Believe (Sequel Going Crazy)

I love you, can’t you believe it?

 

Kyuhyun’s Pov

Aku membuka mataku perlahan, membiasakan cahaya yang mulai menusuk kedalam retina mataku. Setiap pagi hari selalu seperti ini melihat wajahnya yang sedang tertidur dengan damai dalam pelukanku.

Aku tersenyum, hanya dengan melihatnya saja membuatku bisa sebahagia ini, walaupun aku tidak tahu bagaimana perasaannya yang sesungguhnya. Aku egois, aku tahu. Tapi egois karena mencintai seseorang kurasa bukanlah suatu masalah.

Dia menggeliat pelan dalam pelukanku, tanda bahwa kesadarannya mulai kembali. Dia menatapku sejenak, kemudian tersenyum. Senyuman favoritku.

“Pagi..” ujarnya serak.

“Pagi..” balasku sembari menyentuh wajahnya.

Dia tersenyum lagi, membuatku semakin memperat pelukanku dan mengecup puncak kepalanya sekilas. Aku bahagia, sangat bahagia. Saat dia berada disisiku sepertinya dunia ada dalam genggamanku.

“Kau tidak bekerja hari ini?”

Itu adalah caranya agar terlepas dari pelukanku, aku bekerja hanya untuk membuatnya tidak perlu merasakan kekurangan apapun. Sebisa mungkin aku tidak penah lembur atau berpergian keluar kota, agar aku bisa melihatnya setiap hari.

Aneh bukan? Aku selalu merindukannya walaupun kami berada dalam jarak seperti ini, dia yang sekarang berada dalam pelukanku. Perlahan aku melepas rangkulanku dipinggangnya dan bangun.

“Aku akan membuat sarapan”

“Tidak perlu” sergahku cepat.

Dia menatapku dengan tatapan yang bisa dikatakan, sedih? Sepertinya iya, aku memang tidak pernah menyuruh atau membiarkannya menyentuh pisau atau peralatan dapur lainnya. Takut, aku takut kalau dia terluka dan apapun namanya yang bisa membuatnya sakit.

“Hyo hwa, bukankah sudah kukatakan. Kau tidak perlu melakukan apapun, cukup dengan terus berada disisiku dan hidup dengan sehat. Arasho?”

Hyo hwa mengangguk pelan dan sedikit tersenyum, senyuman yang dipaksakan menurutku. Apa dia tidak bisa mengerti kalau aku sangat mencemaskannya? Tapi aku tidak peduli, yang terpenting adalah aku bisa menjaganya dengan baik.

Aku tahu dia sering tidak nyaman saat berada disisiku, dia mencintaiku? Iya, dia pernah mengatakannya. Tapi, itu 2 bulan yang lalu. Bagaiman dengan sekarang? Aku tidak tahu apa dia masih mencintaiku atau tidak.

 

*****

“Tuan muda, anda bahagia?”

“De?”

Aku terkejut mendengar pertanyaan sekretaris Lee sekarang kami sedang dalam perjalanan pulang dan tidak biasanya dia menanyakan hal pribadi seperti itu. Dia memang sudah tahu kalau aku mencintai hyo hwa dari dulu. Kebiasaanku mengikutinya, mengawasinya dan menyukai apapun yang dia sukai.

“Tentu saja” jawabku singkat.

Sekretaris Lee tersenyum mendengar jawabanku, sebenarnya dia juga sering membantuku, dengan mengumpulkan foto-foto hyo hwa, apa yang sedang dikerjakan dan sedang bersama dengan siapa.

Aku tahu hyo hwa menyukai laki-laki bernama Lee donghae, cinta pertamanya. Karena dia tidak pernah menunjukkan rasa ketertarikan pada seorang laki-laki manapun sebelum bertemu dengannya.

Cemburu, tentu saja. Aku sangat cemburu, karena itu aku menemui orang tua hyo hwa dan memintanya langsung pada mereka. Tentu saja aku berjanji akan menjaganya dengan baik, walau bagaimanapun dia adalah anak semata wayang dikeluarganya dan juga karena aku sangat mencintainya.

Dan saat aku melihatnya berpelukan dengan lee donghae, aku merasa kepalaku hampir pecah karena menahan marah. Aku tidak bisa berpikiran jernih dan malah menciumnya, hampir menidurinya kalau aku tidak berfikiran jernih dan itu membuatnya shock dan pergi meninggalkanku.

Aku seperti orang gila saat dia pergi, nyaris memecat semua pelayan dan penjaga rumah. Dia pergi, berarti duniaku juga menghilang bersamanya. Aku psycho? Tidak, aku hanya terlalu mencintainya, apa itu dosa? Aku ingin dia terus bersamaku, berada dalam jarak pandangku.

“Maaf tuan, saya hanya ingin menyarankan sesuatu. Apa boleh?”

Aku mengangguk, sekretaris lee sudah sepeti ayah kedua bagiku. Aku sudah mengenalnya sejak umur 5 tahun, bisa dibilang orang kepercayaanku.

“Lebih seringlah tersenyum saat anda bersama nona hyo hwa. Apa anda menyadarinya? Nona sangat bahagia saat bersama dengan anda, dia selalu tersenyum setiap melihat  tuan berada didekatnya”

Aku tertegun mendengar ucapan sekretaris lee, bahagia? Benarkah? Perlahan bibirku tertarik membentuk sebuah senyuman, aku senang mendengarnya. Dia bahagia bersamaku.

 

*****

“Selamat datang~” ucapnya dan menghampiriku.

Aku tersenyum dan memeluknya, untuk sesaat aku bisa melihat ekspresi terkejut darinya sebelum dia membalas pelukanku. Bukankah sudah kukatakan, aku merindukannya walaupun kami sedang dalam posisi tidak berjarak seperti ini.

“Ayo makan, eomma tadi datang dan membawa banyak makanan” ujarnya riang.

Hyo hwa melepas pelukanku dan mengenggam tanganku, membawaku keruang makan. Saat-saat seperti inilah yang paling kusukai, wajahnya yang terlihat bahagia seperti ini.

Aku melihat meja makan yang sudah dipenuhi oleh berbagai macam masakan tapi kebanyakan berbahan dasar  ayam. Hyo hwa memang lebih suka daging ayam daripada daging sapi.

“Kau tidak suka?” tanyanya saat aku duduk disampingnya dan masih memperhatikan setiap masakan didepanku ini.

“Kau suka bukan? Ini semua makanan favoritmu, ayo makan” jawabku dan mengambil sepotong daging ayam untuknya.

