Catch Me If You Can (Part 7-End)

cmiyc-7

Emotions and Logic don’t work well together. – L –

(Emosi dan akal sehat tidak bisa bekerja sama dengan baik)

 

Author’s POV

KyuHyun melirik jam tangan dipergelangan kirinya sekilas, kemudian menghela nafas. Sudah hampir tengah malam dan dia masih belum pulang karena harus menunggu seseorang.

Tidak, tidak ada yang menyuruhnya untuk menunggu. Dia sendiri yang ingin menunggu wanita itu. Wanita itu… Park Hyo-Hwa.

KyuHyun memperhatikan gerak-gerik wanita itu yang sibuk menulis-nulis sesuatu yang tidak dia  tahu apa disebuah kertas, kemudian kembali mengetikkan sesuatu dikomputernya. Entah kasus seperti apa yang membuat Hyo-Hwa menjadi mabuk kerja seperti itu.

KyuHyun menyerah untuk menunggu, jadi dia memutuskan untuk keluar menghampiri detektif wanita itu.

“Tidak ada jadwal lembur untukmu malam ini. Ayo pulang.”

Hyo-Hwa mendongak, menatap KyuHyun tidak suka. Pria itu suka sekali memerintah. Dan dia benci hal itu.

“Aku lembur atau tidak memang itu urusanmu?” tanyanya kesal.

KyuHyun mendengus, memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya menatap wanita itu dingin.

“Sepertinya kau lupa. Jadi aku akan berbaik hati mengingatkanmu.” Ujar KyuHyun menundukkan wajahnya hingga sejajar dengan wanita itu.

“Aku atasanmu” ujarnya setengah berbisik.

Hyo-Hwa mengerjap-ngerjapkan matanya merasakan nafas pria itu yang langsung menampar keras wajahnya. Bau mint, dan dia hampir mabuk hanya karena bau mint itu.

KyuHyun menundukkan kepalanya, penasaran dengan kasus yang membuat wanita itu lupa waktu. Matanya membulat saat melihat sebuah foto yang terletak diatas meja kerja Hyo-Hwa.

“Opium?” gumamnya menyadarkan Hyo-Hwa dari dunia mimpinya.

Hyo-Hwa buru-buru membereskan berkasnya dan menjauhkan dari jangkauan mata KyuHyun. Wanita itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena gugup.

Opium sudah  meninggal beberapa hari yang lalu. Gadis itu mati kehabisan darah setelah menusuk jantungnya sendiri dengan kawat besi yang terdapat pada bra-nya. Gadis muda itu tidak mau memberitahukan apapun tentang Hitler, atasannya itu.

Tidak ada yang mengungkit ataupun menyelidiki tentang kematian Opium, hasil autopsi menyatakan kalau gadis itu bunuh diri. Memang bunuh diri, Hyo-Hwa juga tidak meragukan hal itu. Dia hanya tidak mengerti kenapa gadis itu lebih memilih mati daripada membongkar identitas Hitler yang sebenarnya.

Tidak. Bukan hanya dia. Semua anak buah Hitler akan lebih memilih mati daripada harus membongkar identitas Hitler. Tidak akan ada yang memberitahu siapa Hitler dan dimana dia berada jadi Hyo-Hwa memutuskan untuk menyelidikinya sendiri.

Alasan kenapa Hyo-Hwa masih berada dikantor sampai sekarang adalah karena dia mulai mendapatkan titik terang tentang siapa Hitler itu. Dari riwayat hidup gadis itu yang semasa kecilnya berada dipanti asuhan dan saat remaja tinggal dikawasan elit, Apgujung.

Perubahan yang terlalu drastis untuk seseorang yang bahkan belum memiliki pekerjaan tetap. Hyo-Hwa mengumpulkan beberapa rekaman CCTV dari apartemennya dan mendapatkan satu hal yang sangat menarik.

Tepat dihari sebelum gadis itu tertangkap dia terekam CCTV apartemennya sedang menghubungi seseorang dengan handphone pribadinya dan menangis. Hyo-Hwa memperbesar ukuran video sehingga dapat melihat nomor yang dihubungi gadis itu.

Hyo-Hwa sudah melacak nomor itu  dan yang mengejutkan detektif wanita itu adalah nomor yang Opium hubungi ternyata milik Menteri Pertahanan Hwang Jae-Min.

Begitu banyak pertanyaan yang muncul dikepala Hyo-Hwa saat ini. Dan dia sedang mengumpulkan beberapa bukti lagi untuk bisa menginterogasi sang Menteri Pertahanan sebelum KyuHyun datang dan merusak seluruh fokusnya.

“Hentikan penyelidikanmu detektif Park. Ini perintah.”

Hyo-Hwa menatap KyuHyun tidak percaya.

Apa katanya tadi? Hentikan penyelidikan? Setelah semua kerja kerasnya ini?

“Aku tidak mau.” Ujar wanita itu keras kepala. “Lagipula aku mulai menemukan titik terang tentang keberadaan Hitler.” Sambungnya percaya diri.

“Benarkah? Siapa yang kau curigai?” tanya KyuHyun tidak peduli.

“Menteri Pertahanan Hwang Jae-Min.”

KyuHyun membulatkan matanya, menatap wanita itu terkejut.

“Hentikan penyelidikan.” Ujar KyuHyun tegas dan kali ini lebih serius.

“Kenapa? Karena dia Menteri Pertahanan? Apa seseorang dengan jabatan tinggi tidak boleh dicurigai?” tanya Hyo-Hwa menyindir.

“Detektif Park!” teriak KyuHyun memperingatkan.

Air mata wanita itu nyaris jatuh saat mendengar teriakan KyuHyun dan ekspresi marah pria itu. Hyo-Hwa membuang mukanya, membereskan berkasnya dan langsung pergi dari tempat itu. Tidak tertarik lagi untuk melanjukan investigasinya.

 

*****

Hyo-Hwa menekan tombol lift didepannya tidak sabar, dia ingin menghilang secepatnya dari tempat itu sebelum KyuHyun datang. Dia tidak ingin menangis lagi, menunjukkan kelemahannya didepan pria itu.

Tapi, percuma saja. Saat pintu lift akan tertutup KyuHyun menahan pintu lift tersebut dengan tangannya. Pria itu masuk kedalam lift dan berdiri disamping Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa diam, tidak mengatakan apapun. Masih marah sepertinya. Baiklah, dia itu anak satu-satunya dan tidak pernah dimarahi oleh orangtuanya. Wajar saja dia bereaksi seperti itu saat KyuHyun memarahinya. Sangat berlebihan.

KyuHyun juga diam, tidak tahu harus berbicara apa. Tidak ingin minta maaf juga. Dia hanya ingin Hyo-Hwa harus lebih menekan rasa penasarannya, juga lebih menjaga dirinya. Tidak menantang bahaya seperti itu. Dan menurutnya hal seperti itu bukanlah hal yang perlu dimaafkan.

Klik…

Lampu lift mati, Hyo-Hwa terkejut dan entah secara sengaja atau tidak menarik lengan baju KyuHyun. Mereka berada didalam lift, dan itu sedikit mengerikan.

Hanya beberapa detik sampai akhirnya lampunya hidup kembali. KyuHyun tahu kalau wanita itu akan melepaskan tangannya saat lampu hidup jadi dia sudah berjaga-jaga. Dan tepat saat lampu itu hidup kembali dia menahan pergelangan wanita itu.

Hyo-Hwa menarik tangannya, tapi percuma saja KyuHyun tidak akan melepaskannya. Setidaknya sampai wanita itu tidak marah lagi padanya.

“Kepala kepolisian Cho.” Ujar Hyo-Hwa masih berusaha menarik tangannya. “Tolong lepaskan….”

Ucapan Hyo-Hwa terhenti saat KyuHyun menarik tubuhnya, mengurungnya dalam tubuh pria itu.

“Kepala kepolisan…”

“Sebentar.” Ujar pria itu lemah, hampir tidak terdengar. Hyo-Hwa diam, tidak memberontak lagi. Dia hanya merasa nyaman berada dengan posisinya sekarang.

“Kali ini. Hanya sekali ini. Dengarkan aku.” KyuHyun mengeratkan pelukannya membuat Hyo-Hwa tidak bisa menarik nafasnya dengan baik.

“Hentikan penyelidikan.”

Hyo-Hwa tidak menjawab, tidak membalas pelukan KyuHyun juga. Membuat KyuHyun takut dengan penolakan wanita ini dan semakin mengeratkan pelukannya.

Sikap pria itu sedikit aneh, tidak seperti biasanya. Cho KyuHyun biasanya tidak akan menunjukkan sikapnya secara terang-terangan seperti ini.

Tapi, sepertinya KyuHyun sekarang tidak sedang berada dalam kondisi dimana pikirannya seharusnya. Dia merasakan firasat buruk. Tentang wanita ini. Wanita yang sampai sekarang masih tidak mau membalas pelukannya.

Hyo-Hwa tidak tahu harus bereaksi seperti apa didepan KyuHyun, setidaknya untuk saat-saat seperti ini. Disaat pria itu menunjukkan sifat hangatnya.

Hangat. Benar, sangat hangat. Tangan wanita itu terangkat menuju punggung KyuHyun, membalas pelukannya. Dan dia merasa jantungnya akan meledak sebentar lagi. Jantungnya selalu bereaksi sangat berlebihan jika sudah menyangkut pria ini.

“Baiklah.” Ujar Hyo-Hwa mengalah.

Dia merasa nyaman saat bersama KyuHyun. Jadi, tidak salahnya juga kan dia membuat pria itu merasa nyaman juga.

KyuHyun tersenyum diam-diam, dia memang menjadi bodoh seperti itu karena menyukai Hyo-Hwa. Dia hanya merasa senang. Mungkin karena wanita itu mau mendengarkan perkataannya atau mungkin juga karena tangan wanita itu yang sekarang berada dipunggungnya, membalas pelukannya.

Ting…

Pintu lift itu terbuka dan polisi muda bernama Kim Jun-Myeon yang selalu datang dan berada ditempat yang tidak seharusnya itu berdiri, melihat pemandangan didepannya dengan ekspresi bodoh.

Hyo-Hwa buru-buru mendorong tubuh KyuHyun menjauh saat menyadari Jun-Myeon yang berdiri didepan pintu lift sedang memandangi mereka. Wanita itu memperbaiki rambutnya yang terlihat masih baik-baik saja.

KyuHyun masih berada dibawah alam sadarnya saat tiba-tiba saja Hyo-Hwa tergesa-gesa keuar dari lift. Meninggalkannya sendiri. Lagi.

KyuHyun menatap Jun-Myeon dengan tatapan membunuh. Ingin mencekik bocah itu sekarang juga. Tapi, untuk saat ini dia harus menundanya. Dia harus mengejar wanita itu dan membawanya pulang dengan selamat sampai rumah.

Ah, sial. Kenapa Kim Jun-Myeon itu selalu merusak acaranya? KyuHyun terus mengumpat dalam hati, meninggalkan Jun-Myeon yang masih menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Polisi muda itu juga bertanya pada dirinya sendiri, ‘kenapa dia selalu berada ditempat yang tidak tepat?’

 

*****

KyuHyun’s POV

Aku berdiri terdiam dipadang rumput yang sangat luas. Tidak ada manusia atau makhluk hidup apapun. Apa ini mimpi? Tubuhku bahkan terlalu sulit untuk sekedar berjalan sekalipun.

Aku berbalik, menggunakan seluruh kemampuanku untuk bisa bergerak. Mataku terbelalak kaget saat melihat Hyo-Hwa berdiri ditempat yang tidak terlalu jauh denganku tapi tidak dapat kugapai dengan tanganku.

“Hyo…” ucapanku terhenti saat aku melihat dia menatapku dengan wajah ingin menangis.

“Apa yang…?”

Tubuh Hyo-Hwa terhuyung kesamping bersamaan dengan suara tembakan. Aku tidak bergerak,  kepalaku kosong dan aku nyaris tersedak karena tidak bisa menghirup oksigen secara normal lagi.

Darahnya mengalir deras membuat baju rajut putihnya berubah warna. Aku ingin menghampirinya, membawanya kabur atau apa. Tapi, kakiku tidak mau mendengar perintahku.

“Hyo-Hwa!” teriakku kehilangan kendali.

“Park Hyo-Hwa!!”

Aku melihat orang yang menembak Hyo-Hwa itu. Dia menggunakan blazer hitam dan aku tidak bisa mengenali wajahnya yang berada sangat jauh dari jangkauan mataku.

Dia kembali mengarahkan revolpernya pada Hyo-Hwa. Ini benar-benar brengsek. Dia tersenyum miring, mengatakan sesuatu yang tidak kutahu apa.

Dorr…

Tubuhku tersentak kaget dan saat aku sadar aku ternyata masih berada dikamarku. Di atas tempat tidur.

“Aah, sial.” Kataku frustasi.

Aku melihat jam dinding dikamar, jam 5 pagi. Mimpi sialan. Seharusnya aku bisa beristirahat beberapa jam lagi karena waktu tidurku yang berkurang tadi malam.

Mimpi? Benar. Hanya mimpi. Dan aku berharap tidak akan pernah menjadi kenyataan.

 

 

*****

Aku memperhatikan gerak-gerik Hyo-Hwa, dari wanita itu datang tadi pagi sampai sekarang. Baiklah, sepertinya pekerjaanku seharian ini hanya menjadi penguntit. Tapi, aku merasa tidak tenang. Seperti… akan ada hal buruk yang terjadi.

Hari ini dia terlihat begitu cantik dengan stelan jasnya. Tidak, dia memang selalu terlihat cantik. Kulit yang putih seperti salju dan wajah keibuan. Aku pasti sudah gila karena terlalu ingin memilikinya.

Mungkin dia membenciku, tidak menyukaiku untuk beberapa alasan. Tapi, setidaknya dia mengenaliku walaupun sebagai orang yang tidak disukainya.

Entah apa yang wanita itu bicarakan dihandphonennya tiba-tiba saja dia terburu-buru pergi dan mengabaikan panggilan Ji-Hyun. Senior kesayangannya itu.

Aku baru saja akan mengikutinya saar handphoneku bergetar.

Nomor pribadi. Siapa yang menghubungiku disaat-saat seperti ini?

“Yeobeoseyo?” jawabku tergesa-gesa. Tanganku sudah berada digagang pintu hanya tinggal menariknya sebelum terdengar suara asing itu dari sambungan telepon.

“Apa kabar. Marcus-sshi?”

Tanganku berhenti bergerak. Mendadak merasa takut. Bukan. Bukan karena dia mengetahui identitasku. Tapi, aku takut kalau mimpi itu benar-benar akan menjadi nyata.

Suaranya disamarkan, dan ini bukan lelucon.

“Siapa kau?”

Orang ini tertawa keras, seolah-olah senang mendengar pertanyaanku. Benar-benar brengsek.

“Apa kau ingin melihat pemandangan yang menarik?” tanyanya terkesan menakutiku.

Aku tidak menjawab, disituasi begini aku tidak mungkin menolak atau menerima permintaannya begitu saja. Ini kondisi menjijikkan dimana akulah yang sepertinya akan kalah.

“Lihatlah kebawah.” katanya kemudian.

Aku mengikuti perintahnya, hanya ingin memastikan kalau tidak ada hal buruk yang akan terjadi. Aku menarik tirai ruanganku pelan dan tidak bisa percaya dengan apa yang sedang kulihat sekarang ini.

 

*****

Author’s POV

“Kalau kau tidak ingin Cho KyuHyun mati sebagai pencuri. Ikuti perintahku.”

Hyo-Hwa  menggumam iya, walaupun selama ini dia sangat berambisi untuk membongkar identitas pria itu tapi dia sama sekali tidak ingin melakukan hal licik semacam ini. Membunuh?

Manusia bukanlah Tuhan yang berhak menghukum kesalahan seseorang dengan kematian.

“Keluar dari kantor sekarang juga.”

Hyo-Hwa mengikuti perintah orang tersebut, dia keluar dari kantornya dan saat berada dihalaman luar. Sebuah mobil berhenti didepannya. Diikuti beberapa pria berjaket kulit hitam yang langsung menariknya paksa masuk kedalam mobil.

Dia berusaha memberontak, dan mereka langsung membungkan mulut Hyo-Hwa dengan sapu tangan berisi obat bius.

KyuHyun melihatnya, melihat kejadian itu dengan kepala yang hampir pecah. Dia pada akhirnya membuat Hyo-Hwa terpaksa menanggung akibat atas semua perbuatannya selama ini.

“Apa yang kau inginkan?” tanya pria itu akhirnya.

Lagi-lagi orang itu tertawa. Membuat KyuHyun terus mengumpat dalam hati.

“Aku ingin kau tersiksa sampai kau memohon untuk kematianmu sendiri pada Tuhan.”

“Kau punya masalah denganku bukan? Lepaskan Hyo-Hwa sekarang .”

Orang itu tertawa sinis. “Kau sedang tidak berada diposisi dimana kau bisa mengaturku. Marcus-sshi.”

“Aku yang akan mengatur semua permainan ini.”

KyuHyun mendengar setiap kata yang keluar dari mulut orang itu dengan seksama.

“Aku sudah memasang 2 bom di dua tempat yang berbeda. Pertama. Pergilah ke Sang Am-Dong. Dan aku akan memberimu satu kata kunci, seperti yang sering kau lakukan saat kau akan mencuri.” Kata orang itu menyindir.

“Goose”

KyuHyun mengerutkan keningnya bingung. Apa maksud orang ini sebenarnya? Hanya satu kata?

“Kalau kau tidak menemukan jawaban dari kata kunci yang kuberikan dalam waktu 30 menit…” ujarnya menggantung.

“Duaarr… Tempat itu akan meledak. Menebus semua dosa-dosamu. Dan kabar baiknya adalah kau baru tahu dimana letak bom kedua setelah menemukan bom pertama.” Orang itu tertawa lagi, sebelum akhirnya memutuskan sambungan teleponnya.

KyuHyun menggeram, pria itu mengacak-acak rambutnya frustasi. Rasanya ingin berteriak dan menumpahkan semua kekesalannya. Tapi, sekarang bukan saatnya memikirkan semua kesalahannya.

Dia harus menyelamatkannya. Wanita itu.

KyuHyun menarik nafas dalam kemudian menghembuskannya pelan. Berusaha untuk tetap tenang. Dia tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun untuk kali ini.

Pria itu baru saja membuka pintu ruangannya saat polisi muda Kim Jun-Myeon itu juga mendorong pintunya. Masuk tanpa memikirkan sopan santun.

“Kepala kepolisian Cho!!” panggilnya panik.

Dia nyaris menabrak KyuHyun yang berada tepat didepannya karena terlalu tergesa-gesa.

“Detektif Park diculik.”

KyuHyun menghela nafas, dia tidak akan melibatkan lebih banyak anak buahnya untuk kasus yang memang harus dipertanggungjawabkan olehnya.

Ji-Hyun, senior Hyo-Hwa itu juga masuk kedalam ruangannya setelah mendengar ucapan Jun-Myeon. Sudah pasti wanita itu juga khawatir sekarang.

“Kalian tunggu disini.” Ujar KyuHyun tegas. “Aku akan membawanya kembali dengan selamat.”

“Tapi ini kasus penculikan kepala kepolisian Cho.” Kata Ji-Hyun cemas.

“Aku akan membawanya kembali.” Ulang pria itu tegas, nyaris berteriak. Membuat kedua anak buahnya itu terdiam. “Dengan selamat.” Sambungnya lalu meninggalkan ruangannya.

Dia tidak punya banyak waktu untuk berdebat. Semuanya seperti mimpi buruk yang menjadi kenyataan dalam hitungan detik.

 

*****

KyuHyun memperhatikan sekelilingnya, Sang Am Dong. Sudah 5 menit setelah pembicaraannya ditelepon tadi. Berarti tinggal 25 menit lagi sebelum bom itu meledak.

Goose, dalam bahasa inggris memiliki dua arti yang  berbeda. Pertama angsa dan kedua orang yang bodoh. Kalau maksud dari goose itu adalah angsa mungkin saja yang dimaksud adalah putri angsa.

Putri angsa pernah hampir mati saat pangeran menembaknya dengan panah. KyuHyun memutuskan untuk ketempat itu. Toko penjual alat panah. Lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali.

“Selamat datang~” sambut pemilik toko itu ramah.

