My Strong Girl (Part 6)

“Sepertinya itu bukan ide yang buruk”

Aku menoleh cepat kearah ahra eonni, apa katanya tadi? Apa aku tidak salah dengar?

“Eonnie~” rengekku.

“Wae? Kau tidak mau menikah dengan adikku? Bukankah dia sangat tampan? Apa dia bukan tipemu?”

“Bukan itu maksudku..”

Dia itu memang bukan tipeku, laki-laki yang selalu bersikap seenaknya dan tidak romantis, kalau berbicara masalah tipe donghae oppa lah yang menjadi tipe idealku.

Tapi, mataku selalu bergerak menatapanya. Kyuhyun itu sudah membuatku terlalu terobsesi dengan wajah, suara dan semua yang ada didalam dirinya. Terlalu dalam sehingga aku tidak bisa kemana-mana lagi.

“Ya! Hyo hwa jangan pura-pura, aku tau kau sangat menyukaiku kan?”

Aku menoleh kasar kearah kyuhyun dan memolototinya, laki-laki ini terlalu percaya diri. Walaupun yang dia ucapkan tadi tidak salah sedikitpun.

 

*****

“Eonnie, aku permisi.” ujarku sambil sedikit membungkuk.

“Kau yakin mau pulang? Menginaplah untuk semalam, ini sudah terlalu larut” jawabnya sedikit khawatir.

“Gwenchana..” kataku lagi berusaha menenangkannya. “Anyeong~” ujarku sambil berlalu.

Aku berjalan perlahan melewati halaman luas rumah kyuhyun, sedikit melelahkan karena jarak antara rumah dan pintu keluar cukup jauh.

Baru saja aku akan keluar saat melihat kyuhyun tengah bediri disamping pagar rumahnya dengan tangan bersidekap didepan dada dan menatapku dengan tatapan  menantang.

“Mau kemana kau?” tanyanya dengan nada yang sangat mengerikan.

“Pulang..” jawabku santai.

“Mau pulang kemana? Kau harus terus berada disini bersamaku”

“Untuk alasan apa? Kau sudah memecatku dan kurasa tidak ada alasan lagi aku tinggal disini”

Tanpa meneruskan perdebatan kami, kyuhyun menarik pergelangan tanganku dan membawaku kembali masuk kedalam rumah.

“Yak! Lepaskan!!” teriakku sambil terus berusaha menarik tanganku.

“Shireo!!” tolaknya dan masih terus menarikku.

Aku hampir terkena serangan jantung saat dia berhenti didepan pintu kamarnya. “Mau kau apakan aku?” tanyaku takut.

“Kau harus tidur dikamarku”

“Mwo?”

Aku langsung menendang kakinya dan berlari menuju kamar ahra eonni. Untung saja dia belum tidur, ahra eonni sedikit terkejut dengan sikapku yang masuk kedalam kamarnya dan langsung memeluknya.

“Waeyo?”

Belum sempat aku menjawab kyuhyun sudah datang dan berdiri didepan kamar nunanya. Aku menarik lengan ahra eonni dan bersembunyi dibelakangnya.

“Ada apa lagi dengan kalian?”

“Dia menendangku nuna” jawab kyuhyun sambil menunjukku.

“Salahmu sendiri, kenapa kau menyuruhku tidur dikamarmu. Kau mau melakukan apa, hah?” balasku.

“Eonni tolong aku..” kataku memohon.

Ahra eonni menatapku sesaat sebelum kemudian melihat kyuhyun yang masih mengamuk didepannya.

“Baiklah, hyo hwa akan tidur denganku.” putusnya

Tidur dengan ahra eonni? Kedengarannya tidak terlalu buruk. Daripada harus tidur dikamar kyuhyun, satu kamar dengannya. Memikirkannya saja sudah membuat dadaku sesak.

“Nuna harus menjaganya baik-baik jangan sampai dia kabur.” perintah kyuhyun.

Dasar, berani sekali dia menuyuruh nunanya seperti itu. Kalau dia adikku aku sudah menjitaknya.

“Tidurlah..” ujar ahra eonni.

Ahra eonni menarik tubuh yogeun kedalam pelukannya dan mengelus punggungnya.

“Syukurlah yogeun tidak terbangun karena pertengkaran kalian”

Aku tersenyum tipis mendengarnya. “Tapi, kalau dia bangun mungkin dia akan menggigit kyuhyun lagi”

Ahra eonni terkekeh pelan mendengar perkataanku, kemudian kembali memeluk yogeun.