“Kalau kau tidak suka aku akan menyuruh bibi untuk membuat …”

“Aku suka apapun yang kau suka” potongku dan memakan ayam goreng didepanku.

“Apapun..”

Hyo hwa sedikit terpaku, tubuhnya tidak bergerak sama sekali dan nyaris tidak bernafas.

“Gwenchana?” tanyaku khawatir.

“Kyu?”

“mm?”

“Besok hari libur kan?”

“Iya”

“Bagaimana kalau kita ke kebun binatang, aku bosan dirumah terus” rengeknya seperti anak kecil.

Aku terkekeh pelan sebelum akhirnya mengangguk, permohonan? tidak. Aku ingin mewujudkan semua keinginannya

 

*****

Hyo hwa terus  menarik lengan bajuku, dan bersembunyi dibelakangku. Sekarang kami berada didepan kandang jerapah, binatang dengan leher yang sangat tinggi itu. Aku sudah mengajaknya untuk pergi tapi dia bilang dia sangat penasaran karena belum pernah melihatnya secara langsung.

“Ayo pergi, kau sudah ketakutan begitu” ujarku dan berbalik.

“Ani, chankaman. Aku penasaran kenapa lehernya bisa seperti itu? Memangnya apa yang dia makan?”

Aku tersenyum mendengar jawabannya “Daun, kau tidak lihat?” jawabku dengan nada sedikit mengejeknya.

Dia mengerucutkan bibirnya, menandakan kalau dia sedang kesal. Tapi tiba-tiba ekspresinya berubah karena jerapah itu berjalan kearah kami. Sontak hyo hwa melepas cengkramannya dan berlari sangat kencang, membuatku tertawa karena tingkahnya.

 

*****

Hyo hwa’s Pov

Aku memang penakut, aku tahu itu. Aku membenci semua binatang darat, aku bahkan takut pada kucing. Aku berhenti berlari mendengar alunan suara berat seseorang yang sedang tertawa. Dan itu suara kyuhyun, aku memperhatikan ekspresi wajahnya, matanya yang tertutup dan mulutnya yang terbuka lebar.

Baru sekali aku melihatnya dan ternyata saat sedang tertawa dia lebih terlihat manusiawi, berbeda dengan ekspresi dinginnya.

“Kenapa diam begitu?” tanyanya berdiri didepanku.

Aku memang tidak beranjak dari tempatku sejak tadi, terlalu terpesona sampai tidak bisa mengedipkan mataku melihatnya.

“Apa ada yang sudah mengatakannya padamu?” tanyaku pelan, nyaris berbisik.

“Kau terlalu tampan.”

Kyuhyun menatapku sekilas, tidak terlalu bereaksi dengan ucapanku dan mengembalikan ekspresi dinginnya lagi.

“Pulang?” ajaknya mengulurkan tangan didepanku.

Aku mengangguk, menyambut uluran tangannya. Dia menyelipkan jari-jarinya diantara jariku kemudian mengenggamnya dengan sangat erat membuatku merasa dilindungi. Tidak apa-apa, aku bahagia walaupun kau tidak menunjukkan perasaan suka atau berbuat romantis seperti orang lain. Aku mencintaimu, bisakah kau merasakannya?

“Aaakh!!” aku berteriak kencang, merasakan air panas yang membakar tubuhku. Dan melihat anak kecil yang  tampak ketakutan didepanku sambil memegang segelas kopi hangat.

Anak kecil itu menunduk, terlihat sangat takut. Dan saat itu juga aku merasa genggaman tangan kyuhyun berubah menjadi remasan yang sangat kuat. Aku menoleh, melihat raut wajah marahnya menatap lekat bocah laki-laki kecil didepan kami.

“Mi-mianhae..” ucapnya terbata.

“Gwenchana~” jawabku sambil mengelus kepalanya. Anak itu tersenyum manis dan pergi meninggalkanku.

“Aku baik-baik saja” ujarku melihat raut wajah kyuhyun yang masih mengeras. Dia mengambil sapu tangan, mengelap hati-hati bekas minuman yang tumpah dibajuku. Dia sangat marah, terlihat jelas.

Tapi, itu membuatku berpikir tentang sesuatu. “Kau tidak suka anak-anak?” tanyaku takut-takut.

“Tidak”

 

*****

“Maaf, aku harus pergi”

“Kemana?” tanyaku sedikit mengatur nafas, karena tiba-tiba saja aku merasa sesak nafas.

“Sebenarnya aku ingin menolaknya, tapi aku tidak bisa. Aku harus ke pulau jeju untuk 3 hari, apa tidak apa-apa?”

“Gwenchana.”

“Jaga dirimu”

“Ne..”

Aku menutup sambungan telepon dengan kyuhyun dan menjatuhkan tubuhku dikasur. 3 hari? Aku pasti bisa gila karena terlalu merindukannya.

Aku meringkuk dan memeluk lututku, menyembunyikan wajahku diantara lutut dan mulai memejamkan mata, berusaha untuk tidur tanpa mendengar detak jantung dan nafas beratnya lagi.

“Aku akan sangat merindukanmu..”

Tiba-tiba aku merasa perutku mual, aku bergegas masuk kekamar mandi tapi aku tidak memuntahkan apapun. Aku melihat pantulan wajahku dicermin, pucat. Apa aku sakit? Sebaiknya aku kerumah sakit besok.

 

*****

“Selamat nyonya, anda hamil.”

Perkataan dokter ini membuatku shock sekaligus senang, anak? Senang sekali mendengarnya, anakku dengannya, kyuhyun.

‘aku tidak suka anak-anak’ dan dalam sekejap kebahagiaanku itu hilang tanpa bekas.

“Maaf, apa aku bisa menggugurkannya?”

Dokter itu tampak terkejut mendengar pertanyaanku, mungkin dia fikir kalau aku hamil diluar nikah atau sebagainya. Tapi, jauh didalam hatiku aku tidak ingin melakukannya hanya saja aku tidak ingin kehilangan kyuhyun. Lalu, apakah aku seorang ibu yang egois? Sepertinya iya.

“Karena ini kehamilan pertama, anda akan  sulit mendapat keturunan lagi. Sebaiknya anda fikir baik-baik”

Tentu saja, aku pasti sudah tidak waras karena menanyakan hal bodoh seperti itu. Tidak mungkin aku bisa melakukannya, membunuh anakku sendiri.

“Jaga kesehatan anda”

Aku membungkuk sebelum akhirnya meninggalkan dokter itu, bagaimana aku mengatakan padanya nanti. Aku terlalu takut.