KyuHyun mengangguk sopan, membalas sapaannya. Matanya menjelajah seluruh isi toko mencari benda mencurigakan yang mungkin saja berisi bom.

“Ada yang bisa saya bantu?” tanya pramuniaga itu sopan.

KyuHyun menggeleng. ”Maaf, aku harus mencari sesuatu.” Jawabnya sambil menuju kesetiap sudut ruangan dan  mulai mencari.

Tapi, tidak apapun. Mungkin bukan ditempat ini.

“Apa yang anda cari?”

“Tidak ada. Maaf menganggu waktumu.”

KyuHyun keluar dari tempat itu mencoba berpikir lagi. Goose? Apa goose yang dimaksud orang bodoh? Tapi, apanya yang bodoh?

KyuHyun mengacak rambutnya frustasi. Sialan. Ini benar-benar menyebalkan. Rutuknya dalam hati.

Tinggal 20 menit lagi. Tidak ada waktu untuk berfikir. Pria itu memutuskan akan memasuki setiap toko disini. Menjadi pria tidak bersopan santun untuk sehari.

Pria itu mulai berlari, memasuki setiap toko yang berada dijalan Sang Am Dong. Tidak peduli dengan tatapan ingin tahu orang-orang yang melintas dihadapannya. Dia bahkan masuk kesetiap lorong dan mencari disekitar tong sampah.

Dia sangat takut, takut kalau dia lengah dan melewatkan benda penting yang mungkin saja isinya adalah bom itu.

KyuHyun mengatur nafasnya yang terengah-engah, duduk dipinggir jalan. Kakinya bahkan bergetar, bukan hanya kelelahan tapi juga takut.

4 menit lagi. Tinggal empat menit lagi, dan dia masih belum bisa mengetahui letak bom itu. Apa yang sebaiknya dia lakukan?

KyuHyun memejamkan matanya, mengatur nafas agar tetap tenang. Pria itu tidak pernah terlihat semenyedihkan ini.

KyuHyun membuka matanya saat mendengar suara mobil yang diparkirkan didepan toko penjual baju pengantin hanbok didepannya. Seorang wanita keluar dari mobil itu diikuti oleh seorang pria, kemudian berjalan berdampingan. Calon pengantin sepertinya.

KyuHyun memperhatikan sepasang baju pengantin yang dipajang ditoko tersebut. Sepasang baju hanbok dengan kombinasi warna merah dan hitam. Sangat cantik.

“Tunggu dulu…” gumam pria itu pelan.

“Pengantin? Pernikahan? Dan… Goose?”

Angsa adalah simbol pasangan pengantin agar menua bersama dalam tradisi pernikahan korea. Kalau goose yang dimaksud adalah angsa, bukankah berarti…

Pria itu langsung bangun dari tempatnya, dengan tergesa-gesa masuk kedalam toko tersebut. Dia mengabaikan sapaan pramuniaga yang menyambutnya, matanya bergerak gelisah mencari tempat bom itu.

Sampai matanya menangkap sebuah kotak yang diletakkan dibawah tempat duduk diruang tunggu. KyuHyun berlari mengambil kotak itu dengang sangat hati-hati.

Dan saat dia membukanya, matanya langsung membulat, mengetahui sisa waktu yang tertulis dibom tersebut. 45 detik lagi.

Pengunjung ditempat itu terlihat panik dan langsung keluar tanpa diperintah. KyuHyun menarik nafas dalam, bom ini menggunakan password. 5 huruf.

Dan dia tidak memiliki waktu untuk berfikir lagi. Pria itu mengandalkan keberuntungannya kali ini. Jari tangannya bergetar saat memasukkan password bom itu.

GOOSE.

Bom waktu itu berhenti di 5 detik terakhir. Benar-benar sebuah keberuntungan. KyuHyun baru saja bernafas lega saat sederet kalimat muncul dilayar bom tersebut.

Soraepogu Station. 02.15 PM, D-0

“02.15?” gumam pria itu, sesaat kemudian melirik jam tangan dipergelangan kirinya. 02.05PM.

“Sial, tinggal 10 menit lagi.” Umpatnya sambil bergegas pergi dari tempat itu.

Semua orang yang berada diluar tempat itu menatapnya penasaran sekaligus bertanya saat melihat KyuHyun keluar dengan selamat.

“Aku sudah menonaktifkan bomnya. Hubungi polisi.” Ujarnya sambil berlari pada pemilik toko tersebut.

Nyonya muda itu mengangguk mengerti, mengucapkan terima kasih yang entah sempat didengar atau tidak oleh KyuHyun. Sekarang dia tidak memiliki banyak waktu untuk hanya sekedar berbasa-basi.

 

 

*****

“D-0. Apa maksudnya pintu masuk kereta api?” Tanya KyuHyun tidak pada siapapun.

Kereta api itu berangkat dari stasiun Soraepogu menuju stasiun Songdo. Akan ada 6 stasiun yang dilewati dan menempuh waktu sekitar 23 menit. Jika dijumlah dengan pemberhentian kereta selama 30 detik disetiap stasiun maka ada penambahan waktu sekitar 3 menit lagi. Disaat seperti ini, satu detikpun akan sangat berharga.

KyuHyun menyandarkan tubuhnya, terus berfikir. Kode pintu masuk biasanya terdiri dari dua angka. Kalau maksud D itu adalah angka keempat dalam alphabet, lalu apa maksud nol?

Tidak ada kode pintu masuk 4-0 disini. KyuHyun terus berusaha untuk memecahkan kode itu, dengan segala kemungkinan. Rumus matematika misalnya?

KyuHyun mengambil catatan kecil beserta pena dari saku bajunya. Mulai mencoba beberapa rumus yang dia ketahui. Walaupun dia menjelajah seluruh tempat dikereta api ini, waktunya tidak akan cukup. Jadi dia lebih memilih menggunakan otaknya.

Pria itu terus menulis-nulis rumus matematika itu dicatatan  kecilnya dan sudah 13 menit berlalu tanpa dia sadari. KyuHyun mengecek jam ditangannya, mengumpat tidak jelas kemudian pergi dari tempat itu.

Tidak ada cara lain, dia harus mencarinya secara manual tidak peduli kalau-kalau ada penumpang yang mencurigainya atau apa. Dia harus bertindak lebih agresif.

Mata KyuHyun bergerak gelisah setiap dia melewati satu pintu kereta api. Dia takut, kalau-kalau dia lengah dan melewatkan satu saja benda mencurigakan ditempat itu.

KyuHyun mengecek setiap kolong tempat duduk, tempat penyimpanan barang sampai kekamar mandi, tapi dia tidak menemukan barang apapun yang mencurigakan.

Kereta api membuatnya tidak bisa bergerak bebas, dan itu sangat menyulitkannya.

Waktu tersisa hanya 6 menit, apa dia akan mati begitu saja ditempat ini? KyuHyun mengacak rambutnya frustasi. Semuanya tidak boleh berakhir seperti ini kan?

“Paman?”

KyuHyun menoleh, melihat seorang gadis kecil yang sepertinya masih berumur 5 tahun berdiri didepannya.

“Paman sepertinya kurang sehat. Bagaimana kalau duduk bersamaku disana.” Katanya sambil menunjuk sebuah tempat duduk yang sepertinya juga ada ibunya disana.

Ibu muda itu menunduk sopan kemudian tersenyum ramah pada KyuHyun.

Pria itu mecoba menolak, ini bukan saat yang tepat untuk duduk dan berbicara dengan anak kecil. Tapi, sayang sekali. Gadis kecil itu sangat keras kepala. Dia terus menarik tangan KyuHyun agar ikut bersamanya.

KyuHyun mengikutinya, dan akhirnya duduk ditempat yang sama dengan gadis kecil itu.

“Paman. Aku akan sekolah tahun depan. Kata ibu aku harus pintar menulis mulai sekarang.”

KyuHyun tersenyum kaku, kemudian mengangguk membenarkan perkataan gadis kecil itu.

“Kau harus menjadi anak yang pintar.” Ujar KyuHyun mengacak rambut gadis kecil itu.

Gadis kecil itu tersenyum, kemudian duduk menghadap jendela. Dia menghembuskan nafasnya disana lalu menulis angka-angka yang diingatnya.

KyuHyun menatap sekelilingnya. Berapa nyawa yang akan mati karena kesalahannya? Pikirnya.

Kepalanya rasanya hampir pecah dan dia merasa akan gila karena semua ini. Seharusnya hanya dia yang menanggungnya. Bukan orang-orang ini.

“Eomma~ sepertinya rambutku berantakan.” Gadis kecil itu merajuk lalu mengambil sebuah cermin dari tas ibunya.

KyuHyun memperhatikan gadis kecil itu. Begitu manis dan lugu. Seharusnya dia bisa hidup lebih lama, bukannya mati sia-sia seperti ini.

Mata KyuHyun menangkap tulisan gadis itu dari balik cermin. Sedikit acak-acakan.

Tapi, mendadak ide lain terlintas dikepalanya.

“Maaf. Apa paman bisa meminjam cerminnya sebentar?”

Gadis kecil itu sedikit terkejut, tapi tetap mengangguk dan menyerahkan cermin itu pada KyuHyun.

Pria itu mengeluarkan catatan kecil dari saku bajunya. D-0 kalau tulisannya diletakkan tepat didepan cermin maka akan menjadi… B-8.

KyuHyun langsung bangun dari tempatnya, mungkin tempat yang dimaksud adalah pintu masuk 2-8. Pria itu berlari secepat yang dia bisa, bahkan menabrak beberapa orang tanpa sempat meminta maaf.

Nafas pria itu tampak tidak teratur saat dia berada dipintu masuk 2-8. Tidak begitu banyak penumpang. Hanya ada seorang pria berumur 35 tahunan yang tertidur disudut kereta.

KyuHyun mulai mencari, dibawah tempat duduk dan ditempat penyimpanan barang. Dan saat dia mencari dibawah tempat duduk tepat didepan pintu masuk dia melihat sebuah tas berwarna biru gelap yang sepertinya tidak memiliki pemilik.

KyuHyun membuka tas itu, dan nafasnya nyaris tercekat saat melihat isi didalam tas itu.

Bom.

Dan sisa waktunya hanya 8 detik lagi, tangan KyuHyun terangkat dengan jari telunjuk yang diacungkan untuk mengetik password.

Pikirannya kosong, dia tidak sempat berfikir apakah kodenya 4-0 atau 2-8. Dan dia mengetikkan 2-8 secara tidak sadar. Mungkin karena tempatnya sekarang.

Dan sepertinya dia memang sedang sangat beruntung, waktu dibom itu berhenti didua detik terakhir.

Pria itu terduduk. Tidak memiliki tenaga lagi. Rasanya seperti nyawanya baru saja diambil paksa lalu dilemparkan lagi kedalam tubuhnya. Sangat menyesakkan.

Kyuhyun mengambil handphone didalam saku celananya saat merasakan benda itu bergetar. Dia mencoba untuk mengembalikan tenaganya, menghirup udara secara tenang sebelum akhirnya menjawab teleponnya.

“Kau berhasil? Aku cukup terkejut.”  Ujar orang itu menyindir.

KyuHyun menghembuskan nafasnya pelan, mencoba untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi.

“Apa lagi yang kau inginkan sekarang?” tanya KyuHyun kesal.

“Apapun itu aku rasa itu bukan urusanmu.”

Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat menahan emosi yang akan meledak. Tapi, dia harus menjaga sikap dengan baik agar bisa memastikan kalau wanita itu akan selamat.

“Aku ingin mendengar suaranya.” Ujarnya tiba-tiba memohon.

Orang itu tertawa sinis tapi mengabulkan permintaan KyuHyun.

“Bicaralah. Kekasihmu ingin mendengarkan suaramu.”

Orang itu meletakkan handphonnya pada telinga Hyo-Hwa. Menarik lakban yang menutup mulut wanita itu kasar.

KyuHyun bisa mendengar suara ringisan Hyo-Hwa. Dia menggeram, tapi masih bertahan untuk tidak mengeluarkan emosinya.

“KyuHyun~a…” panggil Hyo-Hwa, suaranya terdengar serak dan KyuHyun bisa memastikan kalau sekarang wanita itu menangis.

“Kau baik-baik saja?” Tanya KyuHyun dengan nafas tercekat.

Hyo-Hwa bergumam iya, menahan isakan tangisnya. Baik-baik saja? Iya, setidaknya dia masih hidup.

“Tunggu aku. Aku akan membawamu pulang.”

Hyo-Hwa lagi-lagi bergumam iya, kali ini KyuHyun bisa mendengar suara tangisan wanita itu. Dan hal itu semakin membuatnya ingin langsung berada ditempat itu, memeluknya dan mengatakan kalau semuanya akan baik-baik saja.

“KyuHyun~a…” panggil wanita itu lagi, dia menggigit bibir bawahnya. Menahan isakannya sendiri yang  sepertinya tetap tidak akan berhenti.

“9… 12… 21” kata wanita itu pelan.

KyuHyun mengerutkan keningnya. Dia baru saja memecahkan dua kode dan sekarang harus melakukannya lagi?

“Apa…”

“Sudah cukup. Aku hampir muntah melihat ini.” Potong penculik itu jijik.

“Ulsan ‘M’ Factory. Kalau kau ingin melihat kekasihmu sebelum dia mati datanglah ketempat ini.”

 

*****

KyuHyun memasuki sebuah gudang  yang sepertinya jarang terpakai dari begitu banyak tempat dipabrik itu. Dia melihat sekelilingnya, penuh dengan debu dan barang bekas.

Pria itu menghentikan langkahnya, untuk sesaat tidak bisa menarik nafasnya. Dan sekarang dia berharap kalau ini adalah mimpi.

Hyo-Hwa berada tepat didepannya, dengan tangan dan kaki yang terikat. Wanita itu didudukkan disebuah kursi kayu dan mulutnya ditutup dengan lakban hitam. Ada sebuah handycam yang diletakkan disamping Hyo-Hwa.

Pria itu tidak peduli, apakah hal ini direkam atau tidak. Yang menjadi pusat perhatiannya adalah bagaimana kondisi wanitanya.

Dia bisa melihat dengan jelas air mata wanita itu yang bercampur dengan keringat dinginnya. Rambutnya yang terlihat berantakan dan ekspresi tidak berdaya wanita itu.

KyuHyun berlari menghampirinya, ingin melepaskan wanita itu dan menyuruhnya pulang sekarang juga. Hyo-Hwa menggelengkan kepalanya tidak setuju, menjerit dengan suara tertahan.

KyuHyun tidak mendengarkannya, dia tetap berlari sampai akhirnya terdengar suara tembakan bersamaan dengan darah yang mengucur dari bahu wanita itu. Langkah pria itu terhenti, matanya membulat tidak percaya.

“Park Hyo-Hwa!!” teriaknya frustasi.

“Tenang, anak muda.” Ujar seseorang.

KyuHyun seperti pernah mendengar suara itu, merasa sangat familiar tapi tidak bisa mengingatnya.

Orang itu keluar dari persembunyiannya, berjalan pelan keluar dari kegelapan dan KyuHyun tidak bisa menyembunyikan ekspresi terkejutnya saat melihat pelaku dari semua kekacauan ini.

“Menteri Pertahanan Hwang Jae-Min?” panggil KyuHyun tidak percaya.

“Kau terkejut?” Tanya menteri pertahanan itu menebak ekspresi KyuHyun.

KyuHyun terdiam. Dia tahu, siapa menteri pertahanan ini. Mafia narkotika paling besar diKorea Selatan. Orang yang selama ini selalu diincarnya tapi dia masih belum menemukan bukti kuat untuk menangkapnya.

“Hitler.” Ujar KyuHyun tidak menjawab pertanyaan menteri pertahanan itu.

Hwang Jae-Min tersenyum licik, mengarahkan revolpernya kearah KyuHyun.

“Kau sama seperti kekasihmu. Kalian terlalu banyak mencampuri urusan pribadi orang lain.”

Menteri pertahanan itu memindahkan sasaran tembakannya pada Hyo-Hwa, tersenyum sinis melihat keadaan wanita itu sekarang.

“Jangan libatkan dia.” Ujar KyuHyun masih berusaha tenang, walaupun sebenarnya dia sangat cemas melihat darah yang terus keluar dari bahu wanita itu.

“Kau takut dia mati?” Tanya Hwang Jae-Min masih mengarahkan revolpernya pada Hyo-Hwa.

“Kehilangan seseorang yang berharga karena kesalahanmu akan lebih menakutkan daripada kematianmu sendiri.” Ujar menteri pertahananmu itu terlihat sedih saat mengatakannya.

“Aku akan membuatmu merasakannya.” Hwang Jae-Min menatap dendam KyuHyun.

“Hwang Ji-Yoon. “ ujar KyuHyun tenang. “Anak dari simpananmu bukan? Atau aku harus menyebut dengan nama samarannya? Opium”

Menteri Pertahanan itu menatap KyuHyun terkejut, air matanya terlihat jatuh saat KyuHyun mengungkit tentang gadis muda pengedar narkoba itu.

 

*****

“Berhentilah Ji-Yoon~ya. Kau tidak perlu melakukan semua ini.” Ujar Hwang Jae-Min berusaha membujuk putri kesayangannya itu.

“Aniya. Aku harus menjadi anak yang berbakti. Appa sudah memberikan yang terbaik untukku jadi aku akan melakukan yang terbaik untuk appa.” Jawab gadis muda itu keras kepala.

Dia keluar dari lift apartemen mewahnya, ingin pergi kesuatu tempat. Ayahnya selalu memberikan apapun untuknya tanpa perlu dia minta.

Hwang Ji-Yoon. Anak dari wanita yang sangat dicintai Jae-Min. Satu-satunya hal yang paling berharga dalam hidupnya. Menteri pertahanan yang biasanya bersikap arogan itu menjadi sangat lunak kalau sudah berhadapan dengannya.

Dia ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya itu, dan tidak ingin gadis itu melakukan hal yang sangat berbahaya untuk membalas budi padanya.  Tapi, gadis itu mewarisi sifat keras kepala ibunya. Tidak mendengarkan perkataan orang lain.

“Bagaimana kalau sesuatu yang buruk terjadi padamu?” Ujar pria setengah baya itu pelan.

Berapa kalipun dia mengatakan hal ini gadis itu tetap saja keras kepala dan tidak mau mendengarkannya.

“Aku bisa menjaga diriku dengan baik appa.” Jawab gadis itu berusaha membujuk ayahnya.

Walaupun dibuang kepanti asuhan dan tidak diakui sebagai anak dihadapan orang lain, Ji-Yoon tetap sangat menghargai ayahnya. Setidaknya didepannya dia mengakuinya.

“Appa…” panggil Ji-Yoon pelan. Entah kenapa tiba-tiba merasa sedih mengingat masa lalunya. Gadis itu menangis, dalam diam. “Aku menyayangimu.”

 

*****

Hwang Jae-Min memejamkan matanya, tangannya mengepal kuat.

“Jangan pernah memanggil anakku seperti itu.” Ancam Hwang Jae-Min.

“Seharusnya dia tidak mati dengan cara seperti itu. Seharusnya aku menolak lebih keras keinginannya untuk membalas budi padaku.”

Menteri pertahanan itu menatap KyuHyun sinis. “Kau akan membayar semua ini.”

Hwang Jae-Min mengarahkan revolpernya pada kepala Hyo-Hwa, menantang KyuHyun.

“Kalau kau tidak ingin aku membunuh kekasihmu aku ingin kau mengatakan sesuatu.” Ujarnya masih dengan senyum licik.

“Akuilah siapa kau sebenarnya. Marcus-sshi.”

Hyo-Hwa menggelengkan kepalanya dengan sisa kekuatannya. Wanita itu, wanita yang selalu mengancam untuk membongkar identitasnya itu sekarang malah tidak mengijinkan KyuHyun untuk mengakui siapa dia sebenarnya.

Hyo-Hwa merasa ini bukanlah cara yang benar. Kalau memang KyuHyun harus mengakui dirinya adalah Marcus seharusnya tidak dengan cara seperti ini. Tidak dengan menjebaknya seperti ini.

KyuHyun tersenyum pahit. Darah Hyo-Hwa terus keluar tanpa henti dan pria itu mengutuk dirinya habis-habisan dalam hati.

“Baiklah.” Ujar KyuHyun akhirnya.