“Eonni?”

“Mm..”

Aku masih berfikir untuk menanyakan atau tidak pertanyaan ini, tapi sebenarnya aku penasaran..

“Boleh aku tahu, bagaiman appa yogeun melamarmu?”

Ahra eonni sedikit tterkejut dengan pertanyaanku tapi kemudian aku melihat senyuman mengembang indah diwajahnya.

“Dia mengajakku kepantai dan menyiapkan makan malam yang sangat romantis untukku. Setelah makan malam dia mengajakku berjalan-jalan berkeliling pantai dan pada akhirnya dia berhenti dan berlutut didepanku. Memintaku untuk bersedia menjadi pendamping hidupnya.”

Aku mendengar dengan seksama setiap kata yang diucapkan ahra eonni. Dan bisa membayangkan betapa romantisnya suaminya itu. Walaupun sebenarnya aku membayang kan kyuhyun lah yang melakukan itu untukku.

“Bagaimana menurutmu? Romantis?”

“Sangat.”

Ahra eonnie kembali tersenyum padaku. “Jangan harap adikku bisa melakukan hal seperti itu”  ujarnya seperti mengerti apa yang sedang kufikirkan sekarang.

“Sebenarnya walaupun dia tidak melakukan hal itu aku tetap akan menerimanya, karena aku mencintainya. Tidak perlu melakukan hal yang romantis dan berkata-kata puitis, asalkan itu dia. Aku akan menerimanya”

Aku mengangguk mendengar perkataan ahra eonni. Itu benar, tidak perlu melakukan apapun untuk melamarku pada akhirnya aku akan menerimanya.

Karena aku tidak bisa membayangkan bagaimana sulitnya saat dia jauh. Aku akan terus membayangkan setiap orang didepanku adalah dirinya dan merindukannya setiap waktu. Dan itu sangat melelahkan.

“Tinggallah disisinya, hm?”

“Ne”

 

*****

Author Pov

“Ige mwoya?” tanya kyuhyun.

Dia sangat terkejut, bagaimana tidak saat sarapan tadi dia tidak melihat hyo hwa, dia fikir gadis itu masih tidur dan tidak bermaksud menganggunya.

Tapi, saat dia baru akan berangkat dia melihat gadis itu sudah berdiri didepan mobilnya dengan pakaian yang sama dengan pakaian yang digunakannya sekitar 1 bulan yang lalu.

“Selamat pagi tuan muda” ucapnya sambil membungkuk.

“Mwo? Ya, apa yang kau lakukan?” tanya kyuhyun heran.

“Kau tidak menyuruhku untuk tinggal gratis dirumahmu kan??” ucap hyo hwa, membuat kyuhyun menggeram. Sedangkan beberapa pelayan hanya bisa menonton kejadian yang jarang terjadi tersebut. Ada seorang gadis yang berani menantang tuan muda mereka.

“Dan aku juga tidak menyuruhmu untuk kembali menjadi pengawal pribadiku..” balas kyuhyun sambil menundukkan kepalanya dan mendekatkan wajahnya hingga berada tepat dihadapan gadis itu.

Mereka saling menatap dan tidak ada yang mau mengalah, mempertahankan keegoisan  masing-masing. Sampai akhirnya kyuhyun lebih mendekatkan wajahnya bahkan hidung mereka hampir bersentuhan. Namun, hyo hwa tetap masih tidak mau mengalah walaupun wajahnya sudah memerah dan jantungnya yang berdetak  semakin lama semakin cepat.

“Kau, baiklah.. Kali ini aku akan mengalah” ujar kyuhyun akhirnya melihat gadisnya masih tidak mau mengalah.

Kyuhyun akhirnya menjauhkan sedikit wajahnya dan masuk kedalam mobil, tapi sedetik kemudian gadis itu kembali mengajukan protes karena melhatnya dikursi supir.

“Kau kuijinkan menjadi pengawalku asalkan kau mendengar perkataanku.. Dan aku tidak mau menerima protes apapun darimu”

Hyo hwa hanya bisa terdiam dan akhirnya menerima semua perkataan kyuhyun tanpa ada bantahan sedikitpun.

 

******

Hyo hwa’s Pov

Aku tidak mengerti jalan pikiran laki-laki disampingku ini, aku bisa mengerti kalau dia tidak mengijinkan mobil karena mencemaskanku tapi….  kenapa dia menggenggam tanganku seperti ini?