 

*****

Kyuhyun’s Pov

Tiga hari aku tidak melihatnya, apa dia baik-baik saja? Apa dia makan dengan baik?Apa dia tidur dengan lelap saat malam? Fikiran itu terus membayangiku dan aku sangat merindukannya.

“Tuan muda, ini.” ujar sekretaris lee menyodorkan surat kabar padaku.

Baru mellihat halaman depannya tanpa membaca artikel itu aku langsung meremasnya sampai  tidak berbentuk nyaris menginjaknya kalau tidak menyadari bahwa sekarang aku sedang berada direstaurant sebelum kembali keseoul.

Berita tidak berkelas tentang skandal artis dan yang membuatku kesal adalah aku yang menjadi teman skandalnya. Aku ingat kalau aku duduk dengan salah seorang wanita saat menuju jeju dan saat itu dia mabuk. Entah bagaimana caranya mereka mengambil foto ini hingga terlihat kami seperti sedang berciuman.

Bagaimana reaksinya kalau dia melihatnya nanti, dia akan cemburu dan marah. Membenciku mungkin. Tapi, bukankah kalau dia marah itu menunjukkan kalau dia peduli dan mencintaiku. Dan sekarang aku berharap kalau dia marah padaku.

 

*****

Hyo hwa’s Pov

Aku menatap foto didepanku tanpa berkedip, skandal artis. Aku bukan tipe orang yang suka membaca atau melihat gosip miring tentang orang lain tapi yang difoto ini adalah suamiku, jadi kurasa tidak berlebihan kalau aku terlalu focus membaca berita ini.

Aku sadar hari seperti ini cepat atau lambat akan datang, hari dimana dia akan bosan padaku dan mencampakkanku. Tapi, aku selalu berpura-pura tidak menyadarinya dan bersikap kalau kami bisa terus bersama selamanya.

“Aku pulang” suara berat itu membuatku langsung berbalik dan menyembunyikan artikel itu dibalik tubuhku.

Aku tersenyum, tidak tahu bagaimana harus bersikap. “Selamat datang” ucapku pelan.

Kyuhyun berjalan mendekatiku dan berhenti saat kami sudah saling berhadapan. Dia sedikit melirik majalah yang kusembunyikan dibalik tubuhku.

“Ingin menanyakan sesuatu?” tanyanya pelan

“Kau ingin aku menanyakan apa?” tanyaku balik. Aku tidak akan benci atau marah padanya, bukan karena aku tidak cemburu  tapi karena aku terlalu takut dia akan semakin membenciku saat aku memarahinya padahal dia masih lelah karena pekerjaannya.

Kyuhyun menatapku geram sekaligus marah, aku baru saja akan memeluknya saat tiba-tiba dia menarik pinggangku, menundukkan wajahnya dan menciumku. Ciuman yang penuh emosi  dan tuntutan dan aku hanya bisa mengikutinya. Dia masih menciumku dan mulai mempererat tubuhku hingga menempel ditubuhnya dan berhenti saat akhirnya dia kehabisan nafas.

Ekspresinya masih belum berubah, dia masih marah. Kyuhyun melepaskan tubuhku dari pelukannya dan berbalik tapi aku menahannya, memeluknya dari belakang.

“Aku masih merindukanmu” ujarku berbisik.

Aku bisa mendengar umpatan dari mulutnya sampai dia berbalik dan memelukku sangat erat. Membuat kakiku tidak menapak lantai lagi dan tidak bisa bernafas karena dia nyaris meremukkan semua tulangku.

“Kyuhyun… Aku tidak bisa bernafas”

 

 

Kyuhyun’s Pov

Aku memaki diriku sendiri didalam hati, saat dia tidak menujukkan sedikitpun kekesalan dari wajahnya walaupun dia sudah tahu apa yang terjadi. Dan entah apa yang mendorongku hingga akhirnya malah menciumnya, menumpahkan segala keegoisanku yang begitu menginginkan kemarahannya saat ini.

Aku memeluknya terlalu erat, aku tahu itu. Aku sangat menginginkannya, apa dia masih belum menerimanya? Aku ingin dia merasakan hal yang sama sepertiku.

“Kyuhyun.. Aku tidak bisa bernafas” ucapnya lemah.

Aku melepaskan pelukanku tapi masih melingkarkan tanganku dipinggangnya, menatap wajahnya yang sedikit pucat. Aku baru sadar, aku terlalu memikirkan diriku tadi, sampai melupakan kalau dia kurang sehat.

“Kau sakit?”

Dia menggeleng pelan dan malah memelukku “Aku sangat merindukanmu”

Dan kenapa aku masih memaksakan keinginanku padahal dia sudah menunjukkan sedikit kebutuhannya padaku, seperti merindukanku.

 

*****

Hyo hwa’s Pov

Aku kembali melangkahkan kakiku melihat-lihat pernak-pernik bayi, dan jujur aku ingin sekali membeli semuanya. Padahal aku bukan gadis penggila belanja atau sebagainya tapi entah dorongan darimana hari ini aku memutuskan untuk keluar sendiri tanpa memberitahu kyuhyun, karena dia pasti akan mengikutiku.

Aku berhenti berjalan saat melihat sepasang sepatu yang sangat lucu, berwarna biru muda warna kesukaanku. Dan sampai sekarang aku masih belum berani memberitahunya, aku terlalu takut kalau dia akan membuangku nantinya.

“Hyo hwa?” aku berbalik melihat donghae oppa berdiri tidak jauh dari tempatku dengan senyum manisnya.

“Anyeonghaseyo~” ucapku sambil sedikit menunduk.

“Lama tidak melihatmu, kau terlihat sedikit pucat. Kau sakit?”

Aku tersenyum lemah tanpa mengatakan apapun, donghae oppa mendekatiku dan mengelus kepalaku hal yang sering dilakukannya dari dulu. Dia bersikap terlalu baik padaku, membuatku salah paham kalau dia memiliki perasaan lebih untukku.

Tiba-tiba saja aku teringat kejadian saat kyuhyun  marah melihatku berpelukan dengan donghae oppa dulu, kalau dia melihat hal ini sekarang apa yang akan dilakukannya?

Aku masih berfiikir tentang kyuhyun dan terlonjak kaget melihat tubuh donghae oppa yang tersungkur dilantai dan semua itu karena pukulan kyuhyun diwajahnya. Aku memalingkan wajahku kesamping, melihatnya menatap donghae oppa marah  dan saat itu juga dia akan maju untuk menghantam donghae oppa lagi kalau aku tidak langsung memeluknya untuk mencegahnya.