Hyo-Hwa menjerit-jerit tidak tenang, menyuruh KyuHyun untuk berhenti. Tapi, sepertinya pria itu tidak mau mendengarkannya. KyuHyun memang tidak pernah mendengar perkataannya.

“Aku. Kepala Kepolisian Pusat Seoul. Cho KyuHyun.” Katanya pelan namun tegas, dia menarik nafasnya mengumpulkan kekuatannya.

“Mengakui kalau sebenarnya aku adalah…” pria itu menghentikan ucapannya. Melihat Hyo-Hwa dengan tatapan bersalah.

Hwang Jae-Min kembali membenarkan letak revolpernya dikepala Hyo-Hwa, tersenyum licik.

“Aku adalah…”

Hwang Jae-Min menggerakkan jari telunjuknya bersiap untuk menembak. Walaupun KyuHyun mengakui siapa dia sebenarnya menteri pertahanan itu tetap tidak akan melepaskan Hyo-Hwa. Dia akan membuat KyuHyun menderita seumur hidupnya karena kesalahannya.

“Marcus.”

Hwang Jae-Min tersenyum penuh kemenangan, dia baru saja akan menembak kepala Hyo-Hwa sebelum KyuHyun meraih revolper disaku bajunya, hanya dalam seperkian detik saar dia mengarahkan dan langsung menembak tangan kanan menteri pertahanan itu membuat revolpernya jatuh.

Hwang Jae-Min terjatuh, berteriak kesakitan. KyuHyun menghampirinya, menatap pria tua itu kasihan. Dia mengarahkan revolpernya kearah dada kanan Hwang Jae-Min dengan mata berkilat marah. Menteri pertahanan itu memejamkan matanya, seolah tidak keberatan dengan tindakan KyuHyun.

Dorr…

Hwang Jae-Min membuka matanya, tidak merasakan apapun. KyuHyun tidak menembaknya, tapi handycam yang merekamnya tadi.

“Aku bukan orang brengsek sepertimu.” Ujar KyuHyun dengan wajah mengeras.

Dia berbalik, menatap Hyo-Hwa yang nyaris hampir kehilangan kesadarannya. Mata pria itu berair, nyaris menangis saat melihat keadaan Hyo-Hwa.

KyuHyun melepas perekat hitam dimulut Hyo-Hwa, sehati-hati mungkin agar wanita itu tidak merasa kesakitan. Dia membuka tali yang mengikat tangan dan kaki Hyo-Hwa kemudian berlutut didepan wanita itu.

“Ayo kita pulang.” Ujar pria itu serak.

Hyo-Hwa mengangguk sambil menangis. Dia menangis, untuk begitu banyak alasan. Salah satunya adalah karena KyuHyun datang, dan menyelamatkannya.

KyuHyun mengulurkan tangannya, membawa Hyo-Hwa berdiri bersamanya. Tubuh wanita itu bergetar, nyaris tidak bisa berdiri dengan baik.

KyuHyun baru saja akan membawa Hyo-Hwa kedalam gendongannya saat tiba-tiba saja tubuh wanita itu menabraknya bersamaan dengan suara tembakan.

Pria itu membeku, oksigen rasanya menipis ditempatnya membuatnya hampir tersedak. Tubuh Hyo-Hwa hampir merosot jatuh sebelum KyuHyun menarik pinggang wanita itu dan membawanya kedalam pelukannya.

“HWANG JAE-MIN!!!” teriak KyuHyun emosi.

Pria itu hampir gila, bagaimana mungkin seseorang bisa melakukan hal sekejam ini? Hyo-Hwa bahkan hampir tidak sadar dan pria tua itu menembaknya lagi dipunggung kirinya. Bagaimana kalau sampai mengenai jantung wanita itu?

KyuHyun mengeluarkan revolpernya tidak sabar, menembak tangan kiri Hwang Jae-Min. Tangan yang pria tua itu gunakan untuk menebak Hyo-Hwa. Sasarannya beralih, da menembak kaki kanan, kemudian kaki kirinya agar dia tidak bisa kabur kemana-mana.

KyuHyun baru saja akan menembak jantung pria tua itu, saat Hyo-Hwa tiba-tiba saja meremas bahunya kuat.

“Kau tidak sama seperti dia.” Ujar wanita itu dengan nafas terputus. “Kau… tidak sebrengsek dia.”

KyuHyun menurunkan senjatanya, memeluk wanita itu erat.

“Ayo kita pulang.” Ajak Hyo-Hwa.

KyuHyun mengangguk, mendudukkan wanita itu kemudian menaikkannya kepunggungnya. Dengan posisi ini dia bisa membawa Hyo-Hwa sambil berlari, dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi atau wanita itu akan mati kehabisan darah.

“Kau tahu arti dari angka 9, 12 dan 21?” Tanya Hyo-Hwa saat dia berada dipunggung KyuHyun.

KyuHyun menggeleng, berdiri secara perlahan agar wanita itu tidak merasa sakit karena gerakannya yang tiba-tiba. Air matanya jatuh, entah untuk alasan apa. Mungkin saja dia terlalu takut kalau terjadi sesuatu yang buruk pada wanita ini, seperti… tidak bisa melihatnya lagi.

“Alphabet.” Ujar Hyo-Hwa pelan.

9 = I

12 = L

21 = U

“Aku menyukaimu.”

Nafas KyuHyun tercekat bersamaan dengan air matanya yang jatuh. Hyo-Hwa menyandarkan kepalanya dipunggung pria itu, tidak bergerak.

“Kau… tidak boleh mati.” Kata KyuHyun dengan suara serak. “Aku ingin kau mengatakannya sekali lagi, dengan cara yang lebih benar.”

KyuHyun berlari secepat yang dia bisa dari tempat itu. Dan saat dia sampai dipintu gudang itu seseorang membuka pintunya kasar, membuat KyuHyun silau dengan cahaya yang menembus matanya.

“Kepala kepolisian Cho!!” panggil seseorang.

KyuHyun membuka matanya dan mendapatkan anak buahnya sudah memenuhi tempat itu. Ji-Hyun, tentu saja dia. Wanita itu tidak mungkin duduk diam dan menunggu saat hoobae kesayangannya sedang berada dalam masalah.

“Apa kami terlambat?” tanyanya menghampiri KyuHyun.

“Aku harap belum” jawab KyuHyun melirik Hyo-Hwa.

KyuHyun berlari menuju mobilnya, dan Ji-Hyun langsung mengikutinya. Wanita itu membukakan pintu belakang untuk KyuHyun dan berlari menuju kursi pengemudi.

“Hwang Jae-Min. Tangkap dia, atas tuduhan penculikan, percobaan pembunuhan dan… Bandar narkotika, Hitler.” Ujar KyuHyun sebelum masuk kedalam mobil.

Para polisi itu awalnya nampak terkejut, tapi melihat wajah serius atasannya akhirnya mereka mengangguk patuh lalu memberi hormat.

KyuHyun masuk kedalam mobil itu, tidak ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi. Pria itu menyandarkan kepala Hyo-Hwa dibahunya, tangannya menggenggam erat tangan wanita itu. Terus berdoa agar wanita itu bertahan.

“Hyo-Hwa akan baik-baik saja.” Ujar Ji-Hyun bisa membaca pikiran KyuHyun hanya dari ekspresi wajah pria itu.

“Tidak.” Jawab pria itu pelan. Tangannya meremas tangan Hyo-Hwa kuat. “Dia harus baik-baik saja.”

 

*****

KyuHyun masuk kedalam sebuah kamar pasien, berdiri saat sudah berada tepat didepan tempat tidur wanita itu. Park Hyo-Hwa.

Sudah empat hari dan wanita itu masih memejamkan matanya, tidak terlihat bosan sama sekali. Dan KyuHyun hampir gila karena semua ini.

Pria itu mengambil handuk yang telah disediakan oleh pihak rumah sakit. Memasukkannya kedalam air hangat, kemudian meremasnya.

Dia mendekatkan tempat duduknya agar bisa menjangkau tubuh Hyo-Hwa. KyuHyun mulai membasuh tangan Hyo-Hwa dengan handuk basah itu, kegiatan yang selalu dilakukannya selama beberapa hari ini.

Hyo-Hwa itu selalu bersikap tidak peduli, juga akan menolak kalau harus berdekatan dengannya. Jadi, dia melakukan semua ini dengan harapan wanita itu akan sadar dan memarahinya atau mungkin kabur? Seperti yang biasa wanita itu lakukan. Dan KyuHyun akan mengejarnya, memeluk wanita itu dengan sangat kuat agar dia tidak bisa kemana-mana lagi.

KyuHyun tersenyum pahit, pertama kalinya dia menyukai seseorang dan akhirnya sangat tidak menyenangkan. Dia menggenggam tangan Hyo-Hwa, menyandarkannya didahinya. Berdoa untuk wanita itu.

“Park Hyo-Hwa.”ujar KyuHyun pelan. “Kalau kau mendengarkan, panggil namaku.”

Dia merindukannya, suara Hyo-Hwa saat memanggil namanya. Cara dia bersikap dan sifat keras kepalanya yang malah membuat KyuHyun terhibur. Dia ingin mendengarkannya lagi, atau dia akan benar-benar gila.

“Cho… KyuHyun.”

 

*****

Pengacara Park keluar dari mobilnya, diikuti oleh istri dan anak perempuannya. Salju menutup hampir seluruh jalanan Seoul dan mereka tetap datang kekediaman keluarga Cho untuk memenuhi undangan mereka. Merayakan malam natal bersama.

Semuanya dalam keadaan yang sangat baik, kecuali putri tunggal mereka. Wajah gadis kecil itu merengut tidak jelas dan terus bergerutu.

“Hyo-Hwa~ya, mana sopan santun-mu? Tersenyumlah.” Bujuk ibu Hyo-Hwa kesal.

Hyo-Hwa kecil tidak mendengarkan ibunya, wajahnya masih merengut. Gadis kecil itu memang tidak pernah patuh pada ibunya.

“Sudahlah, kau harus mengerti kondisinya juga.” Kata ayah Hyo-Hwa bijak.

Hyo-Hwa kesal, bukan tanpa alasan. Mobil remote-nya baru saja dicuri dan itu cukup membuat suasana hatinya memburuk.

“Selamat datang~” sambut nyonya Cho ramah diikuti oleh suaminya.

Mereka saling berpelukan dan berbicara hal yang tidak terlalu dipedulikan Hyo-Hwa. Gadis kecil yang masih berumur 5 tahun itu menggenggam erat tangan ayahnya. Merasa sedikit gugup dan juga malu.

“Ini putri mu?” Tanya tuan Cho kemudian menunduk agar bisa mensejajarkan wajahnya dengan Hyo-Hwa.

Pengacara Park bergumam iya, mengisyaratkan anaknya untuk memberi salam.

“Anyeongihaseyo~” ujar gadis itu sopan sambil menunduk.

Tuan Cho tersenyum ramah, membawa gadis kecil itu kedalam gendongannya.

“Ireumi mwoeyo?” tanya tuan Cho menatap wajah gadis kecil  itu yang sepertinya masih sedikit kesal.

“Park Hyo-Hwa imnida.”

Tuan Cho mengangguk mengerti, mengajak keluarga Park masuk karena jika lebih lama berada diluar mereka bisa terkena flu.

KyuHyun kecil berlari-lari kecil dari tangga saat mendengar suara dibawah. Dia tersenyum senang sambil memegang buku tugas matematika yang telah diselesaikannya. Untuk pertama kali.

Ayahnya selalu menyuruhnya untuk belajar, menjadi anak yang pintar agar tidak membuat malu keluarga. Dan hari ini dia baru saja menyelesaikan tugas matematika pertamanya. Ingin menunjukkan pada ayahnya, agar bisa mendapatkan sedikit pujian mungkin?

KyuHyun baru saja akan menghampiri ayahnya saat melihat seorang gadis kecil berada didalam gendongan ayahnya. Dia menyembunyikan buku tugasnya, mendadak merasa sangat marah.

Ayahnya, tidak pernah memanjakannya begitu. Sejak dia mulai sekolah ayahnya menjadi sedikit lebih keras dan selalu menyuruhnya belajar. Dia anak bungsu didalam keluarganya, dan pemandangan seperti ini cukup membuatnya sakit hati.

“Ah, KyuHyunie~. Ayo kemari. Beri salam pada pengacara Park dan istrinya.” Ujar ibu KyuHyun saat melihat anaknya yang berdiri didekat tangga.

KyuHyun menggenggam kuat buku ditangannya, menghampiri keluarga itu kemudian membungkuk sopan.

“Anyeonghaseyo.” Ujar KyuHyun sopan.

Pengacara Park dan istrinya tersenyum ramah pada KyuHyun tapi, KyuHyun terlihat tidak begitu mempedulikannya. Pandangannya terfokus pada ayahnya yang masih sibuk berbicara dengan gadis kecil yang bahkan tidak dia tahu namanya.

“Ooh, jadi mobil remote mu dicuri.” Ujar ayah KyuHyun pada Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa mengangguk dengan wajah merengut. “Kalau aku besar nanti aku akan menjadi detektif dan menangkap semua pencuri.”

Ayah KyuHyun tertawa keras mendengar perkataan Hyo-Hwa dan hal itu membuat KyuHyun semakin tidak menyukai Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa merasakan seseorang sedang memandanginya, gadis kecil itu mengangkat wajahnya lalu melihat KyuHyun yang sedang menatapnya tidak suka.

Gadis kecil itu mengerutkan keningnya bingung, bukankah ini pertama kalinya dia ke tempat ini? Lalu, kenapa anak itu terlihat… sangat tidak menyukainya?

KyuHyun pergi dari tempat itu, tanpa ada niat untuk memperlihatkan hasil kerja kerasnya pada ayahnya.

 

*****

Hyo-Hwa mengumpulkan salju didepannya, membentuknya hingga bulat dan mulai membuat boneka salju kecil untuknya sendiri. Kegiatan favoritnya dimusim salju.

Gadis kecil itu tersenyum puas saat melihat hasil kerja kerasnya, bertepuk tangan untuk dirinya sendiri karena merasa terlalu senang. Dia baru saja akan masuk kedalam rumah keluarga Cho lagi saat merasakan seseorang melemparnya dengan bola salju.

Hyo-Hwa  membalikkan tubuhnya kesal, baru akan berteriak saat lagi-lagi dia dilempari bola salju. Dia menatap laki-laki kecil didepannya geram. Dia… kalau tidak salah anak yang tadi sempat memperkenalkan diri didepan ayah dan ibunya.

Namanya… siapa nama anak itu? Ah, gadis itu lupa.

KyuHyun kembali melempari Hyo-Hwa dengan bola salju yang sepertinya memang sudah dia persiapkan, tidak peduli dengan ekspresi Hyo-Hwa yang terlihat akan menangis.

“Mobil remote mu hilang?” tanya KyuHyun mengambil bola saljunya lagi.

“Kau suka permainan laki-laki bukan? Beginilah cara kami bermain.”

KyuHyun melempar Hyo-Hwa lagi dan kali ini mengenai leher gadis kecil itu. Hyo-Hwa menundukkan kepalanya, menangis. Bahu gadis kecil itu bergetar dan dia menggigit bibir bawahnya menahan isakannya.

Sebenarnya Hyo-Hwa sangat ingin marah, dan membalas perbuatan KyuHyun. Tapi, dia sedang berada dirumah orang sekarang. Bersikap egois bukanlah hal yang bisa dilakukannya.

KyuHyun terlihat tidak akan menghentikan kegiatannya melempari Hyo-Hwa sampai saat seseorang datang dan tentu saja, memarahinya.

“Cho KyuHyun!” teriak Ah-Ra gusar.

Gadis itu adalah kakak perempuannya. Dan sepertinya kakaknya baru pulang dari les biolanya dilihat dari penampilannya.

KyuHyun berhenti, kalau ada seseorang yang sangat dia hargai maka orang itu adalah kakaknya sendiri.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Ah-Ra menghampiri Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa menundukkan kepalanya, masih menangis.

“Cih. Dasar siluman salju.” Ejek KyuHyun.

“KyuHyun!” tegur Ah-Ra geram.

Adik laki-lakinya itu kali ini bertindak terlalu keterlaluan.

“Ayo kita masuk.” Ajak Ah-Ra menggenggam tangan Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa mengikuti perkataan Ah-Ra, lagipula dia tidak ingin berada lebih lama lagi ditempat itu. Ditempat dia sangat dibenci.

“Hati-hati nuna, dia itu siluman salju. Bisa-bisa rohmu dimakan olehnya.” Ujar KyuHyun memperingatkan.

Ah-Ra memelototi KyuHyun, menegur adiknya lagi. Tapi, sepertinya adiknya itu tidak terlalu peduli. Dia mengangkat bahunya lalu pergi dari tempat itu tanpa merasa bersalah.

 

*****

KyuHyun bangun dari tempat tidurnya, mengacak-acak rambutnya kesal. Dia melirik jam dikamarnya, jam 11 malam dan dia masih belum bisa tidur.

Laki-laki kecil itu turun dari ranjangnya, menyusun bantal lalu menutupnya dengan selimut. Berjaga-jaga kalau ayahnya mengeceknya nanti.

Dia tidak bisa tidur, setelah pesta malam natal yang sangat membosankan itu. Tapi, sepertinya dia cukup senang saat mengetahui Hyo-Hwa sedang dalam suasana yang sangat buruk. Wajahnya terus saja merengut tadi.

KyuHyun memasukkan gameboard nya kedalam bajunya, mengendap-endap turun menuju taman belakang rumah. Tempat persembunyiannya bermain game.

Dia tersenyum puas saat sampai ditempat itu, menghidupkan gamenya dan memulai permainan. Laki-laki kecil itu duduk disebuah kursi kayu panjang tepat didepan kolam ikan. Sengaja memilih  tempat ini, setidaknya dia tidak merasa kesepian.

KyuHyun terlihat begitu serius memainkan gameboardnya, tidak peduli dengan sekitarnya. Sampai saat dia merasakan angin berhembus sedikit lebih kencang membuat rambut hitamnya bertebangan dan tiba-tiba terdengar suara langkah kaki.

Laki-laki kecil itu menelan ludahnya susah payah, sangat takut. Hati-hati dia menolehkan kepalanya kebelakang, mendengar suara langkah kaki yang semakin mendekat. Dia baru saja akan melempar apapun yang berada dalam jangkauannya selain gameboard kesayangannnya kearah makhluk yang tidak diketahuinya itu sampai saat bulan bersinar sangat terang dan…

“Siluman salju?”

Hyo-Hwa juga terlihat sangat terkejut saat melihat KyuHyun yang ternyata berada ditempat itu juga. Tapi… tunggu dulu. Apa katanya tadi? Siluman salju?

KyuHyun tersenyum sinis, kemudian kembali melanjutkan permainannya yang sempat tertunda.

“Apa yang kau lakukan sendirian ditempat ini?” tanya Hyo-Hwa.

Gadis kecil itu ingin berdamai, lagipula besok dia sudah akan pulang. Dia tidak ingin memiliki musuh.

“Bukan urusanmu.” Jawab KyuHyun ketus.

Hyo-Hwa mengembungkan pipinya kesal. Sepertinya KyuHyun memang tidak mau berdamai dengannya.

Gadis itu membalikkan tubuhnya, ingin masuk kedalam kamarnya dan membatalkan rencananya untuk melihat salju dimalam hari. Kebiasaan anehnya. Gadis kecil itu merasa salju dimalam hari sangat cantik. Seperti berada didunia es krim vanilla. Itulah yang selalu dikatakannya pada ibunya.

“Hey, siluman salju.” Panggil KyuHyun saat gadis itu baru berjalan beberapa langkah.

Hyo-Hwa membalikkan tubuhnya, mendengar panggilan KyuHyun. Mungkin saja bocah nakal itu berubah pikiran dan mau berbaikan dengannya.

KyuHyun bangun dari duduknya, memasukkan gameboardnya kedalam saku jaket dan berdiri berhadapan dengan Hyo-Hwa.

“Setelah besok, jangan pernah muncul dihadapanku lagi.” Kata KyuHyun datar.

Hyo-Hwa menatap KyuHyun tidak percaya. Bagaimana mungkin dia bisa mengatakan hal seperti itu padanya. Apa dia memang sangat membencinya? Tapi, apa alasannya?

“Melihat wajahmu membuatku muak.”

Hyo-Hwa menangis, dikatai seperti itu mau tidak mau membuatnya merasa sedih. Walaupun dia tidak tahu apa alasan KyuHyun begitu membencinya.