Semua karyawan menatap kearah kami dan saling berbisik, aku sudah mencoba melepaskan diri dari genggaman tangannya tapi kyuhyun malah semakin mempererat genggamannnya. Mau membuatku sesak nafas, hah?

Aku menoleh kearahnya dan menatapnya dengan tatapan memohon supaya dia mau melepaskan tanganku tapi dia malah tersenyum. Omo? Dadaku, aku tidak bisa bernafas.

“Jangan kemana-mana, mengerti?” ujarnya sebelum masuk keruang rapat. Aku mengangguk patuh disambut dengan senyuman olehnya.

Baru saja aku akan duduk untuk menormalkan detak jantungku sebelum beberapa karyawan wanita datang menghampiriku. Pasti ingin menanyakan tentang direktur mereka.

“Apa benar isu yang beredar kalau kau mengorbankan dirimu untuk menyelamatkan direktur?” tanya salah satu dari mereka.

Sepertinya mereka lebih cocok bekerja diacara gossip daripada dikantor seperti ini. Mereka sangat pintar menjadikan hal biasa menjadi luar biasa. Karena bagiku menyelamatkan kyuhyun bukanlah hal yang luar biasa walaupun dengan begitu aku harus mati. Aku hanya mengangguk menanggapi pertanyaan mereka.

“Wuaaah, kau keren sekali..” ujar mereka bersamaan.

“Tapi, kenapa kalian berjalan sambil menggenggam tangan tadi. Apa kalian berpacaran?”

Mati aku, apa yang harus kujawab? Mereka menatapku penasaran menunggu jawaban yang akan kuberikan. Pacaran? Kami tidak sedang pacaran. Jawaban apa yang harus kuberikan.

drrrt… drrrt

“Yeobseyo? De, oppa. aku kesana sekarang”

Aku langsung berdiri dan berlari menjauh dari mereka. “Ah, mianhae. Aku harus pergi kesuatu tempat” ucapku tergesa-gesa.

 

Author Pov

Hyo hwa berlari tergesa-gesa meninggalkan kantor kyuhyun menuju taman kota dan saat sudah sampai dia langsung menghampiri seorang laki-laki yang menghubunginya tadi.

“Donghae Oppa~” panggilnya dengan nafas terengah-engah.

Lee donghae menoleh kearahnya dan langsung berdiri saat itu juga. Dari sorot matanya terlihat kekecewaan yang luar biasa.

“Kenapa bersikap seperti ini? Kenapa tidak memberitahuku setiap kau akan mengambil keputusan. Apa kau sudah tidak memerlukan ku lagi?” tanya laki-laki itu dengan mata berkaca-kaca.

“Mianhae” ujar gadis itu dengan nada bersalah. “Aku lupa memberitahumu, aku benar-benar minta maaf oppa~”

Hyo hwa mendekat kearah donghae, laki-laki yang sudah dikenalnya sejak 15 tahun yang lalu, teman masa kecilnya.

“Mianhae..” ujarnya lagi.

Donghae menatap gadis itu sejenak dan dengan gerakan cepat memeluk gadis itu, melepaskan kegelisahan yang dideritanya. Kehilangan gadis itu membuatnya merasa menjadi laki-laki tidak bertangung jawab.

“Jangan membuatku bersalah pada orangtuamu, aku sudah berjanji akan menjagamu dan aku tidak akan mengingkarinnya.”

Hyo hwa membalas pelukan donghae tanpa menjawab perkataannya. Sebenarnya dia merasa sangat bersalah terlebih saat dia melihat mata donghae. Tapi, kejadian tadi malam memang bukan hal yang ada dalam perkiraannya.

Tiba-tiba bayangan kyuhyun melintas dikepala hyo hwa, dia lupa kalau laki-laki itu menyuruhnya untuk menunggunya. Dan laki-laki itu pasti akan mengamuk kalau tidak menemukannya ditempat semula sesudah rapat nanti.

Hyo hwa melepas pelukannya dengan lee donghae dan langsung meminta maaf.

“Mianhae oppa, aku harus segera kembali.” ujarnya berharap donghae tidak menahannya lagi.

“Kau boleh pergi asal berjanji padaku untuk beberapa hal. Makanlah dengan baik, hiduplah dengan baik, jaga kesehatanmu dan bahagialah dengan orang yang kau cintai. Bisakah kau menepati semuanya?”