Semua pengunjung ditoko ini melihat kami, dan ada beberapa yang saling berbisik mengasihani nasib donghae oppa. Sebenarnya aku ingin sekali menghampiri donghae oppa untuk menanyakan keadaannya tapi dengan kondisi emosi kyuhyun yang seperti ini tidak mungkin.

Aku meringis, merasakan cengkraman tangan kyuhyun dipergelangan tanganku. Dia menyeretku keluar dari tempat ini tanpa mengatakan apa-apa.

“Masuk!!” perintahnya setelah membuka pintu mobil untukku.

Aku terdiam, tidak tahu harus berkata apa untuk membela diriku. Karena dilihat dari sisi manapun tetap saja aku yang bersalah.

Takut-takut aku mencoba melihat kyuhyun yang duduk disampingku tangpa mengatakan apapun, aku mencoba meraih tangannya kemudian menggenggamnya.

Dia tidak membalas ataupun menolakku hanya menatap lurus kedepan tanpa ada niat menatapku sedikitpun. Diacuhkan, rasanya tidak ada yang lebih buruk dari perlakuannya ini. Aku menarik tanganku, dan memalingkan wajahku melihat jalanan seoul, hal yang paling kutakutkan akhirnya terjadi karena ulahku sendiri. Dia membenciku.

Sekeras mungkin aku mencoba untuk menahan air mata yang terus memaksa keluar. Sial, aku tidak ingin terlihat seperti gadis lemah didepannya.

“Bukankah sudah kukatakan untuk tidak menemui laki-laki lain?”

Kata-katanya itu menusuk tepat kejantungku, jadi itu yang ada dipikirannya.

“Jadi menurutmu, aku wanita yang akan menyerahkan diriku pada setiap laki-laki yang datang? Serendah itukah?” jawabku emosi.

Kyuhyun menoleh melihatku, matanya menatapku sangar. “Bukan itu maksudku!!” teriaknya keras.

“Lalu apa?” balasku berteriak.

Kami diam, mengatur nafas yang memburu. Ini masih dimobil dan aku tidak peduli dengan semua itu. Bukankah semua sudah tahu bagaimana kondisi pernikahan kami.

Kyuhyun membuang muka, lebih memilih menatap kearah lain daripada melanjutkan perdebatan kami.

Aku membuka kasar pintu mobil dan langsung membantingnya menimbulkan suara dentuman. Selalu seperti itu, aku tidak pernah bisa mengerti dengan sifatnya yang selalu menyalahkanku, menganggap aku berselingkuh dan semua pikiran bodoh lainnya.

Dia menarik lenganku saat aku membuka pintu kamar dan dengan sekali gerakan langsung menyudutkanku didinding. Mau menghakimiku lagi, hah?

Dia diam. Hanya dari raut wajahnya mengeluarkan aura mematikan, seolah-olah aku adalah musuh bebuyutan baginya.

“Kau marah padaku, kenapa kau tidak pernah berusaha menanyakan apa yang terjadi tanpa bertindak lebih dahulu? hah?” tanyaku akhirnya, lelah dengan posisi tersudut seperti ini.

“Lee donghae itu cinta pertamamu bukan? Lalu kau fikir apa ada alasan untukku tidak cemburu?” balasnya dengan suara yang sangat menakutkan.

“Lalu kenapa kau tidak melepaskanku dan membiarkanku bahagia dengannya?” teriakku. Aku pasti sudah tidak waras mengatakan hal seperti itu padanya. Dia akan membunuhku sekarang, pasti.

“Brengsek!!” teriaknya menghantam dinding tepat  disamping wajahku. Aku menoleh melihat cairan segar berwarna merah mulai keluar dari setiap otot tulangnya. Dan bodohnya disaat seperti ini aku masih mencemaskannya.

Aku mengambil tangannya, meniupnya hati-hati. “Apa sakit?” tanyaku masih meniup-niup bekas lukanya.

Dia melepas tangannya kasar dan menangkup wajahku, melumat bibirku kasar nyaris seperti digigit. Aku memberontak, tidak mau diperlakukan seperti ini dan semakin keras pukulanku didadanya semakin dia menarik tubuhku mendekat, tangannya turun kepinggangku menarikku hingga tubuh kami tidak berjarak sama sekali.

Plakk.. Aku menamparnya mengumpulkan sisa kekuatanku yang masih tinggal ditubuhku. Aku menatapnya nanar, menyentuh bibirku yang baru saja diperlakukan secara tidak pantas olehnya.

Aku menangis, air mata ini jatuh dengan sendirinya. Aku tahu tidak pantas aku menolaknya, dia suamiku tentu saja dia bisa melakukan apapun padaku.

Kyuhyun pergi begitu saja tidak mengatakan apapun, dia sangat membenciku aku tahu itu. Kenapa semua jadi rumit seperti ini? Tidak bisakah dia mempercayaiku dan menghilangkan pikiran bodohnya tentang cinta pertama. Sekarang aku mencintainya dan aku ingin dia percaya.

 

*****

Kyuhyun’s Pov

Aku terlalu mempersulit hidupnya, aku mengerti itu dan kenapa setiap dia keluar selalu ada lee donghae disisinya. Aku marah, aku tidak bisa mengendalikan emosiku melihatnya disentuh oleh pria lain.

Dia menangis, aku masih berdiri diluar kamar bersandar dipintu.  Aku ingin berbalik, memeluknya tapi aku takut itu akan semakin membuatnya tersiksa. Dia menolak ciumanku, berarti dia masih belum bisa menerimaku.

Aku masuk keruang kerjaku, menyandarkan kepalaku dan mulai berfikir ulang tentang sikapku tadi. Dia pasti sangat takut tadi, kenapa setiap hal yang ingin kulakukan selalu berakibat menjadi penderitaan baginya.

Dia hamil, aku sangat senang mendengarnya. Aku menunggu dia mengatakan padaku dengan senyuman lebarr diwajahnya tapi belum dilakukannya sampai sekarang. Mungkin dia menunggu waktu yang tepat. Aku tahu kemana dia pergi, dia tidak mengatakannya padaku mungkin sedang ingin sendiri.

Dan saat melihat pria lain menyentuh puncak kepala istriku saat itu juga aku tidak bisa menghentikan diriku untuk tidak membuatnya babak belur. Emosiku memuncak dan semakin parah saat hyo hwa menghentikanku untuk membelanya. Bukankah laki-laki ini cinta pertamanya, jadi sudah sewajarnya dia ingin melindunginya.

Aku membuka pelan pintu kamarnya melihatnya meringkuk, tubuhnya bergetar dan isakan yang masih terdengar keluar darinya. Dan aku mengurungkan niatku untuk menghampirinya, bukankah keinginanku selalu membuatnya bahagia,  lalu apa yang sudah kulakukan padanya sekarang, dia terlihat sangat menderita. Tapi tetap saja aku tidak bisa melepaskannya untuk alasan apapun.