“Kenapa?” tanya gadis kecil itu terisak.

KyuHyun merengutkan keningnya bingung. Tidak mengerti maksud pertanyaan Hyo-Hwa.

“Kenapa kau sangat membenciku?”

KyuHyun tersenyum sinis, menatap gadis itu tidak suka.

“Karena kau gadis penjilat yang suka mencari perhatian.” Jawab KyuHyun dengan gaya sombongnya.

Dia tidak mempedulikan air mata Hyo-Hwa yang terus mengalir, laki-laki kecil itu kembali duduk ditempatnya, ingin melanjutkan gamenya. KyuHyun mengeluarkan gameboard yang sudah dimasukkan kesaku jaketnya tadi dan entah karena tangannya yang licin atau apa gameboard itu terjatuh dan masuk kedalam kolam ikan didepannya.

KyuHyun ingin mengambilnya tapi dengan cuaca seperti ini dia bisa beku walau air itu hanya menyentuh telapak tangannya. Dia membalikkan tubuhnya, menatap Hyo-Hwa garang.

“Ini semua karena kau!!” teriaknya emosi.

Hyo-Hwa tersentak, pertama kalinya dia mendengar seseorang berbicara dengan suara seperti itu padanya.

“Kau menarik perhatian ayahku, membuatnya begitu menyukaimu. Dan sekarang!!”

“Kau membuat satu-satunya benda yang bisa membuatku terhibur rusak!”

KyuHyun bangun dari tempatnya, meninggalkan tempat itu dengan langkah besar-besar. Dia sangat kesal dan tidak ingin bertahan lebih lama lagi atau mungkin dia akan memukul Hyo-Hwa. Hyo-Hwa perempuan, setidaknya dia mengingat hal itu.

Hyo-Hwa berjalan pelan menuju kolam renang itu, masih terisak. Gadis itu menunduk mencoba menggapai gameboard yang berada didalam kolam ikan yang tidak terlalu dalam itu.

Tangannya membeku saat air itu menyentuh kulitnya, tapi dia bertahan. Mencoba menggapai-gapai benda kesayangan KyuHyun itu. Tanpa sadar kalau dia akan jatuh karena terlalu memajukan tubuhnya.

“Aaah…” gadis kecil itu berteriak pelan, bepikir kalau dia akan terjatuh sebelum seseorang menangkap tangan kirinya.

“Kau gila? Apa kau ingin mati?” cerca KyuHyun emosi.

Hyo-Hwa tersenyum tipis, melanjutkan kegiatannya menggapai-gapai gameboard KyuHyun. Tidak peduli dengan semua umpatan yang KyuHyun tujukan padanya.

“Ini dia.” Kata gadis kecil itu senang.

KyuHyun terkejut saat melihat Hyo-Hwa mengeluarkan gameboard kesayangannya dari dalam kolam ikan itu. Gadis kecil itu mengeringkan benda itu dengan mengelapnya dibajunya. Dan KyuHyun hanya bisa melongo, melihatnya seperti orang bodoh.

Hyo-Hwa menghidupkan gameboard itu dan beruntung benda itu masih mau hidup walaupun sudah masuk kedalam air.

“Ini. Benda kesayanganmu.” Kata Hyo-Hwa sambil menyerahkan gameboard itu pada KyuHyun.

“Aku juga memiliki benda yang sangat kusukai dan saat benda itu hilang aku sangat sedih. Jadi, aku mengeri perasaanmu.” Jelas Hyo-Hwa panjang lebar, mengingat mobil remotenya yang hilang.

“Maaf. Membuatmu merasa terganggu, besok aku akan pergi dan tidak akan pernah muncul dihadapanmu lagi.” Hyo-Hwa membungkukkan tubuhnya lalu meninggalkan KyuHyun yang masih berdiri mematung seperti orang bodoh.

Dia merasa sudah menjadi anak yang sangat brengsek sekarang. Kenapa gadis itu harus bersikap seperti itu? Seharusnya dia marah, dan tidak membuatnya malah merasa sangat bersalah seperti ini.

KyuHyun tidak berusaha mengejar gadis itu untuk meminta maaf, terlalu malu. Dia takut kalau Hyo-Hwa akan membalas semua perbuatannya.

Dia baru saja akan pergi saat melihat benda berkilauan yang berada didekat kolam. KyuHyun memungutnya, melihat benda itu baik-baik. Sebuah gelang putih dengan inisial H.

“H?” gumam KyuHyun.

Dia melihat Hyo-Hwa yang sudah masuk kedalam rumah dan menghilang dari pandangannya.

“Mungkin ini miliknya.” Kata KyuHyun lalu memasukkan gelang itu kedalam saku jaketnya.

 

*****

“Terima kasih untuk natal kali ini.” Ujar nyonya Park senang.

Keluarga Park terlihat sudah bersiap-siap akan pulang. Diantar oleh keluarga Cho kecuali KyuHyun. Anak itu tidak terlihat lagi setelah sarapan tadi.

“Kalian harus sering-sering datang kesini.” Ujar tuan Cho ramah.

Para orang tua itu masih berbicara, membuat Hyo-Hwa sedikit bosan. Tapi, dia juga tidak berani merengek untuk cepat-cepat pulang dan memotong pembicaraan para orang tua itu.

Gadis kecil itu menggosok-gosokkan telapak tangannya merasa kedinginan dan baru tersadar kalau gelang pemberian neneknya itu tidak ada lagi. Dia terlihat panik dan langsung berlari masuk kedalam rumah lagi tanpa sempat memberitahu pada orang tuanya.

“Hyo-Hwa eodiga~?” tanya ibunya terkejut melihat anaknya yang berlari masuk kedalam rumah keluarga Cho.

“Sebentar. Aku ingin mencari gelang pemberian nenek.” Jelasnya sambil terus berlari.

“Kau harus cepat ya.” Ujar ibunya sedikit berteriak.

“Iya~” jawabnya cepat.

Hyo-Hwa masuk kedalam kamarnya tidur tadi malam, mencari diatas kasur tapi tidak ada. Dia mencari diseluruh lantai, sampai dikamar mandi tapi tetap saja tidak bisa menemukannya.

Gadis kecil itu hampir menyerah untuk mencari, tapi itu gelang berharga pemberian neneknya sebelum dia meninggal. Dia mencoba mengingat-ingat tempat-tempat yang pernah dilewatinya dirumah ini.

“Taman belakang.” Gumamnya, lalu langsung berlari menuju tempat itu.

Gadis kecil menghentikan langkahnya saat dia berada dihalaman belakang kediaman keluarga Cho, melihat KyuHyun yang berdiri ditempat itu, membelakanginya.

Dia baru saja akan membatalkan niatnya untuk mencari saat KyuHyun memanggil namanya. Tidak, itu bukan namanya. Tapi nama yang KyuHyun berikan untuknya.

“Siluman salju.” Panggil KyuHyun pelan.

Hyo-Hwa menghentikan langkahnya, menatap KyuHyun yang menatapnya datar.

‘Mungkin dia masih membenciku.’ Pikir gadis itu melihat ekspresi KyuHyun.

“Maaf. Aku hanya ingin mencari gelangku yang hilang. Aku tidak akan muncul dihadapanmu lagi.” Gadis itu membungkuk, baru saja akan pergi lagi tapi kali ini KyuHyun menahannya dengan menarik tangannya.

Hyo-Hwa tampak terkejut dengan perubahan Kyuhyun yang begitu tiba-tiba, tapi masih berusaha bersikap tenang.

“Ini.” Kata KyuHyun menyerahkan gelang berinisial ‘H’ itu ketangan Hyo-Hwa.

Gadis kecil itu melihat gelang yang berada ditangannya, dan langsung tersenyum senang karena akhirnya dia bisa menemukan benda itu kembali.

Sebenarnya KyuHyun ingin menyembunyikannya. Agar nanti dia punya alasan untuk menemui gadis itu lagi. Tapi, dia tidak bisa melakukannya saat melihat wajah  panik Hyo-Hwa.

“Maaf.” Kata KyuHyun pelan.

Hyo-Hwa mendongak, terkejut dengan kata-kata KyuHyun. Dia tidak salah dengar kan? Atau dia sedang bermimpi? Kenapa bocah menyebalkan ini bisa mengatakan maaf padanya?

“Kenapa meminta maaf?” tanya Hyo-Hwa. Terlihat sangat bodoh saat menanyakannya.

“Karena…” jawab KyuHyun gelagapan.

Dia melihat kearah lain, menolak membalas tatapan Hyo-Hwa. Terlihat sangat bingung dan tidak tahu cara menjelaskan lagi.

“Karena kau bodoh.” Jawab KyuHyun akhirnya.

Hyo-Hwa mengembungkan pipinya kesal, KyuHyun baru saja bersikap manis dan sekarang kembali menyebalkan seperti biasanya.

“Terima kasih.” Ujar Hyo-Hwa buru-buru, dia baru teringat kalau ibunya menyuruhnya untuk tidak lama-lama tadi.

“Tunggu.” Cegah KyuHyun menarik tangan Hyo-Hwa lagi.

“Apa?” tanya Hyo-Hwa bingung.

“Eum… itu.” KyuHyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Hyo-Hwa masih menatap KyuHyun, menunggu apa yang akan dikatakan laki-laki itu penasaran.

“Kau boleh datang kesini lagi.” Ujar KyuHyun pelan. “Datanglah kapanpun  kau mau, jadi kita bisa bermain bersama.”

Hyo-Hwa tidak bisa mempercayai apa yang sedang dikatakan KyuHyun.

‘Sepertinya kepalanya terbentur tadi.’ Pikir Hyo-Hwa.

“Kau dengar tidak?” tanya KyuHyun sedikit berteriak.

“Beginilah seharusnya. Kau itu tidak cocok berbicara manis.” Gerutu Hyo-Hwa mengembungkan pipinya.

“Kau tidak boleh melupakanku, mengerti?” ancam KyuHyun.

Hyo-Hwa lagi-lagi mengembungkan pipinya kesal.

“Tapi, aku tidak bisa mengingat wajah orang dengan baik. Eomma sering memarahiku karena penyakit nenek-nenekku ini.” Jelas Hyo-Hwa merasa sedikit bersalah.

“Aish. Dasar kau ini!!” Bentak KyuHyun geram. “Kalau begitu ingat saja namaku.” Kata KyuHyun akhirnya.

“Namaku sangat bagus, jadi kau tidak mungkin bisa melupakannya.” Ujarnya percaya diri.

“KyuHyun. Cho KyuHyun.”

“Cho KyuHyun?” ulang Hyo-Hwa mengeja nama KyuHyun baik-baik. KyuHyun mengangguk, tersenyum senang karena gadis itu sangat penurut.

“Namaku Park Hyo-Hwa.” Ujar gadis itu memperkenalkan dirinya.

“Aku sudah tahu.” Jawab KyuHyun sombong.

Hyo-Hwa benar-benar dibuat kesal oleh bocah didepannya ini. Bocah sombong, suka memerintah dan tidak mau diatur.

“Aku tidak akan melupakan namamu. Jadi, kau juga  harus mengingat namaku dengan baik. Mengerti?”

Hyo-Hwa mengangguk patuh.

“Namamu KyuHyun.” Ujar gadis itu mengeja nama KyuHyun lagi.

“Cho… KyuHyun.”

 

*****

“Cho… KyuHyun.”

Mata Hyo-Hwa terbuka secara perlahan, dan mendapatkan pemandangan yang sangat indah. Wajah pria itu yang kini sedang berada tepat didepannya. Cho KyuHyun.

KyuHyun begitu cemas saat melihat kondisi Hyo-Hwa yang sangat lemah. Dia menekan tombol darurat untuk memanggil dokter secara tidak sabar. Wanita itu harus diperiksa terlebih dahulu agar kepalanya bisa tenang dan behenti memikirkan hal buruk.

Seorang dokter dan perawat datang setelah beberapa menit dan langsung memeriksa keadaan Hyo-Hwa. KyuHyun berdiri dengan mata yang tidak lepas dari Hyo-Hwa. Takut kalau sesuatu terjadi pada wanita itu.

“Bagaimana keadaanmu nona Park?” tanya Dokter itu ramah.

“Baik dokter.” Jawab wanita itu lemah.

Dia selalu seperti itu, tidak mau berbicara jujur tentang apa yang sedang dia rasakan. Wanita itu merasa kalau mengatakan kalau dia baik maka semuanya akan baik-baik saja.

Dokter itu tersenyum, “Kau harus segera sembuh.” Ujar dokter itu menyemangati kemudian menghampiri KyuHyun.

Hyo-Hwa tidak tahu apa yang dokter itu bicarakan dengan KyuHyun, mereka berdiri dipintu kamar dan bicara hanya berdua.

“Anda sangat beruntung nona.” Ujar perawat yang sedang mengukur tekanan darah Hyo-Hwa dengan senyum terkulum.

“De?” tanya Hyo-Hwa tidak mengerti.

Sakit begini apanya yang beruntung? Pikir wanita itu bingung.

“Kekasihmu itu.” Ujar perawat wanita itu sambil melirik KyuHyun. “Dia selalu datang setiap pagi, membasuh tangan dan kaki nona dengan handuk hangat. Walaupun sebenarnya itu adalah tugasku. Dia bilang nona tidak suka kalau dia menyentuhnya jadi dia melakukannya agar nona cepat bangun.”

Hyo-Hwa menatap KyuHyun yang masih membelakanginya dan berbicara dengan dokter itu tidak percaya. Pria menyebalkan seperti Cho KyuHyun kenapa bisa melakukan hal semanis itu?

“Aku iri padamu nona.” Goda perawat itu.

“Ta-tapi kami tidak memiliki hubungan apa-apa.” Jelas Hyo-Hwa gugup.

“Eh, benarkah?” ujar perawat itu tidak yakin. “Kalau begitu aku masih punya kesempatan kan?”

“De?” tanya Hyo-Hwa terkejut.

“Hahaha, tidak. Aku hanya bercanda.” Tawa perawat itu meledak. Dia tersenyum geli melihat ekspresi cemburu Hyo-Hwa.

“Selesai. Aku pamit dulu nona.” Ujar perawat itu sopan sambil membereskan peralatannya.

Hyo-Hwa tersenyum kearah perawat itu, perawat muda yang sangat cantik. Pasti banyak pria yang menyukainya. Wanita itu masih memperhatikan perawat cantik itu sampai matanya terfokus pada pria itu lagi.

Cho KyuHyun itu memang bisa menarik fokusnya dengan sangat mudah kan? Seperti sekarang. Hyo-Hwa memperhatikan pria itu baik-baik. Dia menggunakan kemeja hitam, dan menggulungnya hingga lengan. Memperlihatkan kulit putih pucatnya.

Benar, KyuHyun sedikit lebih pucat dan kurus. Apa mungkin terjadi sesuatu padanya saat kejadian itu? Atau mungkin dia mendapat masalah karena kejadian penculikan itu?

KyuHyun membungkukkan tubuhnya, berterima kasih pada dokter ahli bedah itu. Tidak ada infeksi apapun, dan wanita itu akan sembuh dalam beberapa hari. Berita baik yang membuat kepalanya menjadi sangat ringan.

KyuHyun menutup pintu kamar itu, menghampiri Hyo-Hwa. Melihat wajah wanita itu lagi dan kali ini dengan perasaan yang lebih tenang.

Pria itu duduk dipinggir ranjang, ingin berada lebih dekat dengan Hyo-Hwa. Dia sangat merindukan wanita itu tapi tidak tahu cara yang tepat untuk mengatakannya.

“Ada yang ingin kau tanyakan?” tanya KyuHyun membaca ekspresi Hyo-Hwa.

Wanita itu terlihat berfikir sebentar, sebelum akhirnya menjawab pertanyaan KyuHyun.

“Dimana ayah dan ibuku?” tanya Hyo-Hwa akhirnya mengurungkan niat awalnya yang sebenarnya ingin menanyakan keadaan KyuHyun.

KyuHyun terkekeh geli. Wanita itu… berapa sudah umurnya sekarang? Kenapa dia mencari ayah dan ibunya saat terbangun dari tidur panjang?

“Ibu dan ayahmu menjagamu dimalam hari dan aku menggantikan mereka siangnya.” Jelas KyuHyun singkat.

“Kenapa?” tanya Hyo-Hwa bingung.

KyuHyun mengerutkan keningnya bingung, tidak mengerti pertanyaan Hyo-Hwa.

“Kenapa kau yang harus menjagaku?” tanya Hyo-Hwa lagi.

KyuHyun tersenyum, tapi wajahnya terlihat sedih. Dia menundukkan tubuhnya hingga sekarang wajahnya tepat berada didepan wajah Hyo-Hwa. KyuHyun menggunakan kedua tangannya untuk menopang tubuhnya sendiri agar tidak menindih Hyo-Hwa.

Dia sangat ingin memeluk wanita itu, agar bisa memastikan kalau ini bukan mimpi. Tapi, dia juga memikirkan kondisi tubuh Hyo-Hwa. Wanita itu belum boleh terlalu bergerak.

KyuHyun menempelkan pipinya dipipi Hyo-Hwa, ingin merasakan suhu tubuh wanita itu. Dan juga ingin menghirup bau salju yang selalu dia hirup saat dia berada didekat Hyo-Hwa.

“Aku menjagamu. Karena aku tidak ingin menjadi orang yang terakhir yang mengetahui tentang kondisimu. Kalau orang tuamu mengijinkan mungkin aku sudah menjagamu siang dan malam jadi aku tidak perlu takut dengan kemungkinan kau akan tebangun dimalam hari.”

Hyo-Hwa diam, mendengarkan perkataan KyuHyun dengan baik. Pria itu tidak pernah berbicara sebanyak ini padanya dan ini adalah yang pertama.

“Aku pikir aku akan gila karena merindukanmu.”

KyuHyun mengangkat wajahnya menatap wajah Hyo-Hwa yang berada hanya beberapa inchi darinya. Dia ingin menahan diri, tapi godaanya terlalu besar saat jarak mereka setipis ini.

KyuHyun memulainya, dia menempelkan bibirnya pada bibir Hyo-Hwa, tidak ingin menunggu  penolakan dari wanita itu dia melumat bibir Hyo-Hwa dalam.

Ini keempat kalinya mereka berciuman dan KyuHyun tidak cukup sabar untuk melakukannya dengan lembut. Bibirnya bergerak liar, melumat setiap bagian bibir Hyo-Hwa tanpa ingin melewatkannya sedikitpun.

Tangan kanannya yang awalnya menopang tubuhnya bergerak menuju tangan Hyo-Hwa, menautkan jari-jarinya disana lalu menggenggamnya erat. Dia sangat merindukan wanita ini. Dia pikir dia akan gila karena sangat merindukannya. Dan sekarang dia sedang membalasnya, semua kekesalan dan kesedihannya.

Hyo-Hwa terlihat tidak membalas juga tidak menolak. Wanita itu bersikap sangat pasif dan itu karena KyuHyun. Dia selalu membeku setiap KyuHyun melakukan hal-hal seperti ini. Hal yang membuat hatinya hangat.

KyuHyun terlihat tidak akan berhenti melakukan kegiatannya dan saat wanita itu membalas genggaman tangannya akal sehatnya lenyap. Dia merangkak naik keatas kasur, berada tepat diatas tubuh Hyo-Hwa sekarang.

KyuHyun memiringkan kepalanya kekiri, membiarkan Hyo-Hwa menghirup nafas. Bibirnya tidak bisa berhenti bergerak barang sedetikpun. Pria itu memiliki nafas yang sangat panjang berbanding terbalik dengan Hyo-Hwa yang sepertinya mulai kehabisan nafas.

KyuHyun melepaskan bibirnya dengan sangat tidak rela, dan itu karena Hyo-Hwa. Nafas wanita itu terlihat memburu, menampar wajah KyuHyun lembut.

Pria itu tersenyum, puas dengan reaksi Hyo-Hwa sekarang. Wanita itu terlihat sangat kewalahan karena perbuatannya. KyuHyun menempelkan dahinya didahi Hyo-Hwa, membuat wanita itu terpaksa membuka matanya.

Tangan kanannya yang menggenggam tangan Hyo-Hwa dilepaskannya, mengelus kepala wanita itu lembut.

Hyo-Hwa masih mengatur nafasnya, menatap KyuHyun dengan mata berkunang-kunang. Kepalanya sangat pusing seperti baru meminum sebotol soju dan membuatnya sangat mabuk.