Hyo hwa tersenyum mendengar janji yang harus ditepatinya itu, semuanya hanyalah berhubungan tentang kebahagiaannya.

“De oppa, aku berjanji”

 

Kyuhyun’s Pov

“Baiklah, sekian dan terima kasih” ucapku menutup rapat untuk hari ini.

Berbeda dengan biasanya aku menutup rapat lebih cepat, tentu saja karena hyo hwa menungguku. Memikirkan kalau aku akan melihat wajahnya lagi saja sudah membuatku gugup sekaligus senang. Aku ingin terus melihat wajah itu dalam hidupku.

Dan emosiku langsung memuncak saat mengetahui bahwa dia sudah tidak berada ditempat aku meninggalkannya tadi.

“Tadi nona park menerima telepon dari seseorang dan langsung pergi.” ujar salah seorang karyawanku seperti bisa membaca pikiranku sekarang.

Aku langsung pergi menyusul gadis itu, mau kabur lagi hah? Tidak akan semudah itu nona park.

Menurut penjaga keamanan yang melihat hyo hwa dia melihatnya pergi kearah taman kota. Kantorku memang tidak terlalu jauh dari taman kota hanya berjarak beberapa meter dapat didatangi dengan jalan kaki.

Aku berlari secepat yang kubisa menuju tempat yang memiliki kemungkinan kalau ada dia disana. Dan untuk sesaat aku tidak bisa bernafas dengan benar dan kepalaku seperti dihantam dengan benda keras saat melihat pemandangan didepanku ini.

Hyo hwa sedang berpelukan dengan lee donghae, dan hal ini cukup untuk membuatku cemburu. Aku menunggu dibalik pohon didekat mereka berusaha sebaik mungkin supaya mereka tidak menyadari keberadaanku.

Jarakku dengan mereka cukup jauh dan aku tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan. Dan aku tidak berniat sama sekali untuk tahu.

Hyo hwa meninggalkan donghae dan memeluknya lagi sebelum pergi baiklah ini sudah 2 kali dalam kurun waktu 5 menit. Dan aku tidak ingin melihat yang lebih parah lagi setelah ini.

Aku langsung menarik tangan hyo hwa saat dia berjalan disamping tempatku berdiri mendorong tubuhnya sehingga terhimpit antara tubuhku dan pohon dibelakangnya.

Dia memukul-mukul dadaku berusaha untuk terlepas dariku, dan aku tidak berniat untuk melepaskannya sedikitpun.

“Kyuhyun ada apa denganmu? Menyingkir!!” perintahnya masih mendorongku.

“Jangan permainkan perasaanku nona park, kau tahu aku tidak suka dipermainkan” ancamku.

Matanya membulat sempurna dan sepertinya menyadari kalau aku melihat perselingkuhannya tadi.

“Kau kenapa, cepat minggiiiir!!” serunya masih memberontak.

Aku merendahkan kepalaku hingga kini wajaku berada tepat didepan wajahnya

“Aku lelah hyo~” ujarku lemah. “Bisakah kau bertahan untuk terus disisiku, aku tahu aku ini sulit bagimu dengan sikapku yang seperti ini. Tapi, aku hanya memintamu untuk bertahan dan kau tidak perlu mencintaiku. Hanya itu, bisakah?”

Aku menurunkan tanganku yang berada disampingnya dan menyusupkan ke balik tubuhnya, menarik tubuhnya lebih dekat kemudian memeluknya. Aku kembali menarik tubuhnya lebih dalam sehingga aku bisa merasakan detak jantungnya yang berpacu dengan sangat cepat.

Tubuhnya sedikit bergetar, entah kenapa. Tapi sepertinya dia menangis, aku melepaskan pelukanku dan menatap wajahnya yang basah karena menangis.

Aku menghapus air matanya dan dia tidak bereaksi apa-apa hanya terus menunduk, menolak menatap mataku. Apa bersamaku begitu menyakitkan? Bahkan untuk hanya menatapku kau sangat sulit melakukannya.

 

 

Hyo hwa’s Pov

Setelah kejadian ditaman kota tadi aku tidak berbicara dengan kyuhyun, bukan karena marah tapi karena pikiran bodohnya.

Dia tidak perlu memohon memintaku untuk berada disisinya karena aku akan melakukannya dengan suka hati. Aku tidak bisa membayangkan betapa buruknya melewati hari dengan merindukannya lagi.