 

*****
Hyo hwa’s Pov

Sudah 6 hari dan ini jangka waktu terlama aku tidak melihatnya. Aku benci mengakuinya, tapi aku memang merindukannya. Sebenarnya dia bukan tidak pulang kerumah sama sekali, dia masih disini rumah yang sama denganku hanya saja dia lebih memilih untuk menghabiskan waktunya didalam ruangan kerja pibadinya.

Aku ingin mendekatinya, tapi aku takut dia menolakku dan sepertinya malam ini aku akan membuang harga diriku hanya untuk melihat wajahnya dari dekat. Aku berjinjit melangkah pelan menuju ruangannya yang terletak dilantai bawah. Perlahan aku mendorong pintu yang terbuat dari bahan kayu itu dan mataku langsung tertuju pada satu titik. Kyuhyun.

Dia tidur diatas sofa yang cukup besar, aku berjalan mendekatinya sebisa mungkin tidak menimbulkan suara. Aku duduk disampingnya, melihat dadanya naik turun dengan teratur. Wajahnya sedikit pucat, dan ada lingkaran hitam dibawah matanya, mungkin karena terlalu lelah.

“Sampai kapan kita harus terus berpura-pura seperti ini?” ujarnya membuatku terkejut dan sedetik kemudian kyuhyun membuka matanya, sepertinya dia memang tidak tidur sejak tadi. Aku menjauhkan sedikit tubuhku darinya, tapi tidak berniat pergi.

Dia bangun dan duduk, menepuk-nepuk tempat disampingnya menyuruhku untuk duduk disampingnya.

“Merindukanku?” tanyanya tanpa melihatku

“Sedikit.” jawabku berbohong.

Kyuhyun menunduk menopang dagu dengan tangannya, menatap kosong kedepan. “jadi menurutmu, apa pernikahan ini masih bisa dilanjutkan?”

Aku menatapnya bingung apakah sudah saatnya untuk berpisah?

“Aku tidak tahu.” jawabku pelan hampir kehilangan suaraku sendiri karena terlalu gugup.

“Aku tidak akan melepaskanmu, menurutmu apa yang bisa kulakukan?” dia terdiam sesaat kemudian memalingkan wajahnya padaku.

“Aku tahu aku ini egois, tapi mencintai memang suatu keegoisan bukan? Kau tidak bisa melihat orang lain, mencintai orang lain, menjalani hubungan dengan orang lain dan yang lebih parah adalah kau tidak bisa menghabiskan satu detikmu hanya untuk sekedar tidak merindukan orang yang kau cintai. Jadi pada dasarnya cinta itu memang egois.”

“Mungkin kau tidak akan pernah bisa bahagia seperti gadis lain, karena aku. Sekarang aku ingin memberimu kesempatan untuk memulai kehidupan barumu. Kita tetap tinggal bersama, namun aku tidak akan menemuimu. Berpura-pura saja kita tidak saling mengenal”

“Kau ingin melupakanku?” tanyaku serak, aku menangis. Tidak bisa menahan air mata sialan yang terus mendesak keluar.

“Kau bisa menanyakannya bukan? Kenapa aku bisa bertemu dengan donghae oppa dan menurutmu aku tidak mencintaimu dan tidak bahagia menikah denganmu? Cinta pertama, eh? Aku bahkan tidak mengingat hal sepele seperti itu lagi sekarang. Berpura-pura tidak saling mengenal, padahal aku selalu sesak saat melihat matamu.”

“Aku mencintaimu, saranghae. Berapa kali lagi aku harus mengatakannya, kenapa kau tidak bisa mempercayainya.”

Aku melingkarkan tanganku ditubuhnya, aku merindukannya. Sampai kapan kami terus bertahan dengan kepura-puraan ini? Semua ini terlalu menyiksa. Dia diam, wajahnya menunduk dan menghirup udara melalui celah rambutku.

“Kita saling membutuhkan satu sama lain, kelihatannya menyenangkan.” ujarnya membalas pelukanku.

“Dan sepertinya mulai sekarang, aku harus lebih menjaga perasaanmu demi anak kita.”

Aku melepas pelukanku dan menatapnya tidak percaya, dia sudah tahu? Kyuhyun menyentuh wajahku hati-hati dan memelukku lagi.

“Kau tahu?” tanyaku.

Dia mengangguk pelan “Karena itu aku tidak menemuimu, aku hanya takut kau akan semakin tersiksa dengan keegoisanku.”

“Terima kasih, kau menyempurnakan hidupku.”

Aku menangis lagi, memang itulah keahlianku. Sempat berfikir gila bagaimana kalau aku harus menggugurkan anak pertamaku atau meninggalkannya. Semua terasa begitu rumit terkadang karena sifatnya yang tidak terlalu suka berbicara, tapi aku akan terus bertahan sampai akhir.

*****

Author’s Pov

“Eomma~” panggil anak kecil berusia 3 tahun, menghampirinya dan langsung memeluk wanita yang dipanggil eomma itu.

“Appa eodiso?” tanyanya manja.

“Kang hyun merindukan appa?” tanya ibunya, anak kecil itu mengangguk dan mempererat pelukannya. Tapi, tiba-tiba saja anak itu mencoba menarik dirinya dari sang ibu berlari-lari kecil ditaman yang bisa dibilang cukup besar untuk ukuran halaman belakang rumah.

Laki-laki itu merentangkan tangannya dan dengan cepat membawa sang anak kedalam rangkulannya.

“Appa~ bogoshipo~” rengeknya mengalungkan tangannya dileher sang ayah. Laki-laki itu terkekeh kecil dan tersenyum pada istrinya.

 

Hyo hwa’s Pov

Aku tersenyum kearahnya, melihat reaksinya yang selalu terlihat sangat manusiawi saat sedang bersama anaknya. Sejak hamil, dia selalu memperlakukanku dengan  sangat baik, mengabulkan semua keinginan anehku yang selalu tidak jauh dengannya.

Aku ingin melihatnya menggunakan kaus biasa berwarna biru muda dengan cardigan abu-abu dengan celana jeans santai. Menyuruhnya tersenyum, kemudian mengabadikan dalam sebuah foto. Aku terlalu mengaguminya, difikiranku dia terlalu tampan untuk sebuah mimpi sekalipun.

“Aku pulang” ucapnya berdiri dihadapanku masih menggendong kang hyun, anak ini mewarisi sifatku untuk satu hal, terlalu mencintainya.