“Gwenchana?” tanya KyuHyun melepaskan dahinya dari dahi Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa menganggukkan kepalanya pelan, mendadak kehilangan suaranya. Cho KyuHyun itu… apa ada hal yang tidak bisa dilakukannya dengan sempurna? Kenapa dia selalu bisa membuat Hyo-Hwa menjadi anak autis begini?

KyuHyun tersenyum lagi, membuat ketampannya menjadi sangat tidak manusiawi. Seharusnya pria itu tidak tersenyum diposisi mereka sekarang ini. Karena Hyo-Hwa tidak bisa menyembunyikan ekspresi bodohnya.

“Kau sakit?” tanya Hyo-Hwa berusaha mengalihkan perhatiannya sendiri.

KyuHyun menggeleng, masih tersenyum. “Apa aku terlihat sakit?” tanya KyuHyun penasaran.

Hyo-Hwa mengangguk. “Kau terlihat sedikit pucat dan kurus.” Ujar wanita itu memperhatikan wajah KyuHyun.

“Apa terjadi sesuatu? Apa mereka menemukan rekaman itu?” tanya Hyo-Hwa cemas.

KyuHyun terkekeh geli, bukankah Hyo-Hwa sangat ingin membongkar identitasnya? Lalu kenapa dia merasa cemas sekarang?

“Tidak.” Jawab KyuHyun singkat.

Hyo-Hwa bernafas lega, membuat KyuHyun lagi-lagi terkekeh.

“Kau mencemaskanku? Kalau aku tidak salah ingat bukankah kau yang paling bernafsu membongkar rahasiaku?”

Hyo-Hwa terdiam, matanya menatap kearah lain menolak untuk melihat KyuHyun. Wanita itu menggigit bibir bawahnya merasa gugup tidak tahu kalau hal itu malah membuat KyuHyun ingin… menciumnya lagi.

“Maaf.” Ujar KyuHyun pelan, suaranya terdengar serak.

“Untuk?” tanya Hyo-Hwa tidak mengerti.

“Ini.” Ujar KyuHyun dibibir wanita itu.

KyuHyun kehilangan kendalinya lagi. Berada dijarak seperti ini membuat pikirannya benar-benar kacau.

Pria itu melumat bibir Hyo-Hwa lembut. Tangannya bergerak mengelus rambut wanita itu. Dia begitu merindukannya, jadi biarkan dia melakukan ini sampai dia merasa puas.

Walaupun dia juga tidak tahu dia baru akan puas setelah ciuman mereka yang keberapa. KyuHyun bergerak lembut kali ini, sangat lembut membuat Hyo-Hwa kehilangan akal dan memeluk punggung pria itu dengan tangan kanannya.

Hyo-Hwa membalasnya kali ini. Membalas setiap lumatan pria itu, lemah tapi teratur. Dia melakukannya dengan sangat lemah membuat KyuHyun sedikit geram dan semakin tidak bisa berhenti.

KyuHyun selalu mencium wanita itu disaat-saat seperti ini. Disaat Hyo-Hwa sedang sakit dan tidak memiliki kekuatan untuk menolaknya. Dia tahu dia itu brengsek tapi Hyo-Hwa juga harus tahu kalau dia menjadi brengsek karena dirinya.

Kesabaran KyuHyun hilang, pria itu tidak bisa melakukannya dengan lembut lagi. Dia tidak bisa menahan gerakan bibirnya dibibir wanita itu dan sepertinya kali ini akan memakan waktu lebih lama sebelum seseorang datang, membuka pintu kamar itu dan…

“Detektif Park bagaimana keadaan…”

Polisi muda bernama Kim Jun-Myeon itu berdiri mematung dipintu kamar. Melihat… baiklah, KyuHyun yang sedang berada diatas tubuh Hyo-Hwa dengan bibir yang… lupakan. Ini benar-benar pemandangan yang sangat tidak pantas untuk dilihat.

KyuHyun melepaskan bibirnya dibibir Hyo-Hwa, menatap Jun-Myeon dengan tatapan membunuh. Dia baru saja akan melempar polisi muda itu dengan benda apapun yang bisa dijangkaunya saat tiba-tiba pintu kamar tertutup kembali disusul dengan suara langkah kaki berlari Jun-Myeon.

“Maafkan aku Kepala Kepolisian Cho!!” teriaknya dari luar.

“Sialan.” Umpat KyuHyun kesal.

KyuHyun sudah terlalu bersabar dengan anak buahnya itu. Dia selalu datang disaat yang tidak tepat dan mengganggu kegiatannya.

Hyo-Hwa memperhatikan wajah KyuHyun dari samping, bagaimana garis wajahnya terbentuk dengan sangat sempurna. Alisnya dengan ketebalan yang pas, bulu mata yang tidak terlalu panjang, hidung mancung dan bibir yang penuh.

Wajah Hyo-Hwa memerah, teringat kejadian yang mereka lakukan beberapa saat yang lalu. Bibir itu… bagaimana bisa sebuah bibir dapat melakukan hal semenakjubkan itu. Apa karena bentuk bibirnya atau…

Hyo-Hwa sedikit tersentak saat merasakan nafas KyuHyun diwajahnya. Mereka… tidak akan melakukannya lagi kan? Bagaimana kalau ayah dan ibunya datang dan memergoki mereka? Tapi wanita itu juga tidak tahu caranya menolak KyuHyun. Bibir pria itu terlalu menggoda untuk disia-siakan begitu saja.

Hyo-Hwa memejamkan matanya kuat-kuat saat merasakan nafas KyuHyun semakin mendekat. KyuHyun tersenyum geli melihat reaksi Hyo-Hwa yang sedikit kekanak-kanakan itu. Dia tidak semesum itu, hari ini sudah cukup. Dia bisa melakukannya lain kali.

KyuHyun merebahkan tubuhnya disamping Hyo-Hwa, tidak ingin mengganggu istirahat Hyo-Hwa lagi. Tempat tidur itu tidak terlalu besar tapi cukup untuk menampung setengah tubuh KyuHyun.

KyuHyun tidur menyamping, belum puas melihat wajah wanita itu. Melihat Hyo-Hwa yang masih memejamkan matanya membuatnya tersenyum geli.

Perlahan Hyo-Hwa membuka matanya, tidak merasakan apapun dan sangat terkejut saat mengetahui KyuHyun sedang memandanginya dari samping.

KyuHyun tersenyum, membuat Hyo-Hwa semakin gugup. Kenapa hari ini pria itu selalu tersenyum?

Hyo-Hwa menatap langit-langit kamar, tidak tahu harus melihat kemana lagi dan tidak tahu harus berbicara apa. Wanita itu teringat kejadian itu lagi, saat KyuHyun dipaksa untuk mengaku kalau dia adalah Marcus.

Dia penasaran, sangat penasaran kenapa seorang kepala kepolisian mau membuang-buang waktu menjadi pencuri sedangkan dia sudah mempunyai banyak pekerjaan lain yang harus diselesaikannya.

Hyo-Hwa menoleh kekanan, dan wajah KyuHyun berada tepat didepannya. Wanita itu gugup tapi berusaha menghilangkannya.

Dia mengangkat tangan kanannya lalu memeluk KyuHyun, menarik tubuh pria itu semakin mendekat padanya, nyaris menempel.

KyuHyun tersentak, tapi tidak berusaha memberontak. Hyo-Hwa tidak mungkin melakukan ini tanpa sebab bukan? Pasti ada alasan dibalik sikap wanita itu.

“Apa?” tanya KyuHyun bingung.

“Katakan.” Kata wanita itu pelan. “Katakan apa alasanmu mencuri?”

KyuHyun tersenyum lagi, dia sudah berpikiran yang tidak-tidak tadi. Tapi, ternyata wanita itu menanyakan hal yang tidak diduganya.

“Aku sudah mengatakannya padamu bukan. Kau harus menangkapku dulu baru aku akan mengatakan alasannya.” Ujar KyuHyun tenang.

“Catch me if you can. Detektif Park.” KyuHyun tersenyum geli, sangat senang saat bisa menggoda Hyo-Hwa.

Hyo-Hwa mengeratkan pelukannya ditubuh KyuHyun, membuat jarak diantara tubuh mereka semakin tipis.

“I already catch you.” Jawab Hyo-Hwa dengan bahasa inggrisnya yang pas-pasan. Wanita itu tidak terlalu pintar bahasa inggris.

KyuHyun tertawa ringan, melingkarkan tangannya disekitar pinggang Hyo-Hwa. Dia tidak bisa menyentuh punggung wanita itu setidaknya sampai Hyo-Hwa sembuh.

“Aku akan memanggil Ji-Hyun onnie dan inspektur Kim.” Ancam Hyo-Hwa.

Wanita itu sepertinya lupa dengan pertemuan pertama mereka saat dia menangkap KyuHyun dan hampir kehilangan pekerjaannya dihari pertama tugasnya sebagai detektif.

“Kau yakin?” tanya KyuHyun ragu. “Dengan posisi seperti ini, menurutmu apa yang akan mereka pikirkan?” KyuHyun mengeratkan pelukannya dipinggang wanita itu membuat wajah Hyo-Hwa memerah.

KyuHyun tersenyum, senang saat bisa menggoda Hyo-Hwa begini. Membuatnya sangat terhibur.

“Ya sudah kalau tidak mau.” Ujar wanita itu  melepaskan tangannya dari punggung KyuHyun menelentangkan tubuhnya lagi, membuat tangan KyuHyun yang berada dipinggangnya juga terlepas.

KyuHyun tersenyum, menyandarkan dagunya dibahu wanita itu. Menghirup aroma tubuh wanita itu yang tercampur antara bau obat dan salju.

Hyo-Hwa menahan nafasnya, merasa sangat gugup dengan posisi mereka saat ini tapi tidak bisa kabur seperti biasanya. Nafas pria itu membuatnya hampir kehilangan kesadaran.

“Sebenarnya ada dua alasan.” Ujar KyuHyun pelan, membuka pembicaraan.

Pria itu sangat ingin menyembunyikannya. Alasannya kenapa dia melakukan semua kekacauan itu. Dia ingin memperangkap Hyo-Hwa dalam permainannya. Membuat perhatian Hyo-Hwa hanya terfokus padanya.

Tapi, sepertinya semuanya berjalan tidak sesuai rencananya. Dialah yang terperangkap dengan wanita itu. Entah secara sadar atau tidak.

“Alasan pertama?” tanya Hyo-Hwa antusias.

KyuHyun tersenyum, melingkarkan tangannya disekeliling perut Hyo-Hwa. “Karena aku terlalu bosan.”

“Mwo?” bentak Hyo-Hwa tidak percaya.

“Kau gila?” Hyo-Hwa baru saja akan menolehkan kepalanya saat KyuHyun semakin mendekatkan wajahnya hingga Hyo-Hwa bisa merasakan nafas pria itu disekitar lehernya.

Hyo-Hwa menelan ludahnya susah payah. Sikap KyuHyun hari ini sangat aneh, dan memberikan akibat buruk untuk jantungnya.

“Alasan kedua?” tanya Hyo-Hwa dengan nafas tercekat.

KyuHyun tersenyum, semakin mengeratkan pelukannya.

“Untuk memancing seseorang.” Ujar pria itu pelan. “Siluman salju yang ingin menangkap semua pencuri.”

Hyo-Hwa tersentak, tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.

‘Kalau aku besar nanti aku akan menjadi detektif dan menangkap semua pencuri.’

Wanita itu teringat dengan kata-katanya saat dia masih kecil dulu.

“Maaf.” Ujar Hyo-Hwa pelan.

“Untuk?”

“Aku tidak mengingatmu. Aku minta maaf.” Katanya menyesal.

“Kau sudah mengingatnya sekarang. Itu sudah cukup bagus.”

Hyo-Hwa menolehkan kepalanya, ingin melihat wajah KyuHyun walaupun itu cukup membuat jantungnya hampir meledak.

Banyak sekali pertanyaan yang muncul dikepala wanita itu salah satunya adalah apakah KyuHyun benar-benar melakukan semua ini untuk alasan sesederhana ini?

“Kau yakin? Apa tidak ada alasan lain?” tanya Hyo-Hwa ragu.

“Alasan seperti apa?” tanya KyuHyun balik.

“Entahlah, alasan yang lebih besar mungkin.”

KyuHyun terkekeh, mencium rambut Hyo-Hwa lembut.

“Merubah dunia.” kata KyuHyun tidak yakin. Mengingat kata-kata yang pernah diucapkan Hyo-Hwa dulu.

“Dunia tidak akan berubah sesuai keinginanmu sekeras apapun kau mencoba. Setiap ada cahaya akan ada bayangan. Begitulah normalnya. Kau hanya perlu berdiri ditengah-tengah. Ditempat paling aman yang tidak merugikanmu.”

Hyo-Hwa terdiam, kepalanya mencerna setiap kata-kata yang KyuHyun ucapkan baik-baik. Dan apa yang pria itu katakan memang benar.

“Bagaimana kalau aku tidak menjadi detektif?” tanya Hyo-Hwa penasaran.

“Mungkin kau sudah menjadi istriku sekarang.”

Wajah wanita itu memerah, menyesal setelah menanyakan hal seperti itu pada pria jahil seperti KyuHyun. Pria itu pasti hanya ingin menggodanya.

“Aku ingin menagih sesuatu padamu.” Ujar KyuHyun misterius.

“Apa?” tanya Hyo-Hwa tidak mengerti

“Kau mempunyai hutang padaku. Ingat? Kasus pembunuhan nyonya Lee Seung-Hee.”

Hyo-Hwa mencoba mengingat apa yang pria itu maksudkan. Dan mulutnya langsung berbentuk O saat mengetahui maksud KyuHyun. Tapi, tunggu dulu.

“Kau mau minta apa?” tanya Hyo-Hwa curiga.

KyuHyun tersenyum, “Hal yang sangat penting.” Ujarnya lagi-lagi sok misterius.

Hyo-Hwa tampak berfikir, keningnya berlipat karena terlalu keras berfikir membuat KyuHyun tersenyum geli.

“Katakan lagi.” Ujarnya pelan. “Arti 9, 12, dan 21.”

Wajah Hyo-Hwa memerah, wanita itu menyembunyikan wajahnya dengan memeluk pria itu. Agar KyuHyun tidak melihat ekspresi memalukannya saat mengatakan hal kekanakan seperti itu.

“Kau yakin hanya itu?” tanya Hyo-Hwa ragu.

Bukankah KyuHyun bisa meminta hal lain yang lebih penting. Mungkin seperti menyuruhnya berhenti untuk mengganggunya?

KyuHyun mengangguk, wanita itu tidak tahu seberapa pentingnya kata-kata itu untuk KyuHyun. Wanita itu tidak pernah tahu karena dia adalah wanita bodoh yang selalu tidak peka. Walaupun KyuHyun selalu menunjukkan perasaannya padanya.

Hyo-Hwa mengeratkan pelukannya, semakin menyembunyikan wajahnya dibahu pria itu. Menghirup nafas dalam-dalam sebelum mengatakannya.

“Aku… menyukaimu.” Ujar wanita itu pelan.

KyuHyun tersenyum, mengeratkan pelukannya dipinggang Hyo-Hwa. Wanita itu memang tidak akan pernah tahu seberapa penting kata-kata seperti itu untuknya.

“Ada yang ingin kutanyakan sebenarnya. L untuk Love atau L untuk Like?” tanya KyuHyun sedikit penasaran.

“Like.”

“Suka?”

Hyo-Hwa mengangguk. Cinta, dia belum berani mengatakan hal seperti itu pada KyuHyun. Lain kali, mungkin lain kali dia akan mengatakannya. Kalau dia sangat mencintai pria itu.

“Hei, detektif Park.” Panggil KyuHyun masih memeluk Hyo-Hwa.

“Eum.” Gumam wanita itu menjawab KyuHyun.

KyuHyun melonggarkan pelukannya, ingin menatap wajah wanita itu lagi. Dia memang sangat merindukannya bukan?

KyuHyun mengelus rambut wanita itu lembut, tersenyum lagi.

“Ngomong-ngomong… Aku juga menyukaimu.”

 

END

Anyeonghaseyo~…

Maaf semuanya, saya gak nepatin janji untuk update ff nya diawal bulan. Sebenarnya ada beberapa hal yang terjadi, mulai dr hp yg dicuri smpe jari tangan saya yg terbakar. Sya ini bukan tipe yg ska menceritakan mslah pribadi. Tp, kyknya sya memang hrus blang tentang hal ini. Sekali lagi saya minta maaf. *bow*

Dan untuk ff nya sendiri, kenapa sudah ending? Dulu sya pernah blang klu inspirasi ff ini dr drama musical KyuHyun dengan jdul yg sma bukan? Sebenarnya ide yg saya mksud adlh wktu sya lhat behind the scene nya. Pas KyuHyun latihan, di endingnya kan ada tuh KyuHyun pake kacamata coklat gelap, terus ngangkat tangannya ngomong begini “Mulai sekarang, aku tidak akan melarikan diri lagi.”

Kyaaa~! Saya histeris sendiri dikamar saat itu. Cho KyuHyun~sshi, kenapa kau sangat menggoda? *peluk KyuHyun* hehehe

Nah, wktu itu sya berjnji pd diri sendiri untuk tdk akan membuat crta yg biasa2 aja utk uri oppa. Hehehe.. Untuk idenya sndiri, saat itu sya hanya ada 5 ide utama utk buat ff ini. Atap, pembunuhan, taman hiburan, perampokan bank dan bom.

Lima ide itu sya kembangkan dan jadilah seperti ini. Mian y klu mengecewakan. Sya butuh wktu satu bulan utk ngumpulin informasi dan ide cerita dan satu minggu untuk ngetik. Begitulah kenyataannya.

Sya bukan orang jenius, sma sekali bukan. Tentang berlian, racun dan tempat itu semuanya hasil googling. Bukannya apa-apa, sya cuma mau membuat cerita yg tdk hnya mengandalkan jlan crta tp jg tempat dan benda yg benar2 ada didunia nyata. Sperti cerita yang dibuat oleh  Aoyama Gosho pengarang komik detektif Conan.

Sya tahu diri kok, ff sya bukan apa-apa klu dibandingin sma karya aoyama gosho. Jauuuuuh bnget. Jd tolong jgn dibandingin. Detektif conan itu slah stu komik favorit sya selain Death Note, bleach dan Naruto.

Sekali lagi sya mau mnta maaf atas ketidaknyamanannya selama ini. Dan untuk sequel. Sebenarnya sya berencana utk tdk mengendingkan ff nya disini. Sya jtuh cnta sma karya sya sndri *sarap*

Kalian pernah nonton OVA detektif conan? Semacam movie pendek. Jd, rencanya sya akan tetap update CMIYC untuk beberapa oneshot seperti OVA yg memiliki sub judul disetiap oneshotnya yg sya sndri blum thu brp jmlahnya. Updatenya seperti biasa kurang lebih sebulan sekali. Tp sya jg gk bsa janji, tkutnya ada kejadian tak terduga lagi. Sya jg rencanya mau bkin ff bru. Ff fantasi atau romance. Blom tahu mau bikin yg mna dulu. *pusing*

Pokoknya sya mau blang terima kasih bnyaaaaaak~. Hehehe. Sya bukan orng yng bercita2 menjadi author, sya hanya seorang perempuan yng sngat mencintai Cho KyuHyun. Itulah alasan sya menulis. Jd terima kasih bnyak sudah meluangkan wktu utk membaca tulisan abal2 sya.

Hehehe, pidato sya kepanjangan *baru nyadar*. Akhir kata, smpai jumpa lagi, readers…

Pos ini dipublikasikan di Part dan tag , , . Tandai permalink.

214 Balasan ke Catch Me If You Can (Part 7-End)

  1. srizakyu berkata:

    Akhirnyaaaa!!!!
    Aq baca dulu…

  2. Runissa berkata:

    aaaaaaaaaaaa ngga rela…. sumpah ngga rela ini FF END aja… ini mah gantung banget…. thor, squellah … squel jebbal…..