Aku melirik kearah jam dan sudah jam 8 malam tapi, kyuhyun belum keluar dari ruangannya. Entah apa yang dia lakukan, aku tidak berani melihatnya hanya akan membuat hatiku sakit. Apa aku yang harus menyatakan cinta terlebih dahulu, bukankah itu sangat memalukan.

Kyuhyun keluar dari ruangannya dan berdiri disampingku. Aku hanya meliriknya sebentar kemudian kembali menunduk.

Tapi, genggaman tangan kyuhyun dipergelangan tanganku membuatku mendongak dan aku kembali melihat senyuman diwajahnya.

“Aku ingin membawamu kesuatu tempat.” ujarnya seraya menarik tubuhku kesampingnya.

 

*****

“Mau apa kita kesini?”

Aku melihat sekililingku yang sangat gelap untung saja jalanan seoul sedikit membantu penerangan. Kyuhyun membawaku keatap gedung kantor dan dia tidak mau mengatakan apa alasannya.

Kyuhyun masih menggenggam tanganku dan aku membalasnya, jujur aku sangat takut kegelapan. Aku menarik lengannya dan tidak mau dia menjauh sedikitpun dariku.

“Kau takut?” tanyanya menyadari gerakan tubuhku.

“mm..” Gumamku. Aku semakin mengeratkan genggaman tanganku ppada kyuhyun dan sedikit terlonjak saat dia berteriak.

“Lakukan!!” seru kyuhyun.

Aku masih bingung dengan apa maksud kata-kata kyuhyun tapi sedetik kemudian terdengar suara letusan, aku mendongak dan melihat kembang api diatas langit.

Mendadak ingatan masa laluku mendesak keluar, teriakan suara letupan, eomma dan appa. Semua ingatan itu seperti flip film yang terus berputar dan membuatku gila.

“Andwaeee!!!!” teriakku histeris dan langsung berjongkok sambil menutup mata dan telingaku.

 

Kyuhyun’s Pov

Aku ini bukan tipe pria yang bisa mengatakan perasaanku dengan gamblang, tapi aku harus tetap menyatakannya dan sepertinya aku menemukan satu cara. Entahlah ini bisa disebut romantis atau tidak.

Aku sering melihatnya didrama laki-laki menyatakan cinta mereka dengan kembang api yang bertuliskan ‘Aku mencintaimu’ dan aku juga akan melakukannya sekarang, kuharap dia suka.

“Lakukan!!” seruku.

Dan dalam hitungan detik beberapa kembang api meletup dilangit menghasilkan pemencaran api yang sangat indah.

Aku menoleh kearah hyo hwa ingin melihat reaksinya, tapi diluar dugaanku. Wajahnya penuh ketakutan dan tubuhnya bergetar hebat.

“Andwaeee!!!!” teriaknya histeris.

Aku bingung dengan reaksinya dan langsung menyuruh bawahanku menghentikan kembang api itu. Hyo hwa masih berjongkok dengan tubuh yang bergetar hebat.

“Hyo hwa, gwenchanayo?” tanyaku sambil memegang bahunya, tapi tidak ada tanggapan apapun darinya dan sesaat kemudian tubuhnya sudah jatuh diatas tubuhku.

“Ya! Waeyo?”

Aku sangat takut melihat matanya yang masih terpejam, paru-paruku seperti tidak dapat menarik oksigen disekitarku. Kenapa aku selalu melakukannya? Membuat satu-satunya gadis yang sangat ingin kulindungi selalu berada dalam bahaya dan kesakitan.

 

 

 

Pos ini dipublikasikan di Part dan tag , , . Tandai permalink.

31 Balasan ke My Strong Girl (Part 6)

  1. kasihan Kyuhyun
    mau romantis malah bikin Hyo Hwa pingsan
    ckckckck~
    evil memang enggak pantes romantis
    hahahaha …
    semoga Hyo Hwa gpp, n pas sadar gk marah ma Kyu
    kasian si Kyu udh kayak frustasi
    kekeke~
    *doa brg Siwon oppa*
    lanjutkan ya chingu😀
    aku tunggu
    hehehe ….

    • kyuhae berkata:

      hahaha iya, semoga aku gak ngamuk ya.. kekeke
      tapi emang si kyu mah emang gak pantes bersikap romantis berbanding terbalik dengan gelar ‘evil’ nya
      terma kasi buat doanya, ne tunggu aja ok!! ^^

  2. may4teukie berkata:

    0nnie, ini aq maya..😀
    Wkwkwk aq nemuin blogmu.
    Huft.. Hadeuh c Kyurus mank g bakat romantis. Anak org malah d bkn parno.