“Selamat datang” balasku tersenyum, aku tahu tidak ada yang sempurna didunia ini dan hidup seperti ini sangatlah sempurna bagiku. Selalu ada pertengkaran kecil tidak berguna yang berakhir dengan kata ‘aku merindukanmu’.

Terkadang aku berfikir tentang ketidakwarasanku yang terlalu mencintai dan menginginkannya, tapi pada akhirnya aku mengalah pada egoku sendiri. Berpikir sederhana tentang besok aku masih bisa melihatnya, merindukannya dan hal sederhana lainnya dan aku rasa itu cukup.

 

End…

Huaaaah author bikin ff apa ini yak? Ini hancur, author sadar banget.. Tapi author memang lagi buntu ide, mau nulis tapi tiba-tiba ide ngilang seperti angin. Dari pada author gak update ff baru mending nikmatin ini dulu deh ya.. hehehe *cari alasan

Pos ini dipublikasikan di one shoot dan tag , . Tandai permalink.

105 Balasan ke Believe (Sequel Going Crazy)

  1. MiyaELF berkata:

    Sering buat sequel ini dong, aku suka banget ma cerita ini. ^-^

    • kyuhae berkata:

      sincha? Aku kira gak ada yg tertarik sma ni ff *manyun
      iya, aku juga suka dgn yg kyu kesannya dingin gmnaaa gtu cocok sma wajahnya yg cool.. *halaaah
      eum ff ini udh ending smpe dsni, mngkin kpn2 sya cba buat lg ff dgn sfat kyu yg sprti ini..
      khamsamida utk kunjungannya~

  2. MiyaELF berkata:

    Ne
    aku juga sama.
    Aku paling suka karakter kyu yang dingin ^-^

    aku akan menunggu cerita eonni yang seperti ini.
    Fighting!!!!

  3. Wi_Kyu berkata:

    kyaaaa,,,
    keren chingu…
    aku suka bgt ama ff yg ini…
    mereka itu sma” suka…
    sebelumnya mereka blm tau perasaan astu sma lain..
    pas mereka tau.. mereka bsa saling mngisi dan menyadari bahwa mereka saling membutuh kan.. hehhe.
    Keren chingu..
    apalagi adegan romance nya..
    lanjutkan utuk membuat karya mu yg lain ya..
    Hwaiting… #bawa spanduk.. ehheh

    • kyuhae berkata:

      hahaha gomawo buat spanduknya.. jd terharu😥
      ne, akhir-akhir ini sya lg bnyak kesibukan jd gk sempat negtik apapun, jeongmal khamsamida buat supportnya..
      sya usahain akan ngepost lg secepatnya..🙂

  4. tivaclouds berkata:

    Ahh…keren nih.
    cara mereka saling mencintai bikin mupeng.
    Bahwa kadang kata cinta tdk prlu kalimat verbal, tp lebih ke tindakan nyata.
    Kyu sweet banget, karakter sempurna deh

  5. LJK~ berkata:

    aaaa
    ini bagus banget
    aku suka banget karakter kyuhyun!!!KEREEEEN

  6. sartika berkata:

    ini ke2 kalinya baca ni ff, baca pertama langsung d ulang..
    bagus..
    alurnya gampang d mengerti, tulisannya jga gak berbelit2…
    sampe ikut terhanyut bacanya..

  7. ryeeryee berkata:

    huwaaa.. FF nya benar benar keren..
    Serasa masuk ke dalam dunianya.. Kyu~ saranghae..

  8. magnaelover berkata:

    Bagus kok eon ffnya !!!!! Semoga cerita selanjutnya lebih rame lagi ya😀
    Keep writing ya !

  9. oliviachoi07 berkata:

    wooaaaaa……. keren bgt serasa nyata bgt ^^

    ditunggu karya selanjutnya thor heheheh ^^

  10. rhisukha27 berkata:

    Sweett;)
    heheh sejak nemu blog ini jd keranjingan baca ffnya:D
    aku udah baca 3 ff ,yang ini ama yg being crazy,YBS ama cath me if you can.
    Huaaa aku suka semuanyaa eon*_+

  11. SiwonELF berkata:

    Omoooo…. *0*
    Kyuu, keren beuddd… Kyu ttp yah, dingin2 romantisssss… :*
    Ditunggu ff yg lain thor… ^^

  12. nindy berkata:

    kyuhyun itu emang waaw.. ahaha.. keren.. buat sequel yg banyak eonni~ so sweet ^^

  13. setia berkata:

    bru td aq bc yg going crazy di sjff.hehe
    ud ad sequelny.

  14. Hyoori-Gyu berkata:

    eonni, aku suka deh sama ff ini, mulai dari going crazy sampe sequel ini. kalo bisa terus bikin lanjutannya ya eon🙂

  15. cmacchiato berkata:

    Haaa baru baca.. sukaaaa karakternya kyu kuat banget tapi emang agak cenderung terobsesi yg bikin agak takut.. haaah suka pokoknyaa keep writing yaa.

    • kyuhae berkata:

      seperti quote di going crazy
      it’s just your obsession…
      terinspirasi dr lagu going crazy – song jieun feat bang yong guk
      mkanya dsni kyuhyun terkesan sdkit menakutkan. hehe

  16. Choi HeaMin berkata:

    aku sukaaaaaa!!!
    bisa bikin sequelnya lagi? mwehehehe ceritanya manis bgt sih. apalagi karakter kyu yg aku suka bgt disini><
    sequel yah?^^
    hoho salam kenal btw

  17. hyunsoo28 berkata:

    annyeong author, saya reader br di sini, tau ff going crazy dr lapak ff sbelah *lirikSJFF trd liat ada almt wp author main deh ke sini eh liat sekuelnya going crazy, begitulah crita singkat prjalanan saya bsa smpe ke sini #gaje
    hal prtama ff ini bagus badai, pokoknya suka pake bgt…
    komposisinya itu pas, ada pre konflik ada konfliknya smpe pasca konflik jg ada #apasih
    intinya pokoknya bgs bgt deh thor, harapanku smoga author ttep ngeanjutin crita ff ini, amin~
    oke sekian dr saya, ak mau menjelajah wp author lg hehehe

    • kyuhae berkata:

      anyeong… sdah selesai menjelajah?
      hehe, mksi utk apresiasinya buat ff ini gk nyangka bnyak yg suka *nangis
      tp, sya gk ada ide lg utk ff ini. mian😦