  3. Drei_KYU berkata:

    Kyuhyun daebak, deg degan sendiri sama adegan kyu-hwa d rumah sakit, tapi kasihan si jun myeon😀
    Oenni ak sesuju sama ova cmify, gak rela kalo ceritany ending d sini ^^
    pidatomu menginspirasi (?) oenni, jadi pengen bisa nulis kaya oenni🙂

    • kyuhae berkata:

      jgn ungkit2 adegan dirumah sakit, bikin malu *nyungsep kekolong kasur*
      hahaha, menginspirasi? bisa aja kamu, pidato gk jelas gtu jg. hehehe
      mksi y udah mampir ^^

  4. Era Nara Kim berkata:

    Kyaaaa ONNIE! Itu Jun-Myeon kasian amat sumpah, ngakak mulu aku onn pas Jun-Myeon mergoki KyuHwa lagi kisseu wakakakakaaka.
    Keren banget onn. Itu Flashbacknya panjang yaaaa. Ternyataa oh ternyata kau Marcus-ssi kurang kerjaan amat nyuri-nyuri karena bosan fiuuuh! Ide ceritanya bener-bener keren onn, aku sempet ga rela FF ini END! Hoaaa hape onnie dicuri tangan kebakar, GWS onn /sksd/
    Yak, aku cuman mau bilang. KYUHYUN ITU EMANG MENGGODA. SUPER SUPER! Udah bayangin yang enggak-enggak pas scene mereka diranjang Rumah Sakit itu onn, andai aja Jun-Myeon kaga masuk, apa lanjutannya ya /plak, oke saya yadong -_-/
    udah ah entar kebanyakan ngebacot ditendang nih gue. Ditunggu karya selanjutnya ya onnyie hihi😀

    • kyuhae berkata:

      hahaha onnie memang gk ska yg terlalu serius, mkanya ada adegan komedinya sdkit.
      udh sembuh kok tangannya, klu gk mna bsa ngetik. hehe, mksi buat doanya.
      klu pun jun-myeon gk masuk sya selaku author akan menghentikan mereka *dipelototin kyu*
      oke, onnie ngaku adegan kisseunya sangat mesum *nutup muka pake bantal*
      hehehe, ne. mksi ^^

  5. zakina_edogawa berkata:

    subhanallah . . . Wow awesome unnie ! Ff mu daebak *ksih.4.jempol . . Sumpah demi apa coba ?? *lebay.dikit ! Kau bsa bwt ff kyak gni , dri part 1 sya udh suka bngt ama krakter kyu-hyo wa dsni , , kau brbda dr author lain unnie , kau bsa membwt brgenre action + romance kyak gni . .🙂 feel.nya dpet bnget , alur.ny oke , gk bnyak typo , bhsanya juga kereeen , apalg quotes.nya kyaaaa unn nemu ilham drmana coba bsa dpet kta2 kyak gtu *reader.kepo😛 haaaah ok dch unn udh cpek ngetik kment sya , , pokok.ny unnie udh msuk list jd author ff favrit sya dch . . . Udh ya unn #kecup.kyu *lol sukses bwt ff yg lainyaaaa . . Hwaiting !!!

    • kyuhae berkata:

      aduuh jgn dipuji terus, sya terbang ini *peluk kyu* hehehe
      quotesnya itu nemu ilham dr komik naruto sma fanpage L (death note), hehehe sya ini pecinta komik. wlupun sekrang udh gk terlalu.
      dan itu semua krn cho kyuhyun, dia menarik semua fokus sya. *meratapi nasib*
      hahaha, ne mksi. ^^ hwaiting!!!

  6. siskawidayani berkata:

    kereeeeen keren banget onn
    degdegan waktu adegan yg d gudang
    dan yg d rumah sakitnya, aku sampe cengengesan waktu polisi mudanya dateng di saat yg g tepat😀

    pokoknya 4 jempol buat eonni🙂

  7. srizakyu berkata:

    Part ini ªQ benar2 suka. Kyuhyun byk menunjukkan ekspresi disini, mulai dri rasa marah kyu wkt hitler yg membuat hyohwa terancam, kekhawatirannya terhadap gds yg dicintai, dan Terutama-eheemm-adegan romantisnya! Kekekee…
    Meskipun uda end tapi ªQ lega author akan tetap bikin sequel meskipun dlm bntk oneshoot2 gitu. Karna apa?? Karna ªQ juga wanita yg mencintai seorang cho kyuhyun, yg juga tlh jth cinta sm karakter buatanmu…ouhh
    9 12 21=ternyata deretan abjad? Kwkwkw..ªQ bnr2 malas mikir wkt author ksh klu. Hehee. Ternyata ªQ mencintai mu toh??
    Sm dgn 1-4-3= i love you
    Next..ditunggu karyamu selanjutnya!

  8. Eonni,, maaf ini comment pertama ku di blog ini..
    Semua ff d blog ini udah aku baca,, tapi baru kali ini comment..
    Maaf ya author🙂
    Untuk semua ff yg author buat,,
    Semuax bagus2,, oke2,, daebak🙂
    Buat ff yg lebih seru lagi ya eonn!! Fighting!!🙂

  9. Ririn glingsem berkata:

    Omo2 daebak onnie. Wah gak bisa berkata2 lagi. Onnie daebak bgt. Hua..sumpah pengen nangis, jingkrak2. Omana..bener2 bikin galau2 ria. Tak sia2 onnie menghabiskan waktu lama utk endingnya. Dan hasilnya wow daebak bgt onnie. Aku kan jadi pembaca setiamu onnie. Selamat berjuang untuk ff baru nanti onnie. Aku tunggu karyamu selanjutnya onnie. Daebakkk…
    Fighting onnie!😉

  10. dinadindong berkata:

    Waaahhhhhhh udah end ternyata! keren bangettt. Aku biasanya baca di fb, baru kali ini baca di blog.. hehe
    Sumpah deh ya, dari awal udah deg-degan banget pas Kyuhyun mimpi itu, udah ada firasat buruk. Terus pas Kyuhyun nyoba matiin semua bom kyk yang diperintahin Hwang Jae-Min. Takut dia gagal ><

    FF ini komplit banget deh. Action-nya dapet, ada sci-fi nya juga di chap sebelumnya, romance-nya juga maniiiiiiisssssss. Overall keren abissssss ff-nya. 9,12,21 deh pokoknya! hihihihih

    I love your writing, and I'm gonna wait for your next ff. Including side-stories of CMIYC😀 Fighting! ^^b

    *akkk too long comment ^^v

  11. dinadindong berkata:

    *ketinggalan ke-copas* -_-

    Terharu banget sama pengorbanan Kyuhyun dan semua perhatian yang dia kasih ke Hyo-Hwa ><

  12. dinadindong berkata:

    Keliatan sayang banget Kyuhyun-nya.. aduuhhh mauuuuuuuuuuuuuu ><

  13. romsiyah berkata:

    Kyaaaa… Tamat~~~
    Ehem ehem ehem.. Cho kyuhyunnnn gilaaa ya ttp deh lu itu selalu bkin gw histeris sndri tiap baca yg castnya lu.. :*
    Ihh puanjang loh part ini, ok nurut apa kata penulis g bakal banding2in cerita detektif2nya sama detektif conan.
    Tp keren juga cerita detektifnya apalgi 9-12-21 wakakakak I like u or I love u… Whatever lah..
    Yg pntg mereka jadian.
    Scene rmh sakitnya itu loh, ya ampun suka bgt. Sweet bgt deh. Bersyukur krna scene lama sekali, mulai dr pelukan-ciuman, pelukan-ciuman lagi. –aaa sukaaa pokoknya.
    Nah polisi muda itu suho kan? Kim junmyeon –a bru sadar saya….. Bru kali dua2 nngol dlm satu ff..
    Thankyu part ending ya super manis ini (yg rmh sakit loh) …

    • romsiyah berkata:

      Ck! Moderasi lagee deh.. -_-

    • kyuhae berkata:

      kekeke sya beneran malu bca komentarnya, sprtinya adegan dirumah sakit memang plng berkesan.
      iya, jun-myeon itu suho exo-k. akhirnya ad yg menyadari kehadiran dia jg y.
      sya suka sma dia krn dia dekat sma kyuhyun. sya suka semua teman kyuhyun kecuali yg cwek *plak
      hehehe, mksi jg utk komentarnya.

  14. MiyaELF berkata:

    suge!!!!!!
    dari tanggal 1 desember ngecek blognya eonni, baru.sekarang dipublish!!!!!! *girang*

    eh mau bikin yang kayak OVA DC, kayaknya bakalan seru nih. aku tunggu ya eonn (≧∇≦)/
    dan lagi aku suka kata” awalnya L hihihihi

    walaupun nggak rela udah end, tp eon bakal buat OVA nya jadi happy lagi aku.
    makasih ya eon, udah buat karya yang sebagus ini. aku selalu suka karakter kyu yang eon buat. jadi berdebar debar rasanya (〃・・〃)

    • kyuhae berkata:

      hahahaha, ne. mksi jg udh ska sma karakter kyu khayalan onnie. ^^

      • MiyaELF berkata:

        kalau baca pas yg di rumah sakit itu tidak baik untuk pikiran ku eonn (>へ<)
        sejak kapan eonni bikin yang kayak gituaan?????? (个_个)
        jehehehehee

      • kyuhae berkata:

        sebenarnya onnie mau hpus adegan yg drmah skit itu.
        tp pas ngetiknya itu capek. gk jd deh. *alasan macam apa ini*
        sejak kpn y bikin yg begituan? *mendadak amnesia*
        udh ah, jgn dibahas lg. onnie malu *sembunyi didlm lemari*

  15. ThathaKyu berkata:

    Aigo..Onnie ya…Nan Neommu neomu neomu joahae,,,kyakya..Onnie..Gak salah aq masukin onnie jd salah satu author fav aq..
    Aishh..Scene pas pemecahan kode2 bom itulho onn..*10thumb’s*deh..Makin cinta aq sma evilkyumyhubby,kkk..
    Aq tggu deh ff action,romance,fantasy,nc(?),dll*dicekik onnie*
    terus berkarya ya onnieku..Fighting*melenggak bareng kyu ke altar*kkk

    • kyuhae berkata:

      nc? onnie gk sanggup *pingsan
      iya, ditunggu. tp ngapain kmu ke altar breng kyu?
      kyu itu milik onnie *sarap*
      setidaknya didunia ini *diblog ini maksudnya*
      kekeke ^^

      • ThathaKyu berkata:

        Hahaha..Tak apa onn,,banyakin aja adegan ranjang kaya ono*digeplak*
        ih onnie,aq ke altar mau ngawinin kyu ama pendetanya,wkwkwk
        oxox,tp malam ini kiyu giliran ma aq dulu yaw onn..Hahaha*kabuuuurr*

      • kyuhae berkata:

        adegan ranjang? serius y, onnie malu sndri pas baca ulang. tp, ide memang sesuatu yg tdk bsa diatur. *stress*
        hahaha, gk ada pake giliran2. *tendang*

  16. Amii berkata:

    Part ini adalah part paling panjang, menurutku.
    Kyuhyun kau di sini begitu agresif ya.. Sampe” ada acara naek ke ranjang segala (?) wkwk..
    Hyo-Hwa dan Kyuhyun belum mengatakan saling cinta, hanya masih mengtakan saling suka. Tp itu sudah buat greget bcnya.. Ini ada lanjutannya kan eonni?

    • kyuhae berkata:

      iya, ini part ini memang plng pnjang. 47 halaman klu gk salah.
      ada kok lnjutannya. hehehe
      jgn bhas soal kejadian diranjang lagi *malu sndri*
      hehehe

  17. nindy berkata:

    so sweeeet sekali merekaa.. aaah, jadi ngiri *plok* :p

    aaaaaa~ gak rela gak rela gak relaa.. kenapa harus end?? huweeeee~ sequel eonn sequeeel.. haruuus.. nyahaha~ beneran deh aku ngefans sama ini ff.. kekeke😄

  18. yuli berkata:

    akhirnya ff ini keluar juga …
    setelah sekian lama menunggu #jiah lebay#
    endingnya keren …
    tapi masih rada gantung …
    beneran ada sequelnya kan ,,, ^___^

    Oh ya ..
    anneyonghaseyo …
    naneun yuli imnida 95 line …
    salam kenal …*bow
    aku boleh panggil eonni kan …?

    aku pembaca baru …*tapi udah tergila”* PLAK
    Pas nemu blog ini aku langsung antusias (?)
    apalagi pas tau eonni yg tulis FF That Man ,,,
    Wah jadi makin antusias ..
    soalnya ff eonni yang pertama aku baca tuh THAT MAN di FB SJFF ..
    tapi aku baru tau Blog eonni pas baca GOING CRAZY di Blog SJFF 2010 ..
    ff eonni tuh keren” …
    aku udah baca ff eonni yg THAT MAN & GOING CRAZY #itu pasti#PLAK ,,
    terus Yak! Babo Saranghae, Strong Girl, Believe(Going Crazy Sqeuel), Always Love You, Good Bye My Love, Uncommited, dan yg terakhir Catch Me If You Can ini ….

    Semuanya DAEBAKK …

    baru bisa komen soalnya biasanya OL lwat hp …
    kmaren coba” komen di blog lwat hp engga berhasil …-____-
    Komennya engga masuk … -____- #mungkin ada yang salah, nan molla#
    jadi baru bisa komen …

    *jadi mungkin entar engga bisa komen trus deh* -____-

    tapi aku suka sama ff” eonni …

    Maaf ya eon kalau perkenalannya disini ,,,
    jadi kepanjangan deh …-____-

    tetap ditunggu sequelnya ya eon …^___^
    FIGHTING …

    • kyuhae berkata:

      anyeoong.. yuli~
      hehehe, gpp. onnie gk mksa buat komen. ngerti kok gmna susah komen dr hp…
      trima kasi udh suka ff onnie. trma kasi bnyak *deep bow*

  19. WonKyu_ELF berkata:

    Ninggalin jejak dlu sblm baca.
    Sumpah yah thor, saiia kaget pke banget wktu baca judulnya CMIYC (Part 7-END)
    Huaaa… Gak rela udah END!
    Blm puas bacanya… (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
    Mw baca dlu😦

    • WonKyu_ELF berkata:

      Asdfghjkl….
      Thor-nim, sy bnr2 kehabisan kata2 utk menggambarkan kekaguman sy sm ff ini.
      Suer, ga lebay ini!
      Huaaa…. Thor-nim, ff ini trlalu BAGUS utk END skrg…. Itu blm ada tembak-menembak nya… (Pernyataan cinta resmi)😦
      Aigoooo, cho kyuhyun, knapa bs semanis itu????? >,<
      Momment RS bnr2 bikin nge fly (´⌣`ʃƪ) ♡
      Oh iya, sy ga prnh setertarik ini utk mmbaca kisah2 masa kecil, tp sy sangat amat menikmati cerita masa kecil kyu n hyo hwa.
      Little kyu bnr2 ngegemesin😀 bnr2 manis (?) *_*
      Sy ttp bakalan nunggu ff ini, biar smp thn depan.
      Huaaaa…msh ga rela ff nya end! (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
      Thorr, eottohkee???

      • kyuhae berkata:

        little kyu itu gk manis, tp ngeselin *Dijitak kyu*
        pdhal gk mau kasi ending jg. tp sprti yg udh sya blang ide sya itu emang hnya segini.
        wlupun sya sndri tdk rela.
        msh ada lnjutnnya dlm bntuk oneshot, tp sya msh hrus atur idenya dlu biar gk melenceng kemana2.

      • WonKyu_ELF berkata:

        Knapa ga bs balas comment author? :s
        Balasnya d sini aja.
        Ne thor, di tunggu sequel2nya.
        ㅋㅋㅋㅋ iya, ga manis slx blm dikasih gula k kyu *lemparin kyu gula sekarung*😀
        Oh iya thor, klo blh kasih saran, gimana klo dibikin library ff nya? Slx sy pengen baca ff yg lain tp nyarinya ribet😀
        Pdhl pengen banget baca smw ff autor… ^^

      • kyuhae berkata:

        iya, sya lupa lg *pikun
        ne. akan diusahakan dibuat segera mngkin y ^^

  20. setia berkata:

    bc tulisan end cukup sedih, tp authorny blg bakal ad sequel.hehe
    waktu bc ff ini pertama kali lgsung ke inget detektif conan aplg part ini.
    aq nggu karya baru kamu, mau fantasy atau romance yg penting ada kyuhyun.hehe

  21. audi jasmine berkata:

    Huaaa kaka tuh ya haha keren ka crtanya tp kok end hehe bnyk minta oke di tunggu ya ka ya sequelnya ya ka yaaaaa
    Conan itu emg kece ka (?) kok ke conan…biarin ah jgn terlalu muji kyu
    evil rese haha

  22. hyunsoo28 berkata:

    sempet shock thor, liat klo ini part trakir, sedih bgt rasanya…
    yampun author udh jtoh ketimpa tngga , hp ilang, jari kebakar kok bisa sih??
    get well very very soon ya thor, biar bsa ngetik” ff” yg amazing lainnya🙂
    agak seneng wkt author blang akn ada sekuel” CMIYC yeeeiiyy (y)
    tp agak sedih klo author updateny sebln skali, tp mengingat author jg lg skt, ak gk blh egois jg, ak akn sabar menanti sekuelnya :))
    dan sngt tramat senang klo ada ff br, dr od km bngung mending bkn romance + fantasy dgn sdikit bumbu comedy, kya secreet garden gtu, waaah bahagia bgt pstinya🙂
    di tunggu karya” selanjutnya

  23. kyute berkata:

    huaaaa eonni >,<!!! #sokakrab
    aku pndtang bru diblogmu…🙂
    bangapta…
    part2 sblmnya aku bca di sjff!..
    krn pasti bkal lm nunggu slanjtny, jd aku lgsg mampir ksni,.
    ff mu kren eon, lucu, nguras (?) otak, dan aduh romantis *___*….
    kyu yg kyk gni bnr2 sok suwit ^^ *pelukyu :p
    di tunggu ova cmiyc nya..^^
    krn aku jg gk rela ini crta END ~~~❤ .❤

  24. minrakyu berkata:

    uwaaaaaaaaaa….demi apa aku suka banget sama FF CMIYC..
    dan bener2 g rela kalo ni ff end,,
    dan untungnya itu g..gyahaha,,,

    ahhh,,,kenapa kyu jadi romantis gini c,,
    uwaaa,,,ngebayangin Kyu yg ngos2an, keringet yg netes di dahi, trus rambutnya yg acak2an,,,megang pistol,,,,
    kyaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!
    OMG…saya histeris sendiri,,

  25. oliviachoi07 berkata:

    Omoooooooo END kah?? (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩) macih kurang puasssss thor endingnya manis sekaliiiiii…
    Moment di RS bkin aq nge~fly (´⌣`ʃƪ) ♡ Kyu Oppa so sweet….
    Sequel…Sequel…Sequel *teriak pake speaker*
    Waiting for sequel (^____^)v

  26. nelsa berkata:

    oh…ceritanya bgus bgt thor.alurnya jga di buat sedetail mungkin!membuat penasaran!!membuat aku seperti berada di dlm crita itu!!
    You are the best author

  27. leehana15 berkata:

    aasandkjashfah!!!!
    SEQUEEEELLLL!!!!
    aku suka sama ini orang berdua!!
    VERY VERY LOVE THIS COUPLE!!
    Fighting!!^^b

  28. cmacchiato berkata:

    waaaaaa akhirnyaaa ending jugaaa hahaaa seneng banget sumpah.. kyuhyun emang ga pernah cocok dapet peran romantis. dan kim jun myeon ahahahaaa selalu ngakak pas dia muncul.. ditunggu sekuel2nyaa keep writing!!

  29. sartika berkata:

    so sweet bgt dah,, ending nya jga touching my heart,,,
    ada sequelnya kgk ??
    kali aja kepala kepolisian Cho nikah ma detektif Park gtu,, hehehehee

  30. kyuliner berkata:

    tulisannya sederhana, tapi istinewa ya. ceritanya bagus, ga punya interest sama sekali sama polisi-polisian, tapi bisa jadi suka. magis.
    keep writing ya author una! semangaat! ff nya yg lain ditunggu🙂

  31. Destini Jorinta berkata:

    semangat eonni !!! aku suka sama cerita catch me if you can. huaaa unni, minta sequelnya dong…

    oh ya, kata eonnie kan eonnie itu ga jenius, tapi menurut aku eonnie itu kreatif bgt bisa bikin ff sekeren ini. jantungku selalu dag dig dug loh unnie.a
    aku tunggu karya2 unnie yg lainnya.

