  12. hinata berkata:

    Klo jodoh g bkl kmn!?😛

  13. Anik berkata:

    kyuhhh

  14. melindacuty berkata:

    ga romantis bgt si kyu ngajak hidup bareng..

  15. Cho handa berkata:

    yogeun kok gemesin bngt si.
    dia bisa jd pelindung hyo hwa dari kyuhyun kkk..
    padahal baru pertama kali ktmu tp dia cpt akrab sama hyo hwa. hyo hwa kyk ya cpt bngt bisa ngambil hati org.
    tp apa tuan cho mau nerima hyo hwa ? kan status sosialnya beda

  16. mayang berkata:

    sebulan gg ketemu kyu kayak org gila kah , kkkkk ^^v

    jiah mau ngelamar cw tp gttu yeh cra.a gg romantis :p

  17. iea berkata:

    hehehe..g romantis tp unik..

  18. EkaShfly berkata:

    Ckckkc bena2 kyuhyun itu, selalu semaunya sendiri
    tpi apkh ortu kyuhyun bkln setuju??

  19. amoy berkata:

    Kyu…itu sama sekali ngak romantis tauuu….maksa malah..hehehe.

  20. berkata:

    aq suka,aq suka,aq sukaaaa…^^ kyu gk pinter ngmg pke kata2 romantis,sikapny jg cenderung brubah2 n gk bs dtebak,tp jstru itu yg bkin tmbah lumer hati liat sikapny yg lembutttt ma hyo hwa…
    wah,gmn ya reaksi ortuny kyu kl dkenalin ma hyo hwa….^^

  21. minkijaeteuk berkata:

    kyuhyun ngak bisa lepas dari hyo hwa padahal dia yg ngelepas hyo hwa tapi setelah ketemu lg ngak kuat juga dia hahahahahh….

  22. Nam Min Byul berkata:

    Ahhh kyuhyun gak romantis. Mosok ngelamarnya kayak gitu ….

  23. ddd berkata:

    aku suka. banget ama mereka yaampun

  24. miss_250508 berkata:

    Uwaaaaaa suka scene yang peluk2an hahahah lucu banget kata2nya. Eh sumpah itu lamarannya hahahahhaha suka ketawa geli liat couple ini. Sifat mereka lucu banget :p

  25. nda ccm berkata:

    yogeun,god jooobbb,,,,,
    hahaha,,,,,
    bner,kyu g romntis,pi tndkny mg bnr2 bkn jtg copot

  26. tri lovekyu berkata:

    huwaaaaa!😀 knpa ffnya bikin gua sesek nafas??😮 kereeennn!!!

  27. elfishyvil berkata:

    Co cuit……
    😘😘😘😘

  28. hankims_ais berkata:

    Yahh itulah kyuhyun, pria tidak romantis dan gesrek kkkkk~

    Padahal dia yg mecat tpii tetep gga rela, maka’a di ikutin mulu kemana hyo pergii..

  29. Nisasahwa berkata:

    hahaaaa..
    emang ng’ romantis tapi degdegan jga….
    bahkan cuma membaca bikin iktn degdegan….

  30. Anggrain berkata:

    Huuuu ..bener2 oppa cho…tdk ada Roman2.x …….hadeh..tp aq Suka Gaya MU…:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s