  18. coupleseokyu berkata:

    anyeong🙂 readers baru heheee.. baru nemu blog ini setelah baca gg going crazy di wp superjuniorff2010.wordpress.com … uuuuu neomu neomu daebbakkk sukaaa banget, suka sifat kyu disini. keliatan cool, beribawa ya mungkin emang agak keras tapi itu sangat sangatttt keren… ini gak ada lanjutannya lagi ya😦 padahal berharap banget thorrrr😦 tadinya aku pengen minta author buat ini jadi chapter. tapi kayanya gak bisa ya😦 uu sedihh.. tapi gpplah, mau jelaja” ff yg ada diblog ini dulu, gomawo buat ff nya ya seruuu sekali wkwkwk

  19. coupleseokyu berkata:

    anyeong🙂 readers baru heheee.. baru nemu blog ini setelah baca gg going crazy di wp superjuniorff2010.wordpress.com … uuuuu neomu neomu daebbakkk sukaaa banget, suka sifat kyu disini. keliatan cool, beribawa ya mungkin emang agak keras tapi itu sangat sangatttt keren… ini gak ada lanjutannya lagi ya😦 padahal berharap banget thorrrr😦 tadinya aku pengen minta author buat ini jadi chapter. tapi kayanya gak bisa ya😦 uu sedihh.. tapi gpplah, mau jelaja” ff yg ada diblog ini dulu, gomawo buat ff nya ya seruuu sekali wkwkwk

  20. inggarkichulsung berkata:

    mantabb sequel nya.. Hyon Hwa hanya merasa takut memberitahukan ttg kehamilannya kpd Kyu oppa krn dia tdk menyukainya anak kecil sedangkan saat ini Hyo Hwa hamil.. Berbagai konflik yg terjadi akhirnya bs terselesaikan dan berakhir dgn aku merindukanmu.. So sweet story author

  21. Na berkata:

    Hwaaaaaaa Going Crazy ternyata ada sequel nya >.<
    Sumpah deh. Baca ff ini bener bener bener 'ngena' banget feelnya!
    Baca going crazy di sjff, eh ada private blog authornya. Jd langsung ksni deh.

    Btw, Na imnida~ 93line. Kyuhyuk bias. Bangapta eon^^
    Na suka bgt sm ff nya. Alur ceritanya beda dari yg prnh Na baca. Ya meskipun genre.a ttp sama. Romance2 gimanaaaaa gitu. Hihi (~/\~) pko.a liked lah!

    Na ijin berjelajah ya eon :"

  22. setia berkata:

    ud dua kali saya baca dan tetap suka,
    hehe

  23. GaemKyuNaz berkata:

    ad sequel lagi g??

  24. GaemKyuNaz berkata:

    yah… pdhl bgus critanya.. syg klu g ad lanjutannya😥

  25. jacquelinehan77 berkata:

    sifat terobsesi sama posesifnya kyu ketara banget ya disini, mulai dari ga pengen hyo hwanya luka sampe yg masalah donghae itu

    kalo dibayangin secara nyata ngeri juga kyu kalo kaya gitu kkk

    selalu suka ga yg ini ga yg going crazy semuanya bagus🙂

    happy end ya udah gitu ada kang hyun lagi aah daebak
    tapi ff ini udah selesai ya? ah sayang banget padahal seru tuh kalo ada sequelnya hehe

  26. Choiri berkata:

    wow… daebak…suka dengan karakter Kyu disini… akhir yg bahagia untuk keluarga kecil Kyuhyun-Hyo Hwa

  27. han nana berkata:

    aduh knpa aq jd gemess bnget ma 2 orng itu. mreka br2 itu slalu aja mendem prasaan mreka, apalagi si kyuppa. saking gemesx smpek2 gue pngen cipok thu orang hehehe^^ #plakk #digampar sparkyu. .↵donghae oppa drimu brsma driku aja, wkwkwk. sequelx gak klah daebak ma crita sblumx. .

  28. han nana berkata:

    aduh lma” bca ini ff aq jd going crazy beneran. Suka bget ma karakter kyu yg overprotective bget, tp ksian jga si hyohwanya, tp lbh ksian lgi donghae oppaku, hwaaa oppa yg sbar ya. .

  29. Kodok berkata:

    kelar bc ff dsini
    semua karakter kyu q suka
    trutMa dsini…
    g sabar nunggu karya saeng yg bru

  30. Lee Hana berkata:

    Tuhkannnn ff eonnie emang selalu kerennnn >w< sukaaaa bgtbgtan sama karakter kyuhyun disiniiii, asliii kerennn, feelnya juga dapet bgt lagii. keep writing!:)

  31. Hyukjae’s Lullaby berkata:

    Huwaaaaa aku seneng bgt ternyata Going Crazy ada sequelnya. pas bgt tadi lgi searching ff itu ketemu wp eonni >u< daebaaak ^^b

  32. ghina berkata:

    masih keren seperti yang pertama. penulisan tanda bacanya juga udah mulai teratur. seperti biasa feelnya dapat bangeeeeeet kkkk~

  33. Afifah berkata:

    Nice thor, aku suka sma ff nyaa ^^. Akhr yang manis skali

  34. mykyu berkata:

    Kerennn… Sequel lagi dong..😀

  35. jjava1991 berkata:

    keren lho ini haha suka deh kalo ada sekuelnya, gatau knp ak lebih suka dg after storynya, crtnya ringan menghibur, baca ff kan buat cari hiburan bukan mikir.

  36. hayrazhaa berkata:

    dapet rekomen ff ini dari temen, gila thor neomu neomu daebak !!!!! Keren pake banged !!!!!!!!

  37. PitaMyeong berkata:

    uwaaa… sweet family

  38. renikyu berkata:

    Hurrr nemu wp ini di komen sjff2010😀 aku suka tema ffnya !! Kkkk😀

  39. hinata berkata:

    Karakter cwo pav q😛

  40. GyuHae berkata:

    Ngeri liat kyu kasar gitu sm hyo hwa, tp gak apa2 yg penting mereka hidup bahagia n mucul buah hati mereka!!

  41. Eun berkata:

    Di tunggu sequelx kkkkkk~…

  42. Esa Kodok berkata:

    semua itu butuh proses y…hahhh…suka bgt ma sifat n sikap kyu disini

  43. epu3naa berkata:

    legaa semuanya jadi jelas kalau mereka saling mencitai dan membutuhkan

  44. melindacuty berkata:

    critanya daebak!%%

  45. evelyhan berkata:

    Reblogged this on evelyhan.

  46. Tinggalin jejak lagi deh :p

  47. mayang berkata:

    Ahh suka bgt am sequel nya😀

    eyy mereka slalu aja salah faham , ckckkck
    dasar pasangan aneh , kkkk ^^v

  48. mrs cho berkata:

    cerita nya bagus.aku makin suka blog kamu.puasa-puasa gini,emang lebih enak baca ff sambil denger musik.