  32. Jlovers berkata:

    Salam kenal author ^^
    Aku readers baru disini🙂
    Aku suka bgt sama karya-karya author, dari mulai pemilihan diksi sampai karakter tiap tokoh🙂
    Walaupun tadi author bilang, tidak berangan2 jd penulis, tp aku rasa author punya bakat buat itu..
    Hmm, boleh aku tunggu author buat novel, hehehe

    Kyuhyun oppa juga pasti seneng bgt kalau ternyata berkat dia, fansnya jd penulis ternama ^^

    Aku tunggu sekuel dan karya2 berikutnya ^^

    • kyuhae berkata:

      hahaha, kata2 kmu bikin wajah sya memerah *senyum2 gk jelas* dan terbang *nyangkut digenteng*
      sya gk kepikiran utk buat novel tp klu ada yg mau nerbitin krya sya, psti sya senang *ngayal*
      hehehe, trima kasih ^^

  33. rinavaeh berkata:

    *pingsan*

  34. Riski berkata:

    waaaaaah ffnya DAEBAK DAEBAK DAEBAK aku suka banget nih ff
    T.O.P B.G.T deh sampai ngga bisa lgi mau ngomong apa
    #lebaiplakkk😀

    squelnya jgn lama” yaaa🙂

  35. Uknown berkata:

    Woaa,gk ikhlas thor kalo harus ending.
    Gak bsa dijelasin pake kata” lg ffnya saking fantastiknya. Di buat novel pasti bagus thor. Hohoho

  36. magnaelover berkata:

    adegan yang tembaknya ngingetin sama adegan di city hunter >.< uri kyunnie daebak !!!
    ga rela ending tapi author janji harus bikin oneshootnya hehehe..
    ceritain mereka pas pacaran-nikah-punya egi-kejar"-bunuh"an …
    semoga auhtor di beri keselamatan, kok bisa tangannya kebakar eon ? Get Well Soon uri author wehehe .. aku ngecek blog ini tiap hari lho eh taunya baru nongol sekarang.
    DITERUSIN YA THOR !!!!!! BTW aku juga penggemar conan sama death note ^^V

    • kyuhae berkata:

      panasin makanan. makanannya hangus, tangan sya ikut kebakar *gk bakat didapur*😦
      hehe, tp skrng udh smbuh kok. mksi buat doanya.
      waah kita sama dong. hehe
      pasti diterusin ^^

      • magnaelover berkata:

        mana kelanjutannya eon😦 sudah tahun 2013 .. hiatus kah ? atau hiatus selamanya ? jangan ya eon😦

  37. Na berkata:

    WAH! Selera kita sama. Na jg suka banget sama cerita conan eon^^

    KYAAAAAAA UNNIEEE,, KYUHYUN MANIS BANGET SIHHH… HYOHWA SADAR LANGSUNG NYOSOR AJA >.< HUAHAHAHA
    *maaf caps kepencep*alibi xDDDD
    gk nyadar sikon tu si evil. Di RS juga, tp msh ada modus! Kyahahahahaha *pengen jg sm enyuk* LOL

    ending.a msh setengah ending (?) ah, Na belum puas! Hehe
    jadi Na tetep tunggu sequel.a loh~

    aduh eon, jahat bgt sih kau. Membuat nasib orang jd kaya gitu. Kasian bgt jun myeon. Selalu hadir di saat" yg gk tepat. Wkwk *poor him*

    dan OH. KEMANA MENGHILANGNYA SUAMI NA? *tunjukin poto myeolchi*
    masa enyuk gk tampil lagi sih eon?? Na kangen enyukk u_u
    *ceritanya curhat*

    okelah eon, Pko.a Na tetep nungguin sequel oneshot"nya. Semangat terus yah, FIGHTING!!

    • kyuhae berkata:

      hahaha, adegan di RS jgn diungkit2 lg.
      onnie ska crta yg ada humor, makanya si Jun-Myeon dpt peran bgtu. hehehe
      onnie sbnarnya sih mau masukin EunHyuk oppa jg. tp, blom ada wktu yg pas.
      ne, trma kasih ^^

  38. nhisa berkata:

    huaaaaaa aku ketinggalan baca END-nya….
    Tegang banget waktu bagian awal-awal apalagi wktu kyuhyun lagi nyari bom sama wktu hyo-hwa ketembak udh takut bakal sad ending, untung nggak…
    Dan bagian terakhir bener-bener romantiss pake bangettttt….
    Lucu bnget bagian anak buahnya kyuhyun ngeliat bosnya lagi nindih cewe#lirik author
    Kasian bnget tuh orang selalu datang disaat yg tidak tepat…

  39. trple4 berkata:

    0yakin ini beneran END…gak rela..hehehe..
    aku suka banget sama ceritanya…
    aku kasihan sama jun myeon yang selalu hadir di saat gak tetap.. bikin ceritanya gak tegang mulu..ada yang bikin ketawa
    and buat sequelnya selalu di tunggu..
    sukses and keep writting…

  40. LJK~ berkata:

    udah end
    Sedih brpisah sama kepala kepolisian cho
    Tp bakal ada oneshot2 mereka kan?klo bisa yg romantisss
    Hahah
    Dsni yg paling dsuka pasti rata2 blg adegan drmh sakit
    Aku suka kyuhyun rada mesum *abaikan
    Tp emng sweet bgt sh huhuh

  41. simplethika2427 berkata:

    Baru baca stengah di fb, lngsung kesini baca lagi…
    Butuh beberapa detik mikirin mau comment apa, speechless duluan…
    12 bgt lah,,😀

  42. kanikateuki berkata:

    Saya langsung kabur dr fb ke alamat blog yg ada di cttn CMIYC part 7 pas tau di bwah ada tlisan tbc .
    Thor demi apa ya ini ff kyuhyun yg bisa buat aku bnr” gregetan, kejang”, senyum” sndiri pas aku baca. Gak tau kenapa suka bgt sama ide cerita dan alurnyaaa. d^^b
    feelnya itu bner” dapet.
    aku jadi kayak nntn film pdhl lg byangin sambil bca.
    Oiya sequelnya di tggu thor.
    mau lama apa bentar jarak waktuny yg pnting SEQUEL!
    ok thor?😀
    pokoknya FIGHTING!!!!!!!!!! ^^9

  43. PhoenixaKeynes berkata:

    Huuaaaa…
    Gak bisa berkata” kata aku thor xD
    Aku suka bgt sama ff ni, sumpah ceritanya beda banget limited gak pasaran (y) aku suka sama penokohan kyuhyun di sini.. Kalo ngebayanginnya itu bikin mau teriak aaa.. Marcus cho jeongmal saranghae deh (y)
    Ini tuh ff yang bacanya bikin tegang sekaligus merinding apalagi di part ini skinshipnya oke pake banget..

    Dear author, SQUEL yaaa SQUEL
    Mau tau cerita hyokyu selanjutnya :3 bikin mereka sampe punya anak yaaaaa😀

  44. Yuriz berkata:

    Ckck, kok si abang agak2 yadong yaa #digamparsparkyu
    lol…
    nice story, keep writing yo..

  45. skyd91 berkata:

    hr ini kelar baca mpe part 7 d.fb sjff..
    Krna penasaran, ku kunjungi blog.mu ..
    Ending.y gag mengecewakan .. Sweeettt bgd .. Sumpah..
    Cho kyuhyun.. Aku jd semakin trgila2 padamu .. #biasku jg kyuhyun #gag nanya😀

    ff ini jd list ff favorit.ku🙂
    aku tggu kelanjutan.y krna aku jg jatuh cinta sm karyamu..
    Semangat!!

    En blog.mu jg bakal jd list langgangan aku u/ asupan(?) ff.. Hahaa😀

    Annyeong.. Salam kenal y una eonni(?) .. sumarsih..91line🙂
    #panggil eonni kah?? Hehe

  46. Warnengsih berkata:

    Kalo dijadi2n film acti0n seru tuh kyk’y. . . . . . .KYAAAAAAA!!#Histeris tingkat dewa. . . . . Wae?wae?wae?wae? Knp hrz end sich? Ya ampun itu bgian ahr’y SO SWEEEETTTT. . . . . . .BANGEEETTTTT. . . . . .jd mkin cinta ma Kyu oppa. . . . .so kyute deh cingu. . . . Ah kuciwa udh end. . . .

  47. Kyujeje berkata:

    Wuahahhaha…neomu daebak….
    Author’a gila sumpah….*upps*
    jiahhhh……jangan END…jangan END*demo sama kyuhyun*

  48. rhisukha27 berkata:

    aaaaa~ setelah sekian lama menunggu akhirnya di post juga ni ff:)
    tapi kenapa lansung end uniiii? #hueeeee

    ahh prefectoo dah pokonya:D
    gak tau mau komen apalagi ehhehehe

    beneran ya ini mau di bikin sekuel per judul?
    wee asikkkk:D

    di tunggu ya unni cantik:*

  49. Ifa Laili berkata:

    tuh kan,, sumpah keren banget thor
    #di ulang lagi😀
    hadeh” itu supah adengan kisseu.nya menakjubkan -_-”

    sering” buat yang seperti ini yah
    jalan ceritanya maksudnya, bukan kisseu nya😀
    lebih suka kalau baca ff didampingi sama mikir kejadiaan apa yang akan terjadi
    Ah~ sepertinya saya harus sering main ke sini
    maaf kan saya yah kalau entar memporak-poranda kan (?) blog author
    terima kedatangan saya
    #tamu gak diundang😀

  50. Siluet senja berkata:

    Sequel sequel sequel sequel aaaaaa ga terima, ini endingnya gantung bgt!

  51. biba_jongwoon berkata:

    kyaa SUMPAH KEREN BGT nih FF..
    sangat berbeda sama FF lainnya..
    romance bertabur dg misteri + action + kenangan masa kecil..
    NEOMU DAEBAK dah..
    sangat GA RELA nih FF END.. >< T.T
    dan saya berharap lanjutannya tidak akan lama2..😄
    SUKA BGT AMA ALUR CERITANYA, IDE CERITA , POKOKNYA SEMUANYA SUKA.. ^^
    NEOMU JOHA..
    dari part 1-END selalu misterius+bikin penasaran..
    dan dg SANGAT BERHARAP saya menanti kelanjutannya..
    saya tunggu loh..😄

    oh ya saya do'akan tidak akan ada musibah lagi spt tangan terbakar+hp ilang.. *aamiin
    semoga udah sembuh+ hp ketemu🙂
    dan terakhir mau nanya
    nama fb author apa? #penasaran
    kekekeke

    #bowbarengyeye

  52. zakina_edogawa berkata:

    gk muji qk emang knyataanya gk unnie tu daebak !!!
    unnie suka bca komik ?? sama kyak sya dng unn . . pa lg komik detktif conan ?? kyaaaa Saya mnggilai tu komik un #tmbh.curht.kn🙂
    emang pesona si CHO itu mengalihkn dunia kita unn !
    bkin ff lg y unn , sya ktghan ma ni couple❤
    hidup kyu-hwa🙂
    #bwa.sepanduk.angkat.tinggi2😀
    #reader.sarap hehehe

  53. srizakyu berkata:

    Baca lagi ff ini,,
    Iya Ÿªaãª.. Kim Jun-Myeon mmg selalu datang di waktu yang tepat(?)
    Biarlah dia menjadi saksi hidup adegan mesra mereka, mulai dr taman hiburan, lift smpi kamar rumah sakit. Xixixi…. Sekali2 boleh tuw ambil POV nya Kim Jun-Myeon, apa ada dipikirannya melihat kyu dan hyo hwa. Kekekeee….

    • kyuhae berkata:

      saksi hidup? kekeke…
      sbnrnya klu boleh jujur nih y, buat sya yg plng susah itu bikin POV per karakter.
      soalnya mesti mikir keras utk pndeskripsiannya.
      hehehe, dan utk jun-myeon. kita lihat aja nnti y.

  54. evitakipson berkata:

    Setiap Suho muncul pasti ngakak wkwkwk kasihan nasbmu naak datang di waktu dan tempat yang selalu tidak tepat :””
    Kepala Kepolisian Cho alesannya jadi Marcus bagus banget yaaa wkwk semuanya hanya karena Detektif Park–”
    Jihyun eonnie baik sekaliiii ^^

  55. Lidya berkata:

    gua udah sempet comment di sini belum ya??
    Anjiiirr ini ff apaan hah?? KEREN PAKE BANGET, DAEEEBAAAAKKK
    Gua jadi bingung mau nulis apa, sumpah ini KEREEEEENNN BANGEEEEET >,,< kekekeke
    Sumpah, gua ngebayangin Cho Kyuhyun di sini kayak Shinichi Kudo n Kaito Kid aaaaaaaa kereeeeeeennnn
    Detective conan juga comic favorite gua say😄
    Kembangin bakat lo ya say, gua tunggu ff2 lo yang lain^^ semangaaaaaattt
    Sekali lagi, KEREEEEENNNN

  56. Jae In berkata:

    Omoo😮
    kyu romantis bgt,, mau dong jdi hyohwa. Jujur thor, msih nggak rela ff keren ini end. Thor sequelnya jgn lma” yah:);)

  57. kyushi berkata:

    jeongmal johahae
    . buat after story nya donk . . ! jebbal ne ? aq fans berat smua crta ff dsni ! maaf bru coment *bow

  58. Choiri berkata:

    hwaa ternyata Kyuhyun dan Hyo Hwa saling terhubung dengan kisah di masa kecilnya, pas adegan mereka saling melindungi satu sama lain itu bener2 so sweet deh pokoknya

  59. magnaelover berkata:

    ini udah sebulan lho eon😦 ffnya belum update ..
    ga salabr nunggu CMIYC versi OVA ?
    palli juseyo😦

  60. magnaelover berkata:

    Mana kelanjutannya ????????
    Ini udh mabok pengen baca kelanjutannya.
    Semoga mereka cepat menikah !!!

  61. srizakyu berkata:

    Annyeong author,
    Uda hampir ​² bln sjk cmiyc end,, hmmmm…blm ada ff baru Ÿªaãª??
    Ok deh, ditunggu, klo author ƍäª sibuk ή ide nya lgi jalan,, di publish Ÿªa㪠ff nya…
    Pai..pai…

  62. Kodok berkata:

    kok q suka ma jihyun y..selalu ada disaat yg tepat

  63. magnaelover berkata:

    mana kelanjutannya ?????😦
    lama bener

  64. evilbaekkyu berkata:

    waaaah. . readers baruu nii.
    baca ff di blog ini dr awal ampe akhir. .
    kereeen bangeeeeet. . ><

    kata katanya keren. alur'a pas. . story'a DAEBAK semuaaa.
    langsung jatuh hati ama ini blog *otomatis ama author'a juga.😀

    ditunggu ia karya karya yang laennya. jangan ampe berenti nulis.
    sayang bakat'a. .🙂

  65. Lee Hana berkata:

    KYAAAAA HUAAA ASDFGHJKLQERTYPMNCBHGS ;;AAAAA; demi. ini ffnya keren bgt,daebak,amazing,awesome ah pokkknya keren abiss!!!!! kenapa saya jadi keinget sama dram city hunter abis baca ff ini wkwk kenapa ff mu bisa sebagus ini author astgaaa ;~; yaampun eommaaa aaaaa kyuhyun disini so sweet abiss ;~; apalagi jun myeon yg kocak abis bikin aku ketawa sendirian kyk orgil -___- butuh sequel bgtbgtan dari ff ini!!! lopelopelope<33333 buat author hihi

  66. helloimjyr berkata:

    huhaaaah! Maaf cuma coment di part pertama sama terakhir, ngebut baca, keburu penasaraaan:B
    Overall, beberapa part bikin berhenti nafas /,\ keren!
    Ngomong2, aku juga Suka baca Detektif Conan lho:3 Tp nge-fansnya sama Kaito Kid + Yusaku Kudo:D

    Tetep nulis buat Cho Kyuhyun! Fighting;3

  67. watashiwalee berkata:

    i❤ u kepala kepolisian Cho

  68. cenniani berkata:

    Huaa part ini bener2 nguras perasaan mulai dari nyesek sampai ngiri. Ngomong2 ova aku baru inget kalo belum liat ova yg baru minta, hheheh.

  69. Egha Dies berkata:

    Boh, sudah END aj =.=
    nih FF series ye? Tapi aku langsung baca di part ini😀
    *mianhae…*
    daebak nih, ak nggak tau mo comment apa lagi *getok*
    keep writing thor. Imajinasimu mengagumkan…😀

  70. Elfatu berkata:

    Jejak dlu eon..

  71. Elfatu berkata:

    Jejak dlu eon..🙂🙂

  72. Aya Ninda berkata:

    FF’nya kerEEEEn!!!
    Baru pertama bc ff yg bergEnrE action…
    Meskipun ff’nya bercerita rada2 berat tapi ceritanya T.O.P B.G.T!!!

  73. Reena Yu Lee berkata:

    Waaaaw. . .ff’nya cetarrrr bgt !!! %-)

  74. kyuwoo berkata:

    akhirnya end jga
    91221 kirain kode apa lagi gtu trnyta cuman ILU
    so sweet bngt ceritny pngen Jason hyo hwa
    di tunggu OVA ny

  75. ayou ita berkata:

    Gw suka sm ini ff ide cerita’ny keren,,penokohan jg bagus,,alur rapi,,feel dpt,, bhasa gampang d mengerti,,pkok’ny kerenn bgt bwt ini ff🙂 aq new reader dsni gak sengaja nemu ini blog😀 trus dr part 1 – ending aq cmn komen d part ini aj,,gpp kan yee??baca ngebut bgt,,heheee

  76. LittleSparks berkata:

    Daebakkk!!!! suka banget saa jalan ceritanya!!! ><

  77. BabyCho berkata:

    God~ aku sukaaaaaaaaaaaa sama ff ini. ceritany, alurnya, karakternya, pesannya, kereeeeeennnb aku juga tau beberapa hal baru -info- tentang berlian ㅋㅋㅋㅋㅋ
    tapi endingnya kurang gereget. penyelesaian konfliknya juga kurang ngena.
    but overall ok. perfect mala ^^

  78. prileyy berkata:

    huaaaa bagus bgt ini !! maaf ya eonni baru comment di part terakhir dari part 1 aja udh dibikin serius tegang kasak kusuk duh nanonano deh pokoknya.

  79. GyuHae berkata:

    Wahaaaaaaa aku ketawa pas liat polisi muda liat adegan dimana kyu n hyo hwa kisssssss😀 hahaha… Dan romantis saat liat kyu tidur ber2 dirumah sakit malah, wowwww!!!! Ffnya bagus thor, kagum dengan ide2 seperti mu😀 salut!!!

  80. MelMela berkata:

    Authornim… aaaa jinjja daebakida!!

    Suka suka sukaaaaa bgt sm karakter Kyuhyun di ff ini. Manteeeeppp ‘-‘)b

    Salam kenal🙂

  81. geu yeojaae berkata:

    beneran lo ya …. saya baru nemu ff ini dan langsung terhanyut baca part nya sampe habis ….

    sumpah karakter kyu keren bangeettt ….. gentle ….maannnnn ….

    mau menelusuri ff lain dulu .. pasti g kalah seru

  82. nury choi berkata:

    Aaaaaaaaaaakkkkkkhhhh kerrrren sumpeehhh😀

  83. diahchoi berkata:

    WHOA~ JINJJA! DAEBAKK!!

    Maaf baru komen di part ini. Soalnya keasikan sama saking penasarannya. Jadi.. Ya.. Begitulah.

    Oiya, saya reader baru. Bagabseumnida. Diah imnida😀

  84. josena berkata:

    Bukan cuma hyo hwa aja yang bisa punya penyakit jantung karena tingkah menyebalkan tapi rupawan-nya kyuhyun. Tpi aku juga, dag-dig-dug ga karuan setiap membaca dan menghayati kalimat yang eonni rangkai untuk membentuk karakter cho kyuhyun, yang membuat aku makin jatuh cinta sama kyuhyun. Jdi suka mikir sendiri, sebenernya aku ini suka sama kyuhyun atau sama author-author hebat (salah satunya eonnie) yang menciptakan karakter cho kyuhyun yang sangat menawan dan memabukan(?). Ahh, atau mungkin begini kali ya, alasan kenapa aku jadi fans girl nya kyuhyun. Dengan mneukur skala rasa(?). Pertama 10% alasan aku suka sama kyuhyun dan jdi fans girl-nya, karena memang dia sangat tampan sekali, dan keduan 90% alsan aku suka sama kyuhyun karena aku fans karya eonnie yang menciptakan karakter kyuhyun yang… GILA KEREN!! jdilah 100% alasan kenapa aku jatuh cinta sama kyuhyun HAHA *ditakol kyuhyun*
    Maaf sekali sepertinya curhat aku kepanjangan. Dan maaf sekali lagi aku baru bisa ngasih komentar di part 7, karena aku juga baru nyadar kalo aku belum ngasih komentar sama sekali disetiap part sebelumnya karena keasikan dan ga sabar untuk terus loncat dari part ke part tanpa jeda *modus*. Pokoknya fighting untuk karya eonnie meciptakan karakter kyuhyun yang err.. Di cerita-cerita selanjutnya :)))))))
    Oh iya salam kenal, reader baru. Dan selamat tahun baru.