  3. LJK~ berkata:

    huaaa
    Kyuhyun kaaan
    Knp hrus sok romantis
    Sikap dia yg semaunya aj mnrtku udh romantis
    Wkwkwk

  4. Drei_Kyu berkata:

    Kyuhyun gagal romantis!! Tp kenapa hyo bisa histeris kaya gitu? Ada hbunganny dgn kematian ortuny ya?

  5. @nonajongwoon berkata:

    Wahh hyo hwa takut sama kembang api
    Semoga gk benci sama kyuhyun gara” kejadian ini

  6. jaemijhe berkata:

    Ada apa dgn hyo hwa??

    Huuaaa kenapa seperti ini,

  7. Choiri berkata:

    Kyuhyun yg sabar yah… he..he…
    kenapa Hyo Hwa bisa pingsan dengan hanya melihat kembang api?

  8. kyuhyun gagal bikin acara romantis

  9. choi yeon woo berkata:

    hahaa. .mau romantis malah jadi begitu. .ckckck sabar ya oppa:p

  10. sikyuh berkata:

    ksian bgt oppa qu yg satu inni…pngennya romantis ama si doi eeh…trnyata… good job author😉

  11. hinata berkata:

    Yah ga2l dh kjutan kyuhyun😥

  12. Cho handa berkata:

    HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA Kyuhyun mau romantisan malah buat hyo hwa pingsan lg ckckck…
    kalau gini terus kyu bakal ngerasa gagal jd laki laki pelindung hahahahaha…,
    ngakak aja pas kyu lg lg buat hyo menutup mata ㅋㅋㅋㅋ

  13. Nurul.h0095 berkata:

    Kayaknya hyo hwa mempunyai trauma sama kembang api deh .

    Daebakk author🙂

  14. EkaShfly berkata:

    Omo lagi2 kyuhyun salah, ckckck

  15. choalfi berkata:

    kyuhyun cuma salahsangka. hyo tu nggak suka sama donghae. dan kyuhyun juga nggak salah, dia nggak tau hyo takut sama kembang api. woaaaaa ayo menikah

  16. amoy berkata:

    Yaah…kyu..kejutannya salah nih.

  17. berkata:

    ksian kyu,,pdhal maksudny pgn romantis,tp malah bkin hyo hwa ktakutan..mdh2n hyo hwa ny gpp..
    tenang,kyu!!hyo hwa jg suka kok ma kyu.gk usah khwtr salah sangka ma donghae oppa,ok??hehe..^^

  18. minkijaeteuk berkata:

    hyonhwa kenapa bisa sehisterisbitu sama kembang api??? dia punya trauma????
    oh no kejutan kyuhyun gagal total….

  19. Nam Min Byul berkata:

    Makanya sblm ngelamar org. Tanya dulu dia punya trauma gak. Hrsnya romantis malah gatot

  20. miss_250508 berkata:

    Aduh si kyuhyun pengen bikin hyo hwa terkesan eh malah dia pingsan -,- udah cape2 pula mikirnya wkwkwkwkwkwk kirain si hyo hwa ga takut ama apapun heheehehhe lanjut lanjut, 1part lagi ending >,<

  21. nda ccm berkata:

    kyy hyo trauma dc,,,
    kshn,kyu udh mo bljr rmnts,pi mlh jd ky gn,,,
    kshn,,,

    fighting kyu oppa

  22. Masriah berkata:

    Ceritanya kurang panjang dan konfliknya kurang banyak tapi saya sangat suka tapi alangkah lebih baik lagi kalo agak panjang.

  23. tri lovekyu berkata:

    gubrakk bgt ni pasangan,kkkk~ yg satu gak nyadaar yg satu salah pahaaam,😀

  24. elfishyvil berkata:

    Acara romatismenya gagal total…
    ya ampun…
    Knp bisa pingsan?.?
    Apa ada kenangan buruk dengan kembang api?

  25. hankims_ais berkata:

    Oow hyo punya trauma yg bersangkutan sma ortu’a ya??
    Yahh kyu galau lgi dah,, tar mikir mo lepasin hyo lgii dah?? Tdi aja dah nething..

  26. dwikyu berkata:

    kasian kyupil mau romantis tp gagal wkwkwk

  27. Nisasahwa berkata:

    mau romantis malah gatot..
    hahahaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s