  49. VynnaELF berkata:

    Mereka tuh saling membutuhkan,tapi gampang berantem! Ckckck
    gk kebayang setampan apa Kang Hyun? seperti appanya kah? Hehe
    suka^^

  50. kimbyen berkata:

    aku suka ceritanya… :* kyu cold itu rasanya cocok… sering2 buat sequel ff ini.. :p hhahahahah

  51. chogyu berkata:

    ga ngerti sama cinta cinta emg egois ga pandang bulum tapi cinta juga butuh kepercayaan satu sama lain cuma itu yg bikin cinta bisa awet

  52. iea berkata:

    wah..akhirny mereka punya aegy..jd smakin sweet aja..

  53. azizahminoz93 berkata:

    so sweet eoni… jinja!! love y🙂

  54. EkaShfly berkata:

    OMG author-nim ini benar2 keren, penulisannya dan penyampaian setiap kata2ny begitu rapi
    jdi ngebyngin seandainy suatu saat kita bnerumah tangga apa akn sperti mereka??#keep writting🙂

  55. berkata:

    woowww…kyu ma hyo hwa pny anak!!!^^
    trnyta kyk gni ya kl mrk pny anak..biarpun kyu agk dgin,tp ttp sweet…^^
    dy sllu mengagumkan…^^

  56. park na na berkata:

    hm sma sma g mau ngmong jdinya slah pham….
    tpi ikt snrg krna happy ending
    cb klo ps ms hmil dcrtain osti kbh seru
    crt ps hyohwa ngdam yg aneh aneh…..

  57. Si evil berkata:

    Sweet banget…
    Butuh sequel

  58. Khunong berkata:

    Hufftt syukur deh mereka masih sama2.. sampe ada kanghyun jugaaa. Keren ff nya tor..

  59. ccltk berkata:

    gk hancur kq thor mlah bgs bgt ( y )
    smpet greget jg sich krena mrka suka slh pham. Tp it jga yg jd nilai + nya.🙂
    pkk’a suka bgt deh mha ff nie.😉

  60. dewi frisca berkata:

    keluarga yang bahagia impian semua wanita…
    klo dah gini ngk ada kt perpisahan dong kecuali maut.

  61. YummyJ berkata:

    Kyuhyun terobsesi y!
    Yak..itU kapan malam pertamanya?

    Dan cepet bgt yah Kang hyun lahirnya

  62. soyou berkata:

    happy ending.. kyuhyun cemburuan bnget

  63. loveydenalisa berkata:

    Bisa buat sequelnya lg gak?
    Suka bgt ma ni ff,yg kurang itu masa2 manisnya..
    pengen liat pas kyuhyun rep0t menuhin permintaan ngidam

  64. sakura berkata:

    huh.. Syukur deh kyu ternyata mau nrima ank hyo hwa,, eh tp npa dlu blang tdak suka ya????
    Cerita author slalu romantis sukaaa :*

  65. miss_250508 berkata:

    Ini juga bagus sekaliiii >,< suka banget sama cara kyuhyun mencintai hyo hwa. Greget juga karena mereka sama2 ga bisa terbuka sama perasaannya awalnya, untungnya kyuhyun ga berniat lepasin hyo hwa. Asli baguuuuuuus

  66. Fanny berkata:

    Diawal part agak gemes liat sikap kyuhyun yg terlalu posesif tp pas pertengahan kok sweet bangettt yaaa kamu kyupil#lopelopebuatauthor

  67. kyukyukyuniw berkata:

    Ahhhhhhh kyuhyun hanya terlalu mencintai.
    Oengen banget dicintain kyuhyun.
    Ehmmm kyuhyun kalo udah emosi maen sikat aja dah.

    Ka author ini tuh keren bukan ancur.

  68. esakodok berkata:

    yeyeyey…baca lagi..dan selalu jatuh cinta sama ff ini

  69. nda ccm berkata:

    happy ending jg,,,,
    knp g da crr pas gi ngdm ma prss klhrny,pst seruu,,,,
    gomawo thor,,,
    fighting y

  70. Masriah berkata:

    Ceritanya seru saya suka. tapi ceritanya kurang panjang harusnya di bikin part aja agar lebih detail lagi.

  71. lovey denalisa berkata:

    Ah ahir yg manis.kyu tertutup bgt ya..jd salah paham kan

  72. innatussh berkata:

    jeng jeng udh tua mereka udh jadi org tua wqwq pas si bu dokter bilang “Selamat nyonya, anda hamil.” gue langsung ngebatin “lah kapan bikinnya? kok gak diliatin?” plssss yadong gue kumattt aaaakkkkk✌

  73. Elvis berkata:

    Keren bgt deh thor pokoknya
    Co cweet ….

  74. ica comel berkata:

    Keren bangetttgttg ni ff bikin aq tambah cintA ma kyu ….

  75. intan berkata:

    Eonni ff eonni tuh bagus2 tau. Bda dri ff yg lain you have different character. Walaupun ada bbrapa ff yg alurnya hampir sama dngan blog2 laen dan terbiang sediit pasaran.tapi ttp aku suka sama kata2 di ff ini ngenak. Dan ide2 creative yg buat ff ini menarik beda dr yg lain, walaupun ngusung tema yg hampir sama. I thing you as a sastrawan.🙂 fighting!!!

  76. cho gamekyu berkata:

    hahahaha. . Aku gak tau mau komen apa lagi, daebak . . ##:)

  77. syalala berkata:

    HUHUHUHUHUHUHU KYUHYUN HUHUHUHU KENAPA SIH SWEET BANGET KYUHYUNNNNN HUHUHU walaupun nyebelin karena emg posesif bgt tp malah bikin melting huhuhuhuhuhuhhhhhhhuu

  78. hankims_ais berkata:

    Daebak thorr (y) ..

    Bener” kerennn,, smpe ikutan mewek saia..

  79. Lovey denalisa berkata:

    Lagi lagi lagi…
    Malsudnya sequel..

    Masih kurang ni moment romantisnta..
    Kebanyakan debat mereknya

  80. hayrazhaa berkata:

    I Love Kyuhwa Moment , sederhana tapi manis . Entah kenapa aku selalu tersentuh dengan kata “aku merindukanmu” . Terdengar benar-benar manis , mungkin karena karakter kyuhyun yg sama dengan seseorang yang aku suka . Tidak terlalu suka bicara , dingin dan tidak pernah menunjukkan perasaannya .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s