  85. Syarofa ukhtina berkata:

    Akhrnya end jg,
    hya una eon,
    aq bcanya smpe ikut nahan napas,ikut dagdigdug pkoknya!
    Tp sng kalo akhrnya happy end,cz ga kbyg aja kalo hyonya mati!
    Daebak eon,
    aq speechless mau komen ap!
    Mian . . . *bungkuk*

    ijin bca epep yg lain yah eon!mumumu . . . *ketjupbasah*
    hyahahaha . . . . *kabur brg kyu

  86. song yoo jin berkata:

    Kyaaa~ jun myeong selalu hadir diwaktu yg tak tepat
    -_-
    Kyuhyun ttep kesan evil dan mesumnya ga bisa dipisahin..
    “̮ wk°wk (′▽`) wk°wk “̮

  87. audy rabbiyah berkata:

    Astaga ff daebak tak pernah terpikir sama pembaca dan kyuhyun di situ keren saat menembak jarak jau nae bayangin aja bisa gila

  88. MissCho berkata:

    Daebaakkkkkk!!!!!!!!! Keren banget ff nya thor! Suka bgt sama jalan ceritanya^^

  89. gyueonni berkata:

    haaaah🙂 kurang ajar bgt gk sih? kurang sopan ya eonni(?) kalo thor kesannya gk akrab(?) /sokakrab/ kkkk baru coment dipart ending nyeseeeel bgt selama cari ff kyu baru nemuin blogmu eon😦 kyknya ini cerita bakal masuk salah satu ff favoritku kyaaaaaaa suka bgt sama jalan ceritanya, cara kyuhyun menjahili mengejek sampe mencium *ups hyo hwa itu bikin melting *0* gk alay samaaaaa sekali malah bikin iri. dan selalu dibikin sebal tiap kali kyu nggak bisa ditangkap -_- ini cerita kayak oneshot tapi idenya kyknya gk bakal mati semuanya nyambung dan mendidik secara gk langsung🙂 pokoknya ini keren bgt deh versi aku lho ya🙂 annyeong^^

  90. gyueonni berkata:

    ohiya sampe lupa bilang adegan paliiiiiiiing suka pas ‘kyuhyun sm hyo hwa kepergok sm jun myeon(?)’ kkkkkk itu udah lbih dari keren deh lucu gila😀

  91. Jung Ha Rin berkata:

    Seneng bgt klu emnk ada OVA nya .. Berasa nonton anime .. Emnk cocok sih ceritanya ..

    Hhahahahah pengungkapan yg sangaaat manis (y)

    Terkesan sekali sm cerita2nya …
    Walopun bru 1 ff yg aku baca .. Aku mau menekuni ff kyu yg ada di sini …

    Salam kenal yah buat author keren nyaaaaa😉

  92. Ms.j berkata:

    satu kalimat koment thor…
    lempar polisi kim jeon myon ke jurang..ganggu acara aja….zzzz #plakk

  93. Cho handa berkata:

    ahhhh knpa mrka jd mesum mesum di rmh sakit.
    kyuhyun denga setianya jagain hyo setiap hari tanpa lelah.
    terus di sampingnya hanya ingin melihat wanita itu sadar .
    astaga adakan yg lebih sempurna dari kyuhyun. knpa dia jd semenggoda itu-_-

  94. aina fitria berkata:

    Duuuhhb
    tegang jg
    akhirnya hitler tertangkap n sungguh mencengangkannnn….
    omoooo
    mereka saling mengungkapkan perasaan walau blm sampai kata cinta
    aigoooo
    itu polisi muda kenapa selalu datang diwaktu yg ga tepat,wkwkwkwkwkwkkwk

  95. dinnur berkata:

    joon myeon kasian bgt berkali kali muncul di waktu yg krg tepat
    endingnya gantuuung, tapi untungnya ada lanjutan oneshot

  96. Ide ceritanya bagus banget kak😉

  97. mayang berkata:

    Wahhhh aq menyukai endingnya ><
    masih sakit tetep aja kiseu :p
    aishh lagy" itu polisi nonggol diwakty yg tidaktepat , untung keburu kabur jd gg kena marah ,gahahaha

  98. heeyeon berkata:

    wah manis bgt deh endingnya

  99. @naadinelf (Nadhiin Oey van Houten) berkata:

    Annyeong thor maaf baru ngasih komentar😀
    Aku readers baru di blog ini.
    Aku tau dari temen fb ku yg update tentang ff ini. Dan berkat penyakit kepo ku, langsung aku searching deh😀
    Pertama baca belom begitu tertarik sih hehe…pas baca kelanjutannya ff ini emang beda. Dibikin mikir haha😀 dan kebetulan lagi suka sama Kyuhyun. Masih bisa nebak dikit pas di tengah² cerita hehe.
    Yang bikin tegang dibagian 2part terakhir >< ga ngebayangin kalo Hyohwa beneran meninggal dan Kyuhyun ketangkep sebagai Marcus dgn statusnya juga sbg Kepala Kepolisian Seoul ,dan yg lebih bikin kaget si Hitler ternyata Menteri Pertahanan. Sempet ngira dia sih pelakunya tp gak yakin. Eh pas di telusuri/? bener😀
    Mmm pokoknya ff mu ini keren thor cukup nguras otak juga😀
    Emmm segini dulu komentarku yaa ,maaf kepanjangan+gaje.'
    Keep writing thor
    Fighting *-*9
    Annyeong~~~~~~~

  100. Sitaelf-Elsita berkata:

    cuma bsa blng Daebak!!!!!!
    Ceritanya bgus dan ada pengetahuannya.

  101. bubu berkata:

    Ending yang manis thor aku suka

  102. azizahminoz93 berkata:

    oooh.. ternyata eoni pecinta detektif conan y karya aoyama gosho.. hmm~ pantesan ada siluman salju sma si ganteng kaito.. sang pencuri tampan.. lol😀..
    aaa~ naruto, bleach , death note.. suka juga ya.. aaa*peluk ini.. haha siapa aku ya?..

    oke,, mian sblm ny eon.. aku azizah.. org yg ga sengaja nemu ini blog pas “gugling hepi”..dan baca part ini..

    dan ternyata seruuu!!.. dan, aku baru tau juga ternyata author yg aku suka juga sering baca ff eoni.. ini thn 2012 y update ny.. dn skrg 2014..

    oh my god!! aku kmn yaa.. slm itu baru tahu ff kece inii???… hihihi.. mafhumlah eon , aku baru tahu per-FF an pas aku lulus SMA, pertengan thn 2013.. mencoba berlari dr waktu dg membaca FF.. *parah..

    eumh~ eoni makasihh y .. n mian, klu misalny aku ga sering coment d setiap part krn kterbatasn koneksi.. *mafhum d kampung.. hehe..

    oke.. eoni cukup sekian kata2 aneh yg bikin enek *huek!!..

    hwaiting eoni🙂

  103. Zigai19_KyuDO berkata:

    well… aq udah nyelesaiin smw part… satu kata untuk stiap part.nya *Daebaak*.. aq slalu salut ma author2 yg bsa bkin cerita dg genre thiller romance… krna mnurut aq genre thiller, mystery, n cerita teknologi nunjukin lw author.nya punya imajinasiyg sanhat tinggi..
    anw, buat author ttep smangat nulis.nya…n aq izin ubek2 ff laen yaaah…!!
    *pay

  104. sikyu berkata:

    kyaaaaaa ff ini benar2 ….daebaaaak!!!!
    baca ff ini serasa baca sinopsis drama korea genre action…hihihihihihi, pnulisannya oke! alurnya jg gk kcepetan… bner2 sukaa >.<

    itu polisi muda knp sll ganggu kyu – hwa moument -_-

  105. EkaShfly berkata:

    Waaaah daebak, bener2 berasa nnt drama bgaiman ini bisa keren sekali.. #keep writting authornim

  106. choalfi berkata:

    whoaaaa aku kira mereka bakalan menikah. tapi begini aja udah seneng banget deh. udah berani peluk peluk cium cium berbanyak kali. si junmyeong dari awal sampai akhir kerjaannya ganggu mulu hahaha xD
    sukaaaaa sama ff ini.

  107. amoy berkata:

    Hahaha..itu polisi kim..minta di deportasi ke planet lain keliatannya…apes mulu sih..

  108. berkata:

    yeeeyyy,happy ending…\^^/
    n ini ep-ep keren bgt dah pkonya!!gk tw mst ngmg apa lg slaen keren!!hehehe…
    akhrny kjwb jg pnsaran ttg masa kcil mrk kok bs slg kenal..
    keep writing,chinggu!!mksh udh bkin ff sekeren ini..n aq jg brsyukur krn c magnae gembul yg kerenny gk ketulungan itu bkin inspirasi bnyk org buat bkin karya yg menakjubkan…luv u so bad,kyu..^^

  109. minkijaeteuk berkata:

    udah ending aja…
    syukur deh hyo hwa y ngak meninggal,,, ya walaupun berujung di rmh sakit n identitas kyuhyun ngak kebongkar…
    cukup jd rahasia hyo hwa n kyuhyun aja…

  110. rozita berkata:

    Maaf ini author nim sya udah bca ff in dri awal tpi bru sempet komen dipart terkhir…
    Maaf bget ya…

    Author nim ffnya bgus bget…
    Aku suka pas dibagian ini pas hyo hwa sdar…
    Sya pgin sequelnya nyampe hyo hwa sma kyu nikah….

    Smangat trus bkin ff mudah” an bsa kya pengarang detektif conan..
    Amin….

  111. Fanny berkata:

    WoW ternyata kyuhyun jd pencuri buat menarik perhatian hyohwa O.O..benar-benar d luar dugaan..
    Dan aku ngakak sm anak buahnya kyuhyun yg selalu datang d waktu yg tdk tepat hahaha..

  112. febikyu berkata:

    eonni . . Berlinangan air mata aku membaca part terakhr ini , tp endingnya senyum2 sendiri . . Sumpah ceritanya keren baca dr part 1 sampe End gak bosen2 dan selalu penasaran lanjutnya gmana . . . Tingkyu . .

  113. park na na berkata:

    kyaaaa
    happy ending
    snyum snyum sndri ps bc ini….

  114. sheila arifatus berkata:

    chingu sebelumnya maaf baru bisa komen di part terakhir.
    ceritanya bagus banget ngk bosenin. apalagi genrenya misteri, bikin saya jadi penasaran terus sma kelanjutannya. hehehehe apalagi waktu tau alasan kyuhyun menjadi pencuri. #jiah rasanya jd pingin punya pacar kayak kyuhyun.@ngarep.com.😀
    pokoknya ngk bisa di ucapkan dgn kata kata deh. maaf y chingu komen saya terlalu panjang🙂

  115. hahanazzz berkata:

    Yey!!! ending hhuuuuaaaa^^ mksh thor udh bkin ini ff.. Karyamu itu menyuguhkan sesuatu yg bsa jadi kebahagiaan buat para pembacanya^^
    Huaaaa… Pokoknya gua doain trbaik buat author ya^^ smoga apa yg ditulis menjadi berkah, dan bsa bermanfaat bagi para pembacanya #amin

  116. kyukyukyuniw berkata:

    Ahh itu jun myeon kasian selalu liat kyu-hyo kisseu.. Suka bgt adegan merka di rumah sakit, akhirnya saling mengungkapkan.
    Jadi kyuhyun jadi pencuri juga gara-gara hyo hwa. Ya ampun kyuhyun.

  117. miss_250508 berkata:

    Huwaaaa ending T.T kasusnya di sini kece badai. Aq ampe pusing yang mau coba pecahin sendiri, unni keren! Akhirnya mereka bersatu juga, saya mau ke sekuelnya dulu Hehehehehe

  118. Anni handhayanni berkata:

    Jebal sequelnya ditrusin eoni ;-(

  119. Anni handhayanni berkata:

    Jebal sequelnya ditrusin eoni ;-( pliss

  120. winda suryani berkata:

    akhhhhhh…. endingnya nanis bgt!!

    ahh, bner kta eonni dg mmsukan hal2 yg bner2 nyata. lukisan monalisa, brlian, dll itu. ceritanya jd lbh hidup.

    jd kfikiran, andai aja org yg sejenius kyu uhh.. indonesia bbas pncurian, gmbong nrkoba, begal atau bhkn korupsi😀

    Sgt trhibur dg pmecahan2 mslah yg dilakukan kyu ataupun hyo.

    oh iya.. aku hrap si jun myeon tdk dipindah tugaskan ya? haha dia slalu dtang disaat yg gk tepat.

    ahh… pkoknya keren deh!!
    cerita yg biasa tp bisa disulap jd lbh menarik. fighting eon.. ttep nulis ya?

  121. nda ccm berkata:

    tryta krn tu toh,,,
    pi, sweet bgt,,,
    happy endg,,,dan bkin merinding,,,

  122. nda ccm berkata:

    tryta krn tu toh,,,
    pi, sweet bgt,,,
    happy endg,,,dan bkin merinding,,,,

  123. lovey denalisa berkata:

    Q ketagian.bener2 ketagian ma crita ini..
    kapan di lanjut?
    sumpah bkn cuma crita tpi jg pengetahuan.
    nd ahirnya tau masa lalu kyuhyo..

  124. Yulia dewy berkata:

    Kkeerreenn ^^
    akhirnya happy ending,
    lucu bnget sma jun-myeon yg slalu aja dtang d saat yg tdk tepat haha,

  125. Ayyun agustiin berkata:

    Anyeong,q readers baru ijin bca y min🙂
    Waaah ff’a daebak penuh dg teka-teki admin’a hebat

  126. Ayyun agustiin berkata:

    Anyeong,q readers baru ijin bca smua ff’a y min🙂
    ff’a daebak penuh dg teka-teki admin’a hebat hehhe

  127. clara berkata:

    kyaaaa…akhirnya selesai jugaa ffnya..hemm bikin iri nieh kyu-hyonya..hahahaha, hemm kyuhyun emank cocok sama karakter apa aja haaaha dan pasti sisi evilnya akan selalu muncul hahahhaa. wahh mksh buat chingu dah buat ff ini hahaaha…semangat buat bikin ff lainnya..

  128. clara berkata:

    hahahahha dan ada lagi adegan ending di RS nyaa hahahaha bikin senyum2 sendiri hahahaha..kocaknya lagi jun meon selalu aja dtgnya pas mreka lagi romantis2 nya, hahaha untung gak digantung kyu dipohon toge hahhahha….

  129. fira (Min Eun) berkata:

    daebak thor^^ suka bgt dgn teka teki yg keci dan bermakna ini “9, 12, 21″… sederhana tp makna nya kerasa bgt^^
    pantesan kyuhyun pernah atau kalo gk salah dy blg ‘pernah melihat hyo hwa’, dan suka sekali mencium aroma hyo hwa yg dy bri nama salju… hihihi… alasannya ternyata dulu dy teman kecil hyo hwa… yah walaupun awalnya dy benci bgt dgn hyo hwa kecil.

    knp ini gk d jadiin film aja? kan bgs… *ngawur/ hihohe…

    author jjang… daebak ^^ ini ff yg plg berkesan menurutku…. dpt ilmu pengetahun, ada kisah romantisnya, belajar untuk tidak berburuk sangka kepada orang lain, dbs…
    suka.. suka… suka….
    keep writ and hwairing thor^^

  130. Milyani berkata:

    Eonni DAEBAK
    pidato singkat yg nyampe setengah jam bacanya jga bagus
    aq suka bgt sma crita yg ini seru, menegangkan, so sweet, pokoknya keren deh🙂
    jdi gax sabar mau baca lanjutannya nih, lanjut bca dlu😉

  131. BabyBoo berkata:

    Kacooo ini cerita udah kece bangeettt hahahaha dan alu suka endingnyaaaaa;D btw kyuhyun gabakalan ketauan sama sekali???._.

  132. Elva berkata:

    Oen … Bagus bgt cerita ini . Udah end aja . Akhirnya mereka bersatu. Tp sayang yaa HyoHwa msh gak bisa mengungkap Marcus . Hwehehe !

  133. Ughh.. Dan ini -Catch Me If You Can series- udah gue baca 2x. Tp maaf authornim, guenya hanya komen di part terakhir >,< gue terlalu malas ngetik kalo lagi sedang asyik baca *ketawa setan*
    Iya.. Gue tau kok. Gue emang jahat T_T
    Tapi, serius ceritanya bikin senyum-senyum sendiri hihi

  134. futry berkata:

    Eonniiiiii aduuuuh aku bener2 jatuh cinta sama ff ini. Daebak!!!
    Jatuh cinta sama karakter Kyu oppa, sama cara penulisannya, alurnya. Keren!! Keep writing ya eonni^^ ditunggu loh karya2 nya^^

  135. LatishaBee berkata:

    Whoaaa
    daebakkk!~
    ckckck
    kyuhyun…kyuhyun…
    Nyium hyo hwa d saat yg gak tepat tapi… Aku sukaa!!
    Ciuman kyuhyun memabukan dan berdampak besar bagi kinerja jantung hyo hwa… Wkwkwk
    aaaakkkk!!.
    Soo sweeeeetttt bangeettt siiii merekaaa!!!

  136. Nabela berkata:

    huaaaaa thor udah soo sweeeettttt bgt nihhhh
    sequel sequel sequel

  137. anggini zulaikha berkata:

    Wiiihhh,,n, ending yg sngat manis …….

    Ahhh aku suka…..mreka br2 slalu trlhat mnis,, pa lgiu klw lgi brklahi… Wkwkwkwk

    Wihhh,,n kiss ny kyu tu…. Melelehkan …. :v
    Bcany ja q klepek-klepek….
    Daebbakkkk author nim…. (Y)

    Sequelny d lnjut dong thorrrr…. Pngen bca smpe akhirny mreka nikah gtu…. Hehehe

  138. jejewoon3424 berkata:

    yatuhan, yatuhannn..
    adegan terakhirnyaaa bikin gigit jari sumpah. ini kenapa gak sekaliam kawin aja wkw

  139. hankims_ais berkata:

    Kereeennn akhirnya bener” bikin envy..

    Pas kyu nyari bom itu bener wah bnget, takjub saia..

  140. sun berkata:

    aaaa sosweet nyaa ^^ ♡♡♡♡♡♡♡ ok eonn aku lanjut baca yg terakhir

  141. Ping balik: REKOMENDASI FANFICTION | evilkyu0203

  142. Elvis berkata:

    Sorry,..
    Krn ini ff udah bbrp thn yg lalu diposnya
    Jd aku cmn ninggalin jejak di part end nya aja
    Sumpah, ini cerita bagus bgt
    Ttp berkarya cingu

  143. nisa11 berkata:

    hahaa setiap meraka kiss pasti ada aja gangguan.
    ending gantung kak

  144. nisa11 berkata:

    hahaa setiap meraka kiss pasti ada aja gangguan.
    ending gantung kak fighting

  145. Galuh putry berkata:

    Ending yang bener2 sweet. Baper kan jadinya😀

  146. Nisasahwa berkata:

    haaiii, maaf bru comment di part ini, aku udh baca dari part 1 cerita nya seru bgt….
    konflik nya ng’ terlalu rumit, jadi ingin ngerasain jga jdi detektif,
    terus berkarya..
    dan semoga sukses sllu tuk ff nya…….

  147. Luckyfer berkata:

    Ada cinta di kepolisian .. hahaaa

  148. rei berkata:

    part yang ini tegang banget, tapi bagusss aku kasihan banet sama jun myeon dia selalu berada di waktudan empat yang salah hahahah dan buata uthor 9 12 21